Informasi Lagu
- Artis: The Adicts
- Judul Lagu: My Baby Got Run Over By A Steamroller
- Album: Sound Of Music
- Tahun Rilis Album: 1982
- Genre: Punk Rock / Oi!
- Penulis Lagu (Writer(s)): Peter Jonnathan Davison, Keith Andrew Warren, Michael Davison (Anggota band The Adicts).
- Trivia: Lagu ini seringkali menjadi lagu penutup atau lagu yang paling diingat dari The Adicts karena sifatnya yang sangat unik dan mengerikan namun lucu, sangat kontras dengan lagu-lagu bertema politik atau sosial mereka yang lain.
Lirik dan Terjemahan
Bayiku tertabrak wa wa wooo… oleh mesin gilas
Bayiku tertabrak wa wa wooo… oleh mesin gilas
Dia pikir aku telah meninggalkannya
Tapi aku tidak akan pernah melakukan itu
Sekarang sudah terlambat untuk memberitahunya
Wa wa wooo…
Bayiku tertabrak wa wa wooo… oleh mesin gilas
Bayiku tertabrak wa wa wooo… oleh mesin gilas
Dia adalah satu-satunya sayangku
Dia dulu membuatku gila
Sekarang sudah terlambat untuk menyelamatkannya
Wa wa wooo…
Bayiku tertabrak wa wa wooo… oleh mesin gilas
Bayiku tertabrak wa wa wooo… oleh mesin gilas
Bayiku tertabrak wa wa wooo… oleh mesin gilas
Bayiku tertabrak wa wa wooo… oleh mesin gilas
Aku tidak mendapatkan nomornya
Saat dia tergilas
Itu kasus tabrak lari (tabrak lari!)
Wa wa wooo…
Bayiku tertabrak wa wa wooo… oleh mesin gilas
Bayiku tertabrak wa wa wooo… oleh mesin gilas
Makna Lagu
Lagu ini adalah contoh klasik dari humor gelap (dark humor) yang sering menjadi ciri khas The Adicts. Secara harfiah, liriknya menggambarkan kejadian tragis di mana ‘bayi’ (pacar/kekasih) si narator tertabrak mesin gilas (steamroller).
Namun, karena gaya musik dan penyampaian The Adicts yang selalu bernuansa komikal dan parodi, lagu ini dimaksudkan untuk menjadi satir atau lelucon daripada sebuah balada sedih. Frasa berulang “wa wa wooo…” yang terdengar seperti rengekan atau teriakan konyol memperkuat nuansa absurditas tragedi tersebut. Liriknya menekankan keparahan insiden (“too late to save her”, “case of hit and run”) namun tetap dalam bingkai musik punk yang riang, menciptakan kontras yang ironis.
Secara tematik, lagu ini bisa dilihat sebagai parodi lagu-lagu balada atau country yang sentimentil tentang kehilangan, namun diubah menjadi sesuatu yang ekstrem dan konyol khas punk.








