liminal song

20 Lagu Paling Liminal & Bikin Merinding Nostalgia

Musik bukan cuma sekadar bunyi, bro. Kadang dia bisa berubah jadi portal ke memori yang samar, ke ruang kosong yang nggak pernah kita kunjungi, atau ke momen yang rasanya “pernah ada” tapi nggak bisa kita jelasin. Nah, kategori itu namanya liminal.

Lagu-lagu liminal punya ciri:

  • nuansa hampa tapi indah
  • nostalgia yang datang entah dari mana
  • suasana ruang kosong jam 3 pagi
  • perasaan antara mimpi dan kenyataan

Inilah 20 lagu liminal terbaik versi MediaMuda yang bikin kamu tenggelam dalam momen yang tidak pernah benar-benar ada.

1. Boards of Canada – “Roygbiv”

Warm, vintage, dan berasa kayak memori masa kecil yang tidak pernah terjadi. Liminal klasik.

2. Radiohead – “Motion Picture Soundtrack”

Organ kosong, suara mellow, dan vibe “lorong putih panjang yang tiada ujung”. Indah sekaligus haunting.

3. MGMT – “Pieces of What”

Nuansa sepi dan sendu. Cocok diputar sambil lihat langit-langit kamar jam 2 pagi.

4. Beach House – “Space Song”

Dream-pop galaksi. Rasanya kayak tersesat di ruang angkasa yang tenang.

5. M83 – “Wait”

Slow, megah, dan emosional. Tiap nada rasanya seperti memori yang akan hilang.

6. Slipknot – “Vermilion Pt.2”

Tenang, sedih, dan jauh. Sisi paling lembut dari Slipknot yang jarang kedengeran.

7. Aphex Twin – “Stone In Focus”

Ambience murni yang bikin otak terasa kosong tapi damai. Liminal heavy.

8. The xx – “Intro”

Minimal, misterius, dan seperti pintu masuk ke dunia lain.

9. Porter Robinson – “Sad Machine”

Nostalgia digital, suara robot kesepian, dan perasaan melayang di antara dua dunia.

10. Sigur Rós – “Svefn-g-englar”

Seperti mendengar suara makhluk langit yang lembut. Tenang dan anehnya familiar.

11. Clann – “I Hold You”

Dreamy folk yang hangat, cocok untuk momen menyendiri saat malam panjang.

12. Fever Ray – “If I Had A Heart”

Gelap, ritualistik, dan sangat liminal. Lagu ini kayak ruangan bawah tanah yang bergema.

13. Mazzy Star – “Fade Into You”

Melankolis lembut yang bikin hati terasa melayang jauh.

14. Deftones – “Teenager”

Minimal, intim, dan terasa seperti memori kabur yang perlahan hilang.

15. Men I Trust – “Numb”

Vokal lembut, bass santai, dan vibe kota kecil yang sunyi.

16. Bladee – “Be Nice 2 Me”

Hyperpop dreamy yang glitchy—nostalgia digital ala rental PS2 zaman SD.

17. Daughter – “Youth”

Lirik sendu yang bikin kita mikir ulang tentang hidup. Hening tapi menghantui.

18. PinkPantheress – “Pain”

Y2K vibes, cepat, tapi mysteriously emotional. Nostalgia generasi baru.

19. Burial – “Archangel”

Echo, hujan, gelap, dan suasana jam 3 pagi di peron kosong. Liminal maksimal.

20. Hammock – “Turn Away and Return”

Ambience emosional yang terasa seperti “keheningan setelah semuanya berakhir”. Pengganti Cigarettes After Sex yang jauh lebih liminal.

Penutup

Itulah playlist liminal yang bisa kamu putar saat butuh ketenangan, introspeksi, atau cuma pengen tenggelam dalam suasana “aneh tapi indah”. Cocok buat kamu yang suka ambience, nostalgia samar, atau momen melamun panjang yang estetik.

Kalau ada lagu lain yang menurutmu liminal banget, tinggal tambahin ke playlist versi kamu sendiri, bro.