Makna Lagu All Time Low - Drugs & Candy

Makna Lagu All Time Low Drugs & Candy – Lirik & Terjemahan

“Drugs & Candy”

All Time Low | Track dari album Last Young Renegade (Dirilis: 2 Juni 2017)

Lirik asli dari AZLyrics.com. Makna lagu berdasarkan penjelasan Alex Gaskarth di wawancara dengan Billboard dan Alternative Press.

🎵 Lirik Asli & Terjemahan Indonesia

Konteks Penting: Vokalis Alex Gaskarth menjelaskan bahwa lagu ini menggunakan metafora untuk menggambarkan sebuah hubungan yang beracun namun tak bisa ditinggalkan. “Candy” (permen) mewakili daya tarik permukaan yang manis dan adiktif, sementara “drugs” (obat/narkoba) mewakili kerusakan dan ketergantungan di bawahnya.

[Verse 1]
Bait Pertama – Percakapan Kosong dan Pengaruh yang Menetap

I can’t take another hollow-point conversation
Aku tak tahan lagi dengan percakapan kosong yang menusuk

It’s getting harder to fake
Semakin sulit untuk berpura-pura

The sound of you, an outlasting vibration
Suaramu, sebuah getaran yang tak kunjung hilang

There’s something I can’t shake
Ada sesuatu yang tak bisa kulepaskan

The sweetness of you on my tongue
Rasa manismu di lidahku

I breathed you in, you filled my lungs
Aku menghirupmu, kau memenuhi paru-paruku

A bitter taste, surrender waste, another weakness
Rasa pahit, sisa-sisa penyerahan diri, kelemahan lain

[Chorus]
Reff – Ketergantungan Emosional yang Dimetaforkan

You and me are like drugs and candy (drugs and candy)
Kamu dan aku seperti obat dan permen (obat dan permen)

Take one down for the young and easy (young and easy)
Ambil satu untuk yang muda dan mudah (muda dan mudah)

You’ve got me out of my head
Kau telah membuatku kehilangan akal

I fill this space in your bed
Aku mengisi ruang ini di tempat tidurmu

High on the beat of a breakdown
Tinggi pada irama kehancuran

‘Cause you and me are like drugs and candy (drugs and candy)
Karena kau dan aku seperti obat dan permen (obat dan permen)

And I don’t wanna give it up
Dan aku tak ingin melepaskannya

**Metafora kunci:** Hubungan ini seperti campuran “drugs” (ketergantungan, kerusakan) dan “candy” (rasa manis yang adiktif dan menggoda).

[Verse 2]
Bait Kedua – Ambang Batas dan Kesepakatan Bersama

You caught me in a moment of redemption
Kau menangkapku dalam momen penebusan

There’s nothing to explain
Tak ada yang perlu dijelaskan

You had me on the edge of indiscretion
Kau membuatku berada di ambang ketidakwajaran

You said you feel the same
Kau bilang kau merasakan hal yang sama

The sweetness of you on my tongue
Rasa manismu di lidahku

I breathed you in, you filled my lungs
Aku menghirupmu, kau memenuhi paru-paruku

A bitter taste, surrender waste, another weakness
Rasa pahit, sisa-sisa penyerahan diri, kelemahan lain

[Bridge]
Repetisi yang Sengaja – Siklus Ketergantungan

The sweetness of you on my tongue
Rasa manismu di lidahku

I breathed you in, you filled my lungs
Aku menghirupmu, kau memenuhi paru-paruku

A bitter taste, surrender waste, another weakness
Rasa pahit, sisa-sisa penyerahan diri, kelemahan lain

**Interpretasi:** Pengulangan frasa ini menekankan siklus ketergantungan: manis → meresap → pahit → kelemahan.

[Outro]
Penutup – Penegasan Ketidakmampuan untuk Melepaskan

No I don’t wanna give it up
(Drugs and candy)
You’ve got me out of my head
High on the beat of a breakdown
And I don’t wanna give it up
(Drugs and candy)

Tidak, aku tidak ingin melepaskannya
(Obat dan permen)
Kau telah membuatku kehilangan akal
Tinggi pada irama kehancuran
Dan aku tidak ingin melepaskannya
(Obat dan permen)

*Terjemahan dibuat untuk menangkap makna dan nuansa lirik, terutama metafora “drugs and candy”.

đź’ˇ Analisis Lirik: Siklus Adiktif dari Hubungan Beracun

1

Metafora Utama: “Drugs” dan “Candy” sebagai Dwi-Kutub Hubungan

Penjelasan resmi Alex Gaskarth membingkai lagu ini dengan sempurna. Metafora “drugs and candy” mewakili dua sisi dari hubungan yang sama: “‘Candy’ is the sweet, surface-level attraction, and the ‘drugs’ are the damage and dependency underneath“. Lirik ini menggambarkan tarik-menarik antara kenikmatan adiktif (“the sweetness of you on my tongue“, “young and easy“) dengan kerusakan emosional yang diakibatkannya (“hollow-point conversation“, “a bitter taste, surrender waste, another weakness“, “high on the beat of a breakdown“). Narator terjebak dalam siklus ini, di mana kelemahan (“weakness“) justru menjadi titik tolak untuk kembali kepada sumber rasa manis yang sama.

