Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

“Melancholy Kaleidoscope” adalah single keempat dari album Wake Up, Sunshine. Lagu ini membahas pengalaman pribadi vokalis Alex Gaskarth dengan depresi musiman, yang ia alami untuk pertama kalinya saat penulisan lagu ini . Menurut Gaskarth, lagu ini adalah contoh “dikotomi yang menarik” karena energi musiknya yang sangat tinggi dan cepat justru kontras dengan lirik yang mengeksplorasi hal-hal lebih gelap. Tujuannya adalah untuk berbicara tentang “menjadi lebih baik dan menarik diri melalui musik” .
| LIRIK ASLI (ENGLISH) | TERJEMAHAN (BAHASA INDONESIA) |
|---|---|
|
VERSE 1
|
|
| Nobody wants to hear a sad song | Tidak ada yang ingin mendengar lagu sedih |
| So I just grit my teeth and sing along | Jadi aku hanya mengeratkan gigi dan bernyanyi bersama |
| There’s a choir of the coldest hearts echoin’ the halls | Ada paduan suara dari hati terdingin menggema di aula |
| So give a little more gas to burn | Jadi beri sedikit lebih banyak bensin untuk dibakar |
| And we can fast-cut now to the curtain call | Dan kita bisa langsung memotong ke panggilan tirai sekarang |
|
CHORUS
|
|
| Melancholy kaleidoscope, it’s high time | Kaleidoskop melankolis, sudah waktunya |
| You shake things up and get the picture in your head right | Kamu mengguncang semuanya dan meluruskan gambaran di kepalamu |
| Melancholy kaleidoscope, it’s all right | Kaleidoskop melankolis, tidak apa-apa |
| Can’t be one hundred if you’re only giving ninety-five | Tidak bisa seratus jika kamu hanya memberi sembilan puluh lima |
|
VERSE 2
|
|
| I wanna hear another fast song | Aku ingin mendengar lagu cepat lainnya |
| Somethin’ to tune out all these bad thoughts | Sesuatu untuk mematikan semua pikiran buruk ini |
| Light a fire in the coldest hearts, fillin’ up the halls | Nyalakan api di hati terdingin, memenuhi aula |
| That’s another lit match to burn | Itu adalah korek api lain yang menyala untuk dibakar |
| And we can fast-cut now to the curtain call | Dan kita bisa langsung memotong ke panggilan tirai sekarang |
| (We now return to our regularly scheduled program) | (Kita sekarang kembali ke program reguler kita) |
|
CHORUS (ULANG)
|
|
| Melancholy kaleidoscope, it’s high time… | Kaleidoskop melankolis, sudah waktunya… |
|
BRIDGE
|
|
| So would you please stand by? | Jadi maukah kamu menunggu? |
| Are we out of time? | Apakah kita kehabisan waktu? |
| Maybe I’ll feel better | Mungkin aku akan merasa lebih baik |
| Give me forty-five | Beri aku empat puluh lima |
| Staring at the ceiling | Menatap langit-langit |
| Choking back my feelings | Mencekik perasaanku |
| Can’t be one hundred if you’re only giving ninety-five | Tidak bisa seratus jika kamu hanya memberi sembilan puluh lima |
|
CHORUS & OUTRO
|
|
| Melancholy kaleidoscope, it’s high time… | Kaleidoskop melankolis, sudah waktunya… |
| If you’re only giving ninety-five | Jika kamu hanya memberi sembilan puluh lima |
| Only giving ninety-five | Hanya memberi sembilan puluh lima |
*Lirik asli dari sumber resmi Genius. Terjemahan Bahasa Indonesia berdasarkan sumber Letras.mus.br.
“The mood just manifested into a song about getting better and pulling yourself through it by way of music. It’s about finding yourself in a crowded room at a concert and feeling better, and also really putting the effort into feeling better.”
Judul lagu adalah metafora kunci. Kaleidoskop adalah alat yang menciptakan pola warna-warni yang selalu berubah dari kepingan kaca berwarna. Dengan menambahkan kata “melankolis”, Gaskarth menggambarkan keadaan di mana pikiran dan perasaan sedih atau suram terus berputar-putar, membentuk pola emosi yang berubah-ubah namun tetap terperangkap dalam satu ruang (tubuh/pikiran). Lagu ini adalah seruan untuk “mengguncang” kaleidoskop itu agar gambaran di kepala menjadi “lurus” .
Frasa berulang ini adalah inti dari pesan motivasi lagu. Ini merupakan pengakuan bahwa saat mengalami depresi, seseorang seringkali merasa tidak mampu memberikan segalanya (100%). Namun, lagu ini juga menekankan bahwa pemulihan memerlukan usaha penuh; kamu tidak bisa sembuh total jika hanya memberikan sebagian dari usahamu. Ini adalah dorongan untuk berjuang melawan perasaan itu dan memberi yang terbaik, bahkan jika yang terbaik saat itu belum sempurna .
Lirik “I wanna hear another fast song / Somethin’ to tune out all these bad thoughts” secara langsung mencerminkan penggunaan musik sebagai alat untuk mengalihkan pikiran dan mengusir kekacauan mental. Kontras yang disengaja antara lirik gelap dan musik upbeat mencerminkan pengalaman Gaskarth sendiri di studio: mencoba menciptakan sesuatu yang energik untuk melawan perasaannya yang suram. Lagu ini pada akhirnya adalah tentang menemukan kekuatan dan kelegaan melalui energi musik itu sendiri, terutama dalam pengalaman kolektif seperti konser .
Dalam wawancara dengan Kerrang!, Alex Gaskarth menyebut “Melancholy Kaleidoscope” sebagai lagu kedua di album Wake Up, Sunshine yang membahas perjuangannya dengan depresi musiman. Lagu pertama adalah “January Gloom (Seasons, Pt. 1)”. Kedua lagu ini membentuk narasi yang kohesif tentang menghadapi dan mengatasi fase suram dalam hidup, yang selaras dengan tema “bangun” dan menemukan “sinar matahari” yang menjadi inti album .
Dirilis sebagai single keempat pada 24 Maret 2020, hanya beberapa hari sebelum album Wake Up, Sunshine dirilis secara digital pada 3 April 2020. Lagu ini dirilis untuk mengimbangi penundaan pengiriman fisik album akibat pandemi .
Lagu ini dikenal sebagai contoh kuat pop-punk energi tinggi All Time Low. Produser Zakk Cervini yang bermain dengan ide lagu cepat, dan energi itu dipertahankan untuk menciptakan “dikotomi yang menarik” dengan liriknya. Sebuah ulasan menyebut intro-nya unik dan ritme gitarnya kompleks .
Band secara bercanda menyebut “Melancholy Kaleidoscope” sebagai “lagu tersulit untuk dieja” mereka. Judulnya memang menantang untuk dieja dengan benar!
Band merilis video lirik resmi untuk lagu ini, yang menampilkan teks lirik dengan visual yang dinamis, memungkinkan penggemar untuk langsung menyelami makna lagu .
Sebagai lagu yang membahas kesehatan mental dengan jujur, “Melancholy Kaleidoscope” memiliki tempat khusus dalam diskografi All Time Low. Untuk lagu dengan tema serupa tentang perjuangan internal dan menemukan harapan, dengarkan: “January Gloom (Seasons, Pt. 1)” (pasangan tema di album yang sama), “Therapy” dari album Nothing Personal, dan “Missing You” dari album Future Hearts.