Makna Lagu All Time Low - So Long and Thanks for All the Booze

Makna Lagu All Time Low So Long and Thanks for All the Booze – Lirik & Terjemahan

“So Long, and Thanks for All the Booze”

All Time Low | Track dari album Don’t Panic (2012)

Lirik asli dari Genius.com. Analisis berdasarkan penjelasan langsung Alex Gaskarth dan konteks album.

🎵 Lirik Asli & Terjemahan Indonesia

Konteks Utama: Alex Gaskarth menyebut lagu ini sebagai “perpisahan dan ucapan terima kasih yang besar ‘fuck you’ kepada beberapa orang dari masa lalu kami yang mencoba mengarahkan kami ke jalan yang salah.” Judulnya adalah plesetan dari frasa “so long, and thanks for all the fish” dari buku The Hitchhiker’s Guide to the Galaxy karya Douglas Adams, menandai bahwa band ini “meninggalkan semua tekanan mereka” dan akan melakukan hal mereka sendiri.

[Intro]
Pengantar

Pick yourself up off the ground
Bangkitlah dari tanah

You’re sure as hell too good to let them hold you down
Kau terlalu baik untuk membiarkan mereka menahanmu

[Verse 1]
Bait Pertama

Waste of chances, waste of time
Membuang kesempatan, membuang waktu

You gotta let me be me
Kau harus membiarkanku menjadi diriku sendiri

You waste it all on wasted lines
Kau menyia-nyiakan semuanya pada kata-kata yang percuma

Back myself into a corner once again
Mundur ke sudut lagi

Take you for a liar while you call yourself a friend
Menganggapmu pembohong sementara kau menyebut diri seorang teman

It’s the end, it’s the end
Inilah akhirnya, inilah akhirnya

[Chorus]
Reff (Inti Pemberontakan)

So gimme gimme my motivation
Jadi berikan motivasiku

Gimme gimme my dreams
Berikan mimpiku

You gotta tear me down to set me free
Kau harus merobohkanku untuk membebaskanku

And gimme gimme my revelation, gimme back my scene
Dan berikan pencerahanku, kembalikan ‘scene’-ku

You’ve gotta let me be, you gotta let me be me
Kau harus membiarkanku, kau harus membiarkanku menjadi diriku sendiri

[Verse 2]
Bait Kedua (Pengkhianatan)

I gave a lot to let you in
Aku memberikan banyak untuk menerimamu

I shook your hand, you pulled the pin
Aku menjabat tanganmu, kau menarik pinnya (granat)

Now I’m all ears to find you’re lying through your teeth
Sekarang aku menyimak dan menemukan kau berbohong habis-habisan

You wear the smile to hide the coward underneath
Kau memakai senyuman untuk menyembunyikan pengecut di baliknya

Bittersweet, bittersweet
Pahit-manis, pahit-manis

*Terjemahan dibuat untuk menangkap makna dan semangat lagu, bukan terjemahan kata-per-kata. Lirik lengkap dapat dilihat di Genius.com.

💡 Makna Lagu: “Fuck You” yang Penuh Energi dan Pernyataan Kemandirian

1

Penjelasan Langsung dari Band: Sebuah “Fuck You” yang Jelas

Makna lagu ini sangat jelas dari penjelasan langsung vokalis Alex Gaskarth. Dia mengatakan kepada Billboard bahwa lagu ini adalah “a send-off and a farewell and a big ‘fuck you’ to some of the people from our past that tried to steer us in the wrong direction” (sebuah pelepasan, perpisahan, dan ‘fuck you’ besar kepada beberapa orang dari masa lalu kami yang mencoba mengarahkan kami ke jalan yang salah). Pernyataan ini mengonfirmasi bahwa lagu ini berakar dari pengalaman nyata band dengan tekanan industri dan orang-orang yang mereka anggap tidak tulus.