2

Kebersalahan dan Kesadaran akan Ketergantungan

Lirik dengan jelas menunjukkan bahwa kedua pihak sadar akan sifat beracun dari hubungan ini. Frasa “You said you feel the same” menandakan pengakuan bersama. Mereka bahkan menggambarkannya sebagai “high on the beat of a breakdown“—menikmati euforia yang muncul tepat di tengah-tengah keruntuhan emosional. Penyebutan “hollow-point conversation” (percakapan seperti peluru kosong yang tak bermakna) dan “the edge of indiscretion” (ambang ketidakwajaran) menunjukkan bahwa hubungan ini dibangun di atas interaksi yang dangkal dan berbahaya. Namun, meski menyadari semua ini, narator dengan tegas menyatakan, “And I don’t wanna give it up“—pengakuan jujur tentang ketidakmampuan melepaskan diri dari ketergantungan emosional.

3

Siklus Sensori: “Sweetness” → “Breathed In” → “Bitter Taste”

Struktur lagu ini didorong oleh pengulangan mantra dari bait yang sangat puitis: “The sweetness of you on my tongue / I breathed you in, you filled my lungs / A bitter taste, surrender waste, another weakness“. Ini adalah peta sensori siklus ketergantungan. Dimulai dengan sensasi awal yang menggoda dan manis (“on my tongue“), kemudian berkembang menjadi sesuatu yang sepenuhnya meresap dan vital (“filled my lungs“), dan akhirnya berubah menjadi rasa pahit dan pengakuan akan kelemahan. Pengulangan frasa ini—dalam bait, bridge, dan keseluruhan lagu—secara musikal dan lirikal mencerminkan sifat siklus dan repetitif dari hubungan adiktif. Setiap kali siklus dimulai, hasilnya selalu sama: “another weakness“.

4

Posisi dalam Konsep Album: Menari di Tepi Jurang

Dalam narasi album *Last Young Renegade*, “Drugs & Candy” merepresentasikan jenis hubungan yang dialami oleh sang “pemberontak muda” dalam perjalanannya. Ini adalah hubungan yang penuh intensitas, kenikmatan sesaat, dan risiko—cerminan dari gaya hidup yang digambarkan dalam album. Hubungan ini adalah bagian dari pencarian identitas, di mana batasan antara kesenangan dan kehancuran kabur. Lagu ini juga selaras dengan tema album tentang mencari penebusan (“moment of redemption”) di tempat yang salah. Sang narator mencari pelarian dan makna dalam dinamika yang jelas-jelas merusak, sebuah pola yang sering menyertai fase pencarian diri yang gelisah. Dengan demikian, lagu ini bukan hanya lagu cinta yang beracun, tetapi juga komentar tentang ketergantungan emosional sebagai bagian dari perjalanan menemukan diri sendiri.

📌 Fakta, Metafora, & Interpretasi

đź’Š Makna Resmi Metafora

  • “Candy”: Ketertarikan dangkal yang manis, adiktif, dan menggoda di permukaan.
  • “Drugs”: Kerusakan, ketergantungan, dan penderitaan jangka panjang di baliknya.
  • Metafora untuk hubungan beracun yang menyakitkan tapi tak bisa ditinggalkan.

🔄 Tema & Siklus dalam Lirik

  • Ketergantungan Emosional: “And I don’t wanna give it up”.
  • Siklus Sensori: Rasa manis → meresap → rasa pahit → kelemahan.
  • Kesadaran Bersama akan Bahaya: “You said you feel the same”.
  • Euforia dalam Kehancuran: “High on the beat of a breakdown”.

đź“€ Konteks dalam Album

  • Album: Last Young Renegade (2017).
  • Menggambarkan jenis hubungan intens dan berisiko yang dialami “si pemberontak muda”.
  • Bagian dari tema album tentang pencarian identitas, penebusan, dan eksplorasi sisi gelap.
  • Liriknya diakui sangat puitis dan menggambarkan ketergantungan dengan gamblang.

Lirik asli dari AZLyrics.com. Analisis makna berdasarkan penjelasan resmi Alex Gaskarth di wawancara dengan Billboard dan Alternative Press, serta interpretasi terhadap struktur lirik.

© Konten ini disusun untuk keperluan blog pribadi. Hak cipta lagu dimiliki oleh All Time Low dan penerbitnya.