Makna Lagu All Time Low - Heroes

Makna Lagu All Time Low Heroes – Lirik & Terjemahan

“Heroes”

All Time Low | Track dari album Dirty Work (2011)

Lirik asli dan terjemahan dikompilasi dari Genius.com, SongMeanings, dan KapanLagi.com. Analisis berdasarkan interpretasi komunitas penggemar dan konteks album.

🎵 Lirik Asli & Terjemahan Indonesia

Konteks Lagu: “Heroes” adalah sebuah lagu yang penuh sarkasme dan kritik. Bagian chorus yang paling dikenal adalah seruan “You’re not a hero, you’re a liar / You’re not a savior, you’re a vampire”, yang mencerminkan ketidakpercayaan pada tokoh-tokoh yang dianggap “pahlawan”.

[Verse 1]
Bait Pertama

Not gonna miss you when you’re dead and gone
Nggak bakal kangen sama kamu pas kamu udah mati dan pergi

Not gonna talk about you over and over and over
Nggak bakal ngomongin kamu terus-terusan

Not gonna file you under latest nostalgia
Nggak bakal nyimpen kamu di kategori nostalgia terbaru

Not happily ever after
Atau ‘bahagia selamanya’

[Chorus]
Reff (Kritik Utama)

You’re not a hero, you’re a liar
Kamu bukan pahlawan, kamu pembohong

You’re not a savior, you’re a vampire
Kamu bukan penyelamat, kamu vampir

Sucking the life out of all the friends you’ve ever known
Menghisap kehidupan dari semua teman yang pernah kamu kenal

You’re just a train wreck, not a winner
Kamu cuma bencana, bukan pemenang

Up on your soapbox, preaching down to the sinners
Naik di kotak sabunmu, menggurui orang-orang yang berdosa

The saints without a cause, we’re not listening
Para santo tanpa tujuan, kami nggak mau dengar

[Verse 2 & Bridge]
Bait Kedua & Jembatan

I’m gonna start a revolution
Gue bakal mulai sebuah revolusi

Of convoluted disillusion
Tentang ilusi yang rumit

I’ll lead a war with no conclusion
Gue bakal pimpin perang tanpa kesimpulan

And in the final hour, I’ll be a confident coward
Dan di jam terakhirku, gue akan jadi pengecut yang percaya diri

‘Cause if we stand for nothing, we’ll fall for anything
Karena jika kita nggak berjuang untuk apa-apa, kita akan jatuh untuk segalanya

[Outro & Chorus Akhir]
Penutup & Reff Akhir (Introspeksi)

But I’m not a hero, I’m a liar
Tapi gue bukan pahlawan, gue pembohong

I’m not a savior, I’m a vampire
Gue bukan penyelamat, gue vampir

Sucking the life out of all the friends I’ve ever known
Menghisap kehidupan dari semua teman yang pernah gue kenal

We’re a train wreck, not winners
Kita bencana, bukan pemenang

We’re not listening, we’re not listening
Kami nggak mau dengar, kami nggak mau dengar

💡 Makna & Interpretasi: Kritik, Introspeksi, dan Konflik dalam Industri Musik

1

Kritik terhadap “Sell-Outs” dan Pahlawan Palsu

Interpretasi paling umum dari komunitas penggemar adalah bahwa lagu ini merupakan kritik terhadap musisi atau figur dalam industri musik yang dianggap “sell-out” (menjual diri). Lirik seperti “You’re not a hero, you’re a liar” dan “You’re just a train wreck, not a winner” menargetkan mereka yang memproyeksikan citra heroik namun dianggap hipokrit. Metafora “vampire” yang “sucking the life out of all the friends you’ve ever known” menggambarkan figur yang egois dan memanfaatkan orang lain untuk keuntungan pribadi. Figur ini juga digambarkan sebagai “saints without a cause” yang hanya “preaching down to the sinners“—menggurui tanpa tujuan yang jelas.

2

Introspeksi Diri: Menjadi Korban dan Pelaku

Bagian paling menarik dari lagu ini adalah pergeseran perspektif di akhir. Narator yang awalnya mengkritik orang lain, akhirnya mengalihkan kritik itu pada dirinya sendiri: “I’m not a hero, I’m a liar” dan “We’re a train wreck, not winners“. Pergeseran dari “you” ke “I” dan “we” ini menunjukkan kesadaran bahwa ia mungkin juga menjadi bagian dari masalah yang dikritiknya. Ini bisa diinterpretasikan sebagai refleksi diri band terhadap tekanan industri, ketakutan untuk menjadi “irrelevant” (tidak relevan), atau bahkan kritik internal terhadap diri mereka sendiri yang mungkin merasa terjebak dalam sistem yang sama. Lirik “We’re throwing stones though we live in glass houses” semakin memperkuat tema introspeksi dan pengakuan akan kemunafikan.

3

Kekecewaan dan Perjuangan yang Tak Kunjung Usai

Bagian kedua lagu ini menyiratkan kekecewaan dan kelelahan. Narator berniat “start a revolution” tetapi revolusi itu adalah “of convoluted disillusion” (kekecewaan yang berbelit). Perang yang ingin dipimpinnya adalah “with no conclusion” (tanpa kesimpulan), dan di akhir, ia mengaku akan menjadi “a confident coward“. Ini menggambarkan perasaan frustrasi dan ketidakberdayaan dalam menghadapi sistem yang besar, mungkin industri musik itu sendiri. Frasa kunci “‘Cause if we stand for nothing, we’ll fall for anything” menjadi semboyan sekaligus peringatan—pentingnya memiliki prinsip agar tidak terseret arus.

4

Konteks Album Dirty Work dan Kemungkinan Tautan ke “Hometown Heroes”

“Heroes” muncul dalam album Dirty Work (2011), sebuah album yang menandai eksperimen All Time Low dengan suara yang lebih pop dan menuai beragam tanggapan dari penggemar. Beberapa penggemar di SongMeanings menghubungkan lagu ini dengan lagu lama mereka, “Hometown Heroes; National Nobodies” dari album Put Up or Shut Up (2006). Jika “Hometown Heroes” berbicara tentang mimpi menjadi terkenal, maka “Heroes” bisa dilihat sebagai sekuel pahitnya—sebuah refleksi tentang realitas setelah meraih ketenangan, tekanan untuk tetap relevan (“You’re only relevant until you get older“), dan kritik terhadap konsep “pahlawan” dalam industri hiburan.

📌 Fakta & Interpretasi dari Komunitas

🎸 Lirik dan Interpretasi yang Kompleks

  • “Heroes” dikenal karena liriknya yang penuh sarkasme, metafora gelap, dan introspeksi.
  • Forum SongMeanings menunjukkan beragam interpretasi, mulai dari kritik terhadap band “sell-out”, kritik terhadap industri musik, hingga kritik diri band sendiri.
  • Pergeseran kata ganti dari “you” ke “I/we” di akhir lagu adalah elemen kunci yang memperkaya maknanya.

🔗 Kemungkinan Tautan dengan Lagu Lain

  • Banyak penggemar yang menghubungkan tema “Heroes” dengan lagu All Time Low yang lebih tua, “Hometown Heroes; National Nobodies“.
  • Hal ini menciptakan narasi menarik dari mimpi menjadi pahlawan lokal hingga menghadapi kenyataan pahit dan kritik dalam ketenaran yang lebih luas.

💬 Frasa Kunci dan Filsafat

  • Frasa “if we stand for nothing, we’ll fall for anything” menjadi salah satu baris paling dikutip dari lagu ini dan sering dianggap sebagai pernyataan filosofis inti.
  • Lirik “confident coward” dan “saints without a cause” juga banyak dibahas karena paradoks dan kritik sosialnya.

Lirik asli bersumber dari Genius.com dan SongMeanings. Terjemahan bahasa Indonesia dari KapanLagi.com. Analisis disusun berdasarkan interpretasi komunitas penggemar di SongMeanings.

© Konten ini disusun untuk keperluan blog pribadi. Hak cipta lagu dimiliki oleh All Time Low dan penerbitnya.