Hammersonic Datengin MCR di Jakarta

My Chemical Romance is officially coming to Jakarta! After nearly two decades, the legendary emo-rock band from New Jersey will headline Hammersonic Festival 2026 on Sunday, 3 May 2026, at the festival’s main stage in Jakarta.

Here’s everything you need to know:


Konser MCR di Jakarta: Info Lengkap

  • Event: Hammersonic Festival 2026 – Decade of Dominion
  • Tanggal: Minggu, 3 Mei 2026
  • Lokasi: Jakarta (venue detail akan diumumkan oleh promotor)
  • Lineup: My Chemical Romance sebagai headliner utama hari kedua

Harga Tiket & Cara Beli

KategoriPresale 1Presale 2General Sale
Hari Pertama (2 Mei)Rp 1.199.000Rp 1.599.000Rp 1.999.000
Hari Kedua (3 Mei – MCR)Rp 2.599.000Rp 2.799.000Rp 3.099.000

Harga belum termasuk pajak 10%, platform fee 5%, dan biaya layanan lainnya

  • Penjualan tiket dimulai pada Rabu, 9 Juli 2025 pukul 13.00 WIB melalui situs resmi Hammersonic.com

Nostalgia Pecah di Jakarta: My Chemical Romance Tampil di Hammersonic 2026!

Setelah 18 tahun menanti, akhirnya band emo-rock legendaris asal New Jersey, My Chemical Romance, resmi tampil di Jakarta sebagai headliner utama Hammersonic Festival 2026. Gema nostalgia, fashion gothic, dan lirik penuh luka siap kembali mengguncang panggung utama di tanggal 3 Mei.

Konser ini bukan cuma pertunjukan, ini perayaan generasi, kenangan remaja, dan musik yang dulu jadi pelarian banyak jiwa. Dari “Helena” sampai “Welcome to the Black Parade”, setiap lagu masih bergaung di hati para fans Indonesia.

Tips War Tiket MCR Jakarta: Jangan Sampai Kecolongan!

Tiket konser MCR ludes dalam 35 menit! Kalau kamu belum dapat, jangan panik—berikut strategi war tiket yang bisa kamu pakai:

  • Login lebih awal ke hammersonic.com sebelum jam 13.00 WIB
  • Gunakan koneksi internet stabil, hindari VPN atau ekstensi browser
  • Tentukan kategori tiket & tanggal sebelum war dimulai
  • Siapkan data pribadi (NIK, email, nomor HP) biar isi formulir cepat
  • Jangan bagikan kode tiket ke orang lain untuk hindari penyalahgunaan

Harga tiket hari kedua (MCR): mulai Rp 2.599.000 (Presale 1) hingga Rp 3.099.000 (General Sale)

Profil Band: Kenapa My Chemical Romance Tetap Ikonik?

MCR bukan cuma band—mereka adalah simbol generasi. Dibentuk pasca tragedi 9/11 oleh Gerard Way, band ini lahir dari trauma dan keresahan kolektif3.

  • Genre campuran: emo, punk, post-hardcore, dan rock alternatif
  • Album legendaris: Three Cheers for Sweet Revenge (2004) & The Black Parade (2006)
  • Lirik emosional: dari depresi, kematian, sampai pemberontakan sosial
  • Estetika teatrikal: kostum marching band, parade kematian, dan panggung dramatis
  • Pengaruh budaya: dari Billie Eilish sampai soundtrack Frozen II

Mereka bukan cuma musisi, tapi pelipur lara buat generasi yang tumbuh di era digital dan penuh tekanan.

Kultur Emo & Warisan MCR di Era Digital

Emo bukan sekadar gaya rambut dan eyeliner—ini soal validasi emosi. MCR jadi pelopor subkultur emo yang mengangkat isu mental health, alienasi, dan identitas

  • Lagu seperti “I’m Not Okay” dan “Cancer” jadi anthem remaja yang merasa tak dimengerti
  • Fashion emo: kaus hitam, skinny jeans, poni miring, dan riasan gelap
  • Era digital: MCR tetap relevan lewat TikTok, Threads, dan nostalgia milenial
  • Reuni 2022 & tur 2026: bukti bahwa suara mereka masih dibutuhkan

Berikut daftar anggota band My Chemical Romance (MCR) yang aktif hingga saat ini


Formasi Inti My Chemical Romance

NamaPosisiTahun Aktif
Gerard WayVokal utama2001–sekarang
Ray ToroGitar utama, vokal latar2001–sekarang
Frank IeroGitar ritme, vokal latar2002–sekarang
Mikey WayBass2001–sekarang

Mantan Anggota

NamaPosisiTahun Aktif
Matt PelissierDrum2001–2004
Bob BryarDrum2004–2010
James DeweesKeyboard (tur)2012–2013

Band ini dibentuk pada tahun 2001 di Newark, New Jersey, oleh Gerard Way dan Matt Pelissier, tak lama setelah tragedi 9/11. Nama “My Chemical Romance” terinspirasi dari buku Ecstasy: Three Tales of Chemical Romance karya Irvine Welsh, yang ditemukan Mikey Way saat bekerja di toko buku.

“Kalau dunia lagi panas, kita nggak bisa cuma pakai kipas, harus punya strategi pendingin jangka panjang.” — Mediamuda