Makna Lagu All Time Low - Glitter & Crimson

Makna Lagu All Time Low Glitter & Crimson – Lirik & Terjemahan






Analisis Lirik: Glitter & Crimson – All Time Low


Glitter & Crimson

All Time Low – Analisis Lirik Lengkap

Dari album “Wake Up, Sunshine” (2020)

Informasi Lagu

Lagu “Glitter & Crimson” adalah track dari album kedelapan All Time Low, “Wake Up, Sunshine” (2020). Lagu ini mengeksplorasi tema cinta yang berbahaya, intens, dan penuh kontradiksi – seperti judulnya yang memadukan kilauan (glitter) dan darah (crimson).

Artis
All Time Low

Album
Wake Up, Sunshine

Tahun
2020

Genre
Pop-punk / Alternative Rock

GLITTER

Kilauan, kecantikan, kegembiraan, pesta, kemewahan, hal yang menyenangkan dan menarik perhatian

CRIMSON

Warna merah darah, gairah, bahaya, kekerasan, intensitas, sesuatu yang berisiko dan berpotensi melukai

Judul sebagai Oxymoron: “Glitter & Crimson” menggabungkan dua konsep yang berlawanan – keindahan yang bersinar dan kekerasan berdarah. Ini mencerminkan inti lagu: hubungan yang indah namun berbahaya.

Makna Utama

Lagu ini mengeksplorasi hubungan intens yang penuh kontradiksi – indah dan berbahaya, sementara namun terasa abadi. Narator sadar bahwa hubungan ini mungkin tidak sehat (“being us ain’t good for us”), tetapi memilih untuk mengejar intensitasnya daripada keamanan.

Inti dari lagu: Terkadang kita memilih untuk hidup dalam momen yang intens dan berbahaya daripada menetap untuk sesuatu yang aman tetapi membosankan. Lagu ini merayakan keputusan untuk mengejar “cinta yang berbahaya” dan “memulai kerusuhan” daripada mengubur perasaan dalam “kuburan dangkal”.

Tema-Tema Kunci:

  • Kontradiksi dalam Cinta: “Heavy as ever, light as a feather” – perasaan yang saling bertentangan dalam hubungan yang sama.
  • Kesementaraan vs. Keabadian: “Temporary” vs. momen yang terasa abadi meski tahu tidak akan bertahan.
  • Pilihan untuk Hidup Berbahaya: “We could live for the dangerous” – keputusan sadar untuk memilih jalan yang berisiko.
  • Pemberontakan Melawan Normalitas: “Let’s start a riot” – penolakan terhadap hubungan yang aman dan konvensional.
  • Ketidakcocokan yang Cocok: “Being us ain’t good for us” tetapi “being us feels good to us” – hubungan yang secara objektif tidak sehat tetapi subjektif terasa tepat.
  • Intensitas Emosional: “Hard to sit still when your head’s on fire” – perasaan yang begitu kuat hingga tidak bisa diabaikan.

Simbolisme & Metafora

SUPERNOVA

Ledakan bintang yang sangat terang dan intens, tetapi menandai kematiannya. Metafora untuk narator: intens, berapi-api, dan mungkin destruktif.

FOUR LEAF CLOVER

Simbol keberuntungan yang langka. Metafora untuk pasangan: sesuatu yang berharga dan membawa keberuntungan dalam kekacauan.

Tiga Pagi

“Three in the morning” – waktu intim, rahasia, saat pertahanan melemah dan kebenaran terungkap.

Kuburan Dangkal

“Shallow grave” – penguburan yang tidak layak, cepat, dan tidak menghormati. Metafora untuk mengakhiri hubungan tanpa perjuangan.

Kepala Terbakar

“Head’s on fire” – pikiran yang terlalu aktif, gairah yang tak tertahankan, atau keinginan yang membara.

Gesekan

“Fighting the friction” – konflik atau ketegangan dalam hubungan yang justru menciptakan percikan (seperti glitter).

Psikologi Hubungan “Glitter & Crimson”:

Hubungan seperti ini seringkali ditandai dengan intensitas emosional yang tinggi, ketidakstabilan, dan campuran antara euforia dan penderitaan. Meskipun secara objektif tidak sehat, mereka terasa “hidup” dan “nyata” dibandingkan hubungan yang aman tetapi membosankan. Lagu ini menangkap dilema: memilih antara apa yang “baik untuk kita” dan apa yang “terasa baik untuk kita”.

Lirik Asli

It’s a typical story, three in the morning
You’re holding my head
Caught in the tension, silent confessions
At the foot of your bed
Glitter and crimson, fighting the friction
What a perfect mess
I wonder if you feel kinda like I feel
Temporary
Fixed on a moment just out of focus
And we can’t quite see
Being us ain’t good for us

And I don’t wanna wait till the sunshine fades
And bury our love in a shallow grave
Cause the world could be cruel to us or
We could live for the dangerous so
Let’s start, let’s start a riot
Hard to sit still when your head’s on fire
Oh yeah, oh yeah
Cause I’m a supernova
And you’re my four leaf clover

Heavy as ever, light as a feather
I’m caught in between
Hard to stay focused, process the progress
How long can we be
Happy if happy ain’t meant for us
Cause being less ain’t good enough
But being us feels good to us

And I don’t wanna wait till the sunshine fades
And bury our love in a shallow grave
Cause the world could be cruel to us or
We could live for the dangerous so
Let’s start, let’s start a riot
Hard to sit still when your head’s on fire
Oh yeah, oh yeah
Cause I’m a supernova
And you’re my four leaf clover

No compromise and no second best
There’s no stopping now, this weight on my chest
I won’t settle down, won’t settle for less
I won’t settle for less, I won’t settle for less

I don’t wanna wait till the sunshine fades
And bury our love in a shallow grave
Cause the world could be cruel to us or
We could live for the dangerous so
Let’s start, let’s start a riot
Hard to sit still when your head’s on fire
Oh yeah
Cause I’m a supernova
And you’re my four leaf clover

Terjemahan & Analisis

Ini cerita khas, pukul tiga pagi
Kau memegang kepalaku
Terjebak dalam ketegangan, pengakuan diam-diam
Di kaki tempat tidurmu
Kilauan dan merah darah, melawan gesekan
Kekacauan yang sempurna
Aku bertanya-tanya jika kau merasa seperti yang kurasakan
Sementara
Terpaku pada momen yang sedikit buram
Dan kita tidak bisa benar-benar melihat
Menjadi kita tidak baik untuk kita
Analisis: “Three in the morning” – waktu rahasia dan intim. “Glitter and crimson, fighting the friction” – judul lagu muncul sebagai deskripsi hubungan: indah (glitter) dan berdarah/berbahaya (crimson). “Perfect mess” – oxymoron yang indah.

Dan aku tidak ingin menunggu sampai sinar matahari memudar
Dan mengubur cinta kita di kuburan dangkal
Karena dunia bisa kejam pada kita atau
Kita bisa hidup untuk yang berbahaya jadi
Mari kita mulai, mari kita mulai kerusuhan
Sulit duduk diam ketika kepalamu terbakar
Oh ya, oh ya
Karena aku adalah supernova
Dan kau adalah semanggi empat daunku
Analisis: Inti filosofi lagu: pilihan antara keamanan (“shallow grave”) atau kehidupan yang berbahaya namun hidup (“start a riot”). “Supernova” vs “four leaf clover” – metafora yang saling melengkapi: yang satu ledakan destruktif, yang lain keberuntungan langka.

Berat seperti biasanya, ringan seperti bulu
Aku terjebak di antaranya
Sulit untuk tetap fokus, memproses kemajuan
Berapa lama kita bisa
Bahagia jika kebahagiaan tidak dimaksudkan untuk kita
Karena menjadi kurang tidak cukup baik
Tetapi menjadi kita terasa baik bagi kita
Analisis: Paradoks emosional: “Heavy as ever, light as a feather” – perasaan yang saling bertentangan. “Happy if happy ain’t meant for us” – penerimaan bahwa mungkin mereka tidak ditakdirkan untuk kebahagiaan konvensional. “Being us feels good to us” – pada akhirnya, yang penting adalah bagaimana hubungan itu terasa bagi mereka.

Tidak ada kompromi dan tidak ada yang kedua terbaik
Tidak ada yang bisa menghentikan sekarang, beban di dadaku ini
Aku tidak akan menetap, tidak akan menerima yang kurang
Aku tidak akan menerima yang kurang, aku tidak akan menerima yang kurang
Analisis: Deklarasi tekad. Bridge ini adalah penegasan: tidak ada kompromi, tidak ada penyelesaian. “Weight on my chest” bisa berarti beban emosional atau tekanan untuk menetap, tetapi narator menolak untuk “settle for less”.

Kesimpulan Arti:

“Glitter & Crimson” adalah lagu tentang memilih intensitas di atas keamanan dalam cinta. Ini adalah pemberontakan terhadap hubungan yang aman, konvensional, dan membosankan. Narator dan pasangannya sadar bahwa hubungan mereka mungkin “tidak baik untuk mereka”, tetapi mereka memilih untuk mengejar apa yang “terasa baik untuk mereka”.

Metafora “glitter” (kilauan, kecantikan, pesta) dan “crimson” (darah, bahaya, intensitas) menangkap esensi hubungan yang indah namun berbahaya. Seperti supernova yang meledak dengan indah sebelum mati, atau semanggi empat daun yang langka di tengah padang rumput biasa, mereka memilih untuk menjadi luar biasa meskipun itu berarti tidak akan bertahan lama.

Lagu ini merayakan keputusan untuk “memulai kerusuhan” daripada “mengubur cinta di kuburan dangkal”. Ini tentang hidup