Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

“Trouble Is” adalah lagu kelima dari album Wake Up, Sunshine yang mendalami kompleksitas keterikatan emosional yang sulit diputus. Vokalis Alex Gaskarth menggambarkannya sebagai lagu tentang orang-orang yang “keluar dari atmosfermu, lalu kembali dan mengguncang seluruh duniamu. Kamu menyadari bahwa kamu tak pernah benar-benar mengatasi perasaan itu saat mereka menghilang.” Dari sisi musik, lagu ini menonjol karena ditulis dalam tanda birama 13/4 yang sangat tidak biasa—sebuah “latihan” kreatif band dalam menulis bagian gitar dan melodi yang sesuai dengan struktur ritmis yang terputus-putus ini .
| LIRIK ASLI (ENGLISH) | TERJEMAHAN (BAHASA INDONESIA) |
|---|---|
|
VERSE 1
|
|
| Feel you under my skin | Merasa kamu ada di bawah kulitku |
| Middle of the night, wonder if you feel it too | Tengah malam, bertanya-tanya apakah kamu merasakannya juga |
| Echoing in my head | Bergema di kepalaku |
| Color me with doubt, so much that we didn’t see through | Warnai aku dengan keraguan, begitu banyak yang tidak kita lihat tuntas |
| Knew we had a good thing | Tahu kita punya sesuatu yang baik |
| Didn’t know just how much I would miss you | Tidak tahu seberapa banyak aku akan merindukanmu |
| Sick of doing nothing | Jenuh tidak melakukan apa-apa |
| Even now you’re gone, I know that I need you | Bahkan sekarang kamu sudah pergi, aku tahu aku membutuhkanmu |
|
PRE-CHORUS
|
|
| Trouble is, trouble is | Masalahnya adalah, masalahnya adalah |
| Trouble is I don’t wanna let go | Masalahnya adalah aku tidak ingin melepaskan |
| Trouble is, trouble is | Masalahnya adalah, masalahnya adalah |
| Trouble is | Masalahnya adalah |
|
CHORUS
|
|
| All that I know is I just can’t say no to you | Yang aku tahu hanyalah aku tidak bisa mengatakan tidak padamu |
| Funny how things never change (Trouble is) | Lucunya bagaimana segalanya tidak pernah berubah (Masalahnya adalah) |
| All that I wanted was just to get over you | Yang aku inginkan hanyalah bisa melupakanmu |
| Trouble is I can’t find a way | Masalahnya adalah aku tidak bisa menemukan jalan |
| You’re part of me | Kamu adalah bagian dari diriku |
|
POST-CHORUS
|
|
| Trouble is, trouble is | Masalahnya adalah, masalahnya adalah |
| Trouble is you’re part of me | Masalahnya adalah kamu adalah bagian dari diriku |
|
VERSE 2
|
|
| I can see a new light | Aku bisa melihat cahaya baru |
| Burnin’ up the sky, fillin’ up the whole damn room | Membakar langit, memenuhi seluruh ruangan sialan ini |
| Wanna look away but | Ingin berpaling tapi |
| Even when I try there’s a little that gets through | Bahkan ketika aku mencoba, ada sedikit yang tersisa |
| Hide away the feeling | Sembunyikan perasaan itu |
| Never was enough, doesn’t matter what I do | Tidak pernah cukup, tidak peduli apa yang kulakukan |
| Sick of doing nothing | Jenuh tidak melakukan apa-apa |
| Even when you’re gone, I know that I need you | Bahkan ketika kamu pergi, aku tahu aku membutuhkanmu |
|
BRIDGE
|
|
| (Trouble is) A part of me | (Masalahnya adalah) Sebagian dari diriku |
| (Trouble is) A scar to me | (Masalahnya adalah) Sebuah luka bagiku |
| (Trouble is) A drop of bleach | (Masalahnya adalah) Setetes pemutih |
| (Trouble is) On my favorite tee | (Masalahnya adalah) Di kaos favoritku |
| (Trouble is) A part of me | (Masalahnya adalah) Sebagian dari diriku |
| (Trouble is) A scar to me | (Masalahnya adalah) Sebuah luka bagiku |
| Trouble is you’re part of me | Masalahnya adalah kamu adalah bagian dari diriku |
*Lirik asli mengacu pada struktur dari Genius . Terjemahan Bahasa Indonesia dirujuk dari KapanLagi untuk konsistensi dan kejelasan makna.
“…ini tentang orang-orang yang keluar dari atmosfermu, lalu kembali dan mengguncang seluruh duniamu. Kamu menyadari bahwa kamu tak pernah benar-benar mengatasi perasaan itu saat mereka menghilang. Ini topik yang keren, dan tempat musik yang keren untuknya tinggal!”
Lagu ini mengeksplorasi paradoks dari sebuah hubungan yang telah berakhir tetapi secara emosional belum selesai. Narator mengakui bahwa dia “harus melupakan” (“get over”) orang tersebut, tetapi “masalahnya” adalah dia tidak bisa menemukan caranya karena orang itu telah menjadi “bagian dari dirinya” . Frasa “You’re part of me” yang berulang bukanlah pernyataan cinta yang manis, melainkan pengakuan akan sebuah ikatan yang dalam dan mungkin menyakitkan yang tidak dapat diputus begitu saja.
Bagian bridge memberikan metafora yang kuat tentang dampak abadi dari hubungan ini. Menyebutnya “sebuah luka” (“a scar to me”) mengisyaratkan rasa sakit dan kenangan yang tertinggal. Gambaran “setetes pemutih di kaos favoritku” bahkan lebih jelas: itu adalah sesuatu yang merusak dan mengotori sesuatu yang sebelumnya disukai, meninggalkan noda yang tidak bisa dihilangkan sepenuhnya. Metafora ini menyempurnakan gambaran tentang seseorang yang menjadi bagian dari identitas narator, namun kehadirannya juga bersifat merusak dan tidak dapat dibersihkan .
Seperti dijelaskan Gaskarth, inti lagu ini adalah tentang dinamika di mana seseorang yang telah pergi tiba-tiba kembali dan mengacaukan keseimbangan emosional yang telah susah payah dibangun . Lirik “I can see a new light… Wanna look away but… there’s a little that gets through” mencerminkan konflik ini: ada harapan atau “cahaya baru”, tetapi juga keinginan untuk menghindar karena tahu kekacauan yang mungkin dibawanya kembali.
Secara musikal, “Trouble Is” adalah salah satu lagu paling kompleks All Time Low. Lagu ini ditulis dalam tanda birama 13/4, yang merupakan rangkaian satu birama 6/4 diikuti satu birama 7/4 . Alex Gaskarth menyebutnya sebagai “latihan” kreatif untuk menulis melodi gitar dan vokal yang sesuai dengan struktur ritmis “tercekik” ini, sesuatu yang jarang dilakukan band pop-punk .
“Trouble Is” adalah track kelima dari album studio kedelapan All Time Low, Wake Up, Sunshine, yang dirilis pada tahun 2020 .
Gaskarth dengan bercanda menyebut proses menulis lagu ini sebagai cara bagi band untuk “sedikit berhitung”, menantang diri mereka sendiri di luar formula standar musik mereka sambil tetap membungkusnya dalam paket yang catchy .
Sebagai lagu yang membahas kelekatan yang rumit dan masa lalu yang belum selesai, “Trouble Is” memiliki resonansi emosional yang dalam. Untuk lagu-lagu All Time Low lain dengan tema ketergantungan emosional dan hubungan yang sulit, coba dengarkan: “Dark Side of Your Room” (obsesi dan kerinduan), “Monsters (feat. blackbear)” (hubungan toksik), dan “Vampire Shift” (pelarian dari perasaan).