Nicholas Hoult: Dari Mutant Biru ke Miliarder Botak

Topik ini memang sedang hangat dibicarakan di kalangan penggemar superhero, Bro! Istilah “penghianatan” Nicholas Hoult dari Marvel ke DC Comics memang terdengar dramatis, tapi sebenarnya ini adalah hal yang cukup lumrah di industri perfilman Hollywood, terutama di dunia komik.

Mari kita bedah situasinya biar lebih jelas dan nggak salah paham, ya.


Nicolas Hoult dari marvel ke dc

Nicholas Hoult memang punya sejarah panjang di dunia film adaptasi komik Marvel, tepatnya di franchise X-Men yang dulunya diproduksi oleh 20th Century Fox (sebelum Disney mengakuisisi Fox dan karakter X-Men kembali ke Marvel Studios).

Dia memerankan karakter Hank McCoy, alias Beast, seorang mutan jenius berbulu biru, di beberapa film X-Men generasi baru, dimulai dari:

  • X-Men: First Class (2011)
  • X-Men: Days of Future Past (2014)
  • X-Men: Apocalypse (2016)
  • X-Men: Dark Phoenix (2019)

Perannya sebagai Beast ini cukup ikonik dan dia berhasil memberikan warna baru pada karakter tersebut.


“Melompat” ke DC Comics

Nah, yang menjadi “penghianatan” (dalam tanda kutip) adalah keputusannya untuk bergabung dengan semesta DC Comics. Nicholas Hoult telah resmi dikasting sebagai Lex Luthor, musuh bebuyutan Superman, dalam film Superman (2025) yang disutradarai oleh James Gunn. Film ini akan menjadi awal dari DC Universe (DCU) yang baru di bawah naungan James Gunn dan Peter Safran.


Apakah Ini Sebuah “Penghianatan”?

Realita Industri Hollywood

Dalam dunia akting, sangat umum bagi aktor untuk memerankan berbagai karakter dari berbagai franchise dan studio. Berikut beberapa alasannya mengapa ini bukan “penghianatan” dalam artian negatif:

  1. Profesionalisme Aktor: Aktor adalah profesional yang mencari peran. Tawaran peran yang menarik, tantangan baru, dan peluang karir adalah faktor utama dalam keputusan mereka. Nicholas Hoult adalah aktor berbakat yang ingin menunjukkan kemampuan aktingnya di berbagai spektrum karakter. Peran Lex Luthor adalah peran yang sangat ikonik dan berbeda jauh dari Beast, ini adalah kesempatan besar baginya.
  2. Perusahaan Berbeda, Karakter Berbeda: Marvel dan DC adalah dua perusahaan komik yang berbeda dan bersaing. Film-film mereka dibuat oleh studio yang berbeda. Aktor tidak terikat kontrak eksklusif dengan satu “kubu” komik, kecuali ada klausul khusus dalam kontrak mereka (yang jarang terjadi dan biasanya hanya berlaku untuk peran superhero utama dalam waktu tertentu).
  3. X-Men di Fox vs. MCU: Penting diingat bahwa Nicholas Hoult memerankan Beast di franchise X-Men yang dibuat oleh Fox, bukan Marvel Cinematic Universe (MCU) yang sekarang. Setelah Disney mengakuisisi Fox, Marvel Studios kini punya hak atas X-Men, tapi mereka sedang dalam proses reboot total untuk karakter-karakter mutan ini di dalam MCU. Nicholas Hoult sendiri telah mengonfirmasi bahwa dia tidak dalam pembicaraan untuk kembali sebagai Beast di proyek-proyek Marvel yang akan datang seperti Avengers: Doomsday atau Secret Wars, di mana Kelsey Grammer (Beast versi tua) dikabarkan akan kembali.
  4. Banyak Contoh Lain: Nicholas Hoult bukan satu-satunya aktor yang “melompat” antar semesta komik.
    • Ryan Reynolds: Dari Green Lantern (DC) ke Deadpool (Marvel).
    • Josh Brolin: Dari Jonah Hex (DC) ke Thanos dan Cable (Marvel).
    • Ben Affleck: Dari Daredevil (Marvel) ke Batman (DC).
    • J.K. Simmons: Dari J. Jonah Jameson (Spider-Man, Marvel) ke Commissioner Gordon (Justice League, DC) dan kemudian kembali lagi ke J. Jonah Jameson (MCU).
    • Christian Bale: Dari Batman (DC) ke Gorr the God Butcher (Marvel).
    • Idris Elba: Dari Heimdall (Marvel) ke Bloodsport (DC).

Pandangan Nicholas Hoult Sendiri

Nicholas Hoult sendiri telah menyatakan bahwa keputusannya untuk berperan sebagai Lex Luthor tidak mengurangi kemungkinan dia kembali sebagai Beast di Marvel. Dia bahkan mengungkapkan kekagumannya pada Kelsey Grammer yang akan kembali sebagai Beast. Ini menunjukkan bahwa baginya, ini lebih tentang kesempatan akting daripada loyalitas franchise.


Kesimpulan

Jadi, “penghianatan” Nicholas Hoult dari Marvel ke DC Comics itu lebih ke istilah dramatis dari penggemar daripada realita di industri hiburan. Ini adalah langkah karir yang wajar bagi seorang aktor yang ingin terus berkembang dan menjajal peran-peran baru yang menantang.

Lagipula, melihat aktor-aktor hebat memerankan karakter ikonik dari kedua semesta komik ini justru jadi nilai tambah bagi kita para penonton, kan?

Apakah ada aktor lain yang kamu tahu “melompat” antar franchise komik? Atau ada pertanyaan lain tentang ini?