Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

All Time Low | Track ke-10 dari album The Party Scene (2005)
Lirik asli bersumber dari Genius.com. Terjemahan dan analisis dibuat berdasarkan interpretasi puitis lirik.
Catatan Terjemahan: Terjemahan berikut adalah interpretasi puitis yang berusaha menangkap nuansa emosional, metafora, dan intensitas lirik asli, bukan terjemahan kata-per-kata yang kaku.
Think about it ‘till anticipation makes you shake
Pikirkan saja sampai harapmu gemetar
And we both lose control
Dan kita sama-sama lepas kendali
Put the pedal to the floor
Gas pol sampai pedal mentok
Lay the seat back lock the doors
Tempat duduk dibaringkan, pintu dikunci
We’re gonna make this worth our while
Kita akan buat ini sepadan
It’s getting harder to breathe
Napas mulai susah kuraih
Jealous hearts will leave us all in ruins
Hati yang cemburu akan tinggalkan kita semua dalam reruntuhan
That’s what we’ll say
Itu yang akan kita katakan
That’s what we’ll say
Itu yang akan kita katakan
As we hide out from your friends
Saat kita bersembunyi dari teman-temanmu
Hear the message once again
Dengar lagi pesan itu
Let’s get this right
Let’s get this right
Ayo kita lakukan dengan benar
Ayo kita lakukan dengan benar
Your lips are a hot flame baby
Bibirmu bagai nyala api yang membara, sayang
And our chemistry is kerosene
Dan chemistry kita adalah minyak tanahnya
Don’t treat this like a secret
Jangan perlakukan ini seperti rahasia
Just keep it quiet while we know
Cukup diam saja selagi kita tahu
That we could tear best friends apart
Bahwa kita bisa hancurkan persahabatan terbaik
With all the lies we’ve told
Dengan semua dusta yang kita tebarkan
And I’m lost for words
Dan aku kehilangan kata-kata
In this town
Di kota ini
Metafora sentral dalam “Noel” adalah api dan pembakaran. “Your lips are a hot flame baby / And our chemistry is kerosene” menggambarkan hubungan yang penuh gairah namun destruktif. Kombinasi “api panas” dan “minyak tanah” menunjukkan daya tarik fisik yang tak terkendali dan berbahaya—satu percikan saja bisa menyebabkan ledakan. Ini adalah hubungan yang menghanguskan segala sesuatu di sekitarnya.
Lirik “As we hide out from your friends” dan “we could tear best friends apart” mengisyaratkan kuat bahwa lagu ini tentang perselingkuhan atau hubungan terlarang. Nuansa rahasia dan kebohongan terasa di seluruh lagu. Karakter dalam lagu ini menyadari konsekuensi destruktif dari tindakan mereka (“Jealous hearts will leave us all in ruins”), tetapi tetap melanjutkan karena intensitas gairah yang mereka rasakan.
Meski berjudul “Noel” (yang merujuk pada Natal), lagu ini sama sekali bukan lagu Natal. Dalam konteks album The Party Scene yang bertema kehidupan remaja dan hubungan, “Noel” mungkin mewakili momen tertentu—liburan Natal—ketika hubungan terlarang ini terjadi atau intensitasnya memuncak. Ini adalah ironi yang disengaja: judul yang merujuk pada perdamaian dan sukacita Natal, kontras dengan konten lagu tentang gairah destruktif dan kebohongan.
Beberapa penggemar memiliki interpretasi alternatif tentang judul “Noel”. Mungkin ini adalah nama perempuan yang terlibat dalam hubungan ini, atau singkatan dari frasa seperti “No End to Our Lies” (Tidak Ada Akhir untuk Kebohongan Kita). Namun tanpa konfirmasi resmi dari band, interpretasi metafora Natal yang ironis tetap yang paling diterima.
“Noel” adalah track ke-10 dari 13 lagu di album debut All Time Low, The Party Scene (2005).
Berbeda dengan lagu pop-punk energi tinggi lainnya di album, “Noel” mengeksplorasi tema hubungan destruktif dengan metafora api yang intens.
Menurut komunitas penggemar, “Noel” termasuk lagu yang sangat jarang dibawakan All Time Low dalam konser mereka.
Judul “Noel” tetap menjadi teka-teki. Tanpa penjelasan resmi dari band, interpretasi bergantung pada analisis lirik dan konteks.