2

Konteks Album “Don’t Panic”: Kembali ke Akar dengan Marah

Lagu ini adalah bagian dari album Don’t Panic (2012), yang dirilis setelah album mereka Dirty Work (2011) yang mendapat tekanan komersial lebih besar. Album Don’t Panic secara luas dilihat sebagai kembalinya All Time Low ke suara pop-punk indie mereka yang lebih asli. “So Long, and Thanks for All the Booze” berfungsi sebagai **pernyataan pembukaan yang penuh semangat** untuk era baru ini. Bahkan, lagu ini awalnya direncanakan sebagai lagu pembuka album. Metafora judulnya—”meninggalkan semua tekanan sebelum mereka menghancurkan semangat kami”—secara sempurna mencerminkan misi artistik album tersebut.

3

Analisis Lirik: Menuntut Kembali Identitas yang Dicuri

Lirik lagu ini penuh dengan rasa frustrasi terhadap orang-orang yang dianggap “membuang-buang waktu” dan “kesempatan”. Narasi tentang pengkhianatan (“I shook your hand, you pulled the pin“) dan kepalsuan (“You wear the smile to hide the coward underneath“) sangat kuat. Namun, intinya bukan pada kesedihan, melainkan pada **penegasan kembali kekuasaan dan identitas**. Frase yang terus diulang “you gotta let me be me” adalah teriakan kemandirian. Permintaan berulang untuk “motivasi,” “mimpi,” dan “revelation” mereka menunjukkan bahwa narator merasa hal-hal ini telah dirampas atau dirusak, dan sekarang mereka menuntutnya kembali dengan marah. Baris “You gotta tear me down to set me free” bahkan menyiratkan bahwa kehancuran dari orang-orang ini akhirnya memicu kebebasan mereka.

4

Asal Usul Judul: “Thanks for All the Fish” dan Ironi

Judulnya adalah plesetan lucu dan cerdas dari frasa terkenal “So long, and thanks for all the fish” dari novel klasik sains fiksi The Hitchhiker’s Guide to the Galaxy karya Douglas Adams. Dalam buku itu, frasa tersebut adalah pesan selamat tinggal dari lumba-lumba yang meninggalkan Bumi tepat sebelum dihancurkan. Dengan mengganti “fish” dengan “booze,” All Time Low menggunakan referensi budaya pop ini untuk menyampaikan perpisahan yang sarat dengan **ironi dan sikap tidak hormat**. Ini adalah ucapan “terima kasih” yang sarkastik untuk semua “minuman” (mungkin metafora untuk pengalaman pahit, pesta, atau hal-hak duniawi industri musik) yang menyertai perjalanan mereka, sambil dengan jelas mengatakan “selamat tinggal”.

📌 Fakta, Konteks, & Referensi

📀 Konteks Album & Rilis

  • Dirilis sebagai bagian dari album Don’t Panic pada 9 Oktober 2012.
  • Album ini menandai kembalinya All Time Low ke label indie Hopeless Records setelah satu album dengan Interscope.
  • Lagu ini awalnya direncanakan sebagai lagu pembuka album Don’t Panic.

🎤 Pernyataan Artistik

  • Alex Gaskarth secara eksplisit mendeskripsikannya sebagai “a big ‘fuck you’” kepada orang-orang yang mencoba mengubah arah band.
  • Genius.com menyebut lagu ini sebagai “a classic case of punkish individuality“.
  • Mewakili semangat untuk mengambil kembali kendali kreatif setelah periode kompromi.

📚 Asal Usul Judul & Referensi

  • Judulnya adalah plesetan dari frasa dalam The Hitchhiker’s Guide to the Galaxy karya Douglas Adams.
  • Dalam konteks buku, frasa itu adalah pesan selamat tinggal yang ironis sebelum kehancuran.
  • Band mengadaptasinya untuk menyampaikan “selamat tinggal” yang sarkastik dan penuh gaya kepada tekanan masa lalu mereka.

Lirik asli dari Genius.com. Analisis berdasarkan penjelasan langsung Alex Gaskarth di Billboard dan konteks album Don’t Panic.

© Konten ini disusun untuk keperluan blog pribadi. Hak cipta lagu dimiliki oleh All Time Low dan penerbitnya.