Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

All Time Low | Track dari album Dirty Work (2011)
Lirik asli dan terjemahan dikompilasi dari Genius.com, SongMeanings, dan KapanLagi.com. Analisis berdasarkan interpretasi komunitas penggemar dan konteks album.
Konteks Lagu: “Heroes” adalah sebuah lagu yang penuh sarkasme dan kritik. Bagian chorus yang paling dikenal adalah seruan “You’re not a hero, you’re a liar / You’re not a savior, you’re a vampire”, yang mencerminkan ketidakpercayaan pada tokoh-tokoh yang dianggap “pahlawan”.
Not gonna miss you when you’re dead and gone
Nggak bakal kangen sama kamu pas kamu udah mati dan pergi
Not gonna talk about you over and over and over
Nggak bakal ngomongin kamu terus-terusan
Not gonna file you under latest nostalgia
Nggak bakal nyimpen kamu di kategori nostalgia terbaru
Not happily ever after
Atau ‘bahagia selamanya’
You’re not a hero, you’re a liar
Kamu bukan pahlawan, kamu pembohong
You’re not a savior, you’re a vampire
Kamu bukan penyelamat, kamu vampir
Sucking the life out of all the friends you’ve ever known
Menghisap kehidupan dari semua teman yang pernah kamu kenal
You’re just a train wreck, not a winner
Kamu cuma bencana, bukan pemenang
Up on your soapbox, preaching down to the sinners
Naik di kotak sabunmu, menggurui orang-orang yang berdosa
The saints without a cause, we’re not listening
Para santo tanpa tujuan, kami nggak mau dengar
I’m gonna start a revolution
Gue bakal mulai sebuah revolusi
Of convoluted disillusion
Tentang ilusi yang rumit
I’ll lead a war with no conclusion
Gue bakal pimpin perang tanpa kesimpulan
And in the final hour, I’ll be a confident coward
Dan di jam terakhirku, gue akan jadi pengecut yang percaya diri
‘Cause if we stand for nothing, we’ll fall for anything
Karena jika kita nggak berjuang untuk apa-apa, kita akan jatuh untuk segalanya
But I’m not a hero, I’m a liar
Tapi gue bukan pahlawan, gue pembohong
I’m not a savior, I’m a vampire
Gue bukan penyelamat, gue vampir
Sucking the life out of all the friends I’ve ever known
Menghisap kehidupan dari semua teman yang pernah gue kenal
We’re a train wreck, not winners
Kita bencana, bukan pemenang
We’re not listening, we’re not listening
Kami nggak mau dengar, kami nggak mau dengar
Interpretasi paling umum dari komunitas penggemar adalah bahwa lagu ini merupakan kritik terhadap musisi atau figur dalam industri musik yang dianggap “sell-out” (menjual diri). Lirik seperti “You’re not a hero, you’re a liar” dan “You’re just a train wreck, not a winner” menargetkan mereka yang memproyeksikan citra heroik namun dianggap hipokrit. Metafora “vampire” yang “sucking the life out of all the friends you’ve ever known” menggambarkan figur yang egois dan memanfaatkan orang lain untuk keuntungan pribadi. Figur ini juga digambarkan sebagai “saints without a cause” yang hanya “preaching down to the sinners“—menggurui tanpa tujuan yang jelas.
Bagian paling menarik dari lagu ini adalah pergeseran perspektif di akhir. Narator yang awalnya mengkritik orang lain, akhirnya mengalihkan kritik itu pada dirinya sendiri: “I’m not a hero, I’m a liar” dan “We’re a train wreck, not winners“. Pergeseran dari “you” ke “I” dan “we” ini menunjukkan kesadaran bahwa ia mungkin juga menjadi bagian dari masalah yang dikritiknya. Ini bisa diinterpretasikan sebagai refleksi diri band terhadap tekanan industri, ketakutan untuk menjadi “irrelevant” (tidak relevan), atau bahkan kritik internal terhadap diri mereka sendiri yang mungkin merasa terjebak dalam sistem yang sama. Lirik “We’re throwing stones though we live in glass houses” semakin memperkuat tema introspeksi dan pengakuan akan kemunafikan.
Bagian kedua lagu ini menyiratkan kekecewaan dan kelelahan. Narator berniat “start a revolution” tetapi revolusi itu adalah “of convoluted disillusion” (kekecewaan yang berbelit). Perang yang ingin dipimpinnya adalah “with no conclusion” (tanpa kesimpulan), dan di akhir, ia mengaku akan menjadi “a confident coward“. Ini menggambarkan perasaan frustrasi dan ketidakberdayaan dalam menghadapi sistem yang besar, mungkin industri musik itu sendiri. Frasa kunci “‘Cause if we stand for nothing, we’ll fall for anything” menjadi semboyan sekaligus peringatan—pentingnya memiliki prinsip agar tidak terseret arus.
“Heroes” muncul dalam album Dirty Work (2011), sebuah album yang menandai eksperimen All Time Low dengan suara yang lebih pop dan menuai beragam tanggapan dari penggemar. Beberapa penggemar di SongMeanings menghubungkan lagu ini dengan lagu lama mereka, “Hometown Heroes; National Nobodies” dari album Put Up or Shut Up (2006). Jika “Hometown Heroes” berbicara tentang mimpi menjadi terkenal, maka “Heroes” bisa dilihat sebagai sekuel pahitnya—sebuah refleksi tentang realitas setelah meraih ketenangan, tekanan untuk tetap relevan (“You’re only relevant until you get older“), dan kritik terhadap konsep “pahlawan” dalam industri hiburan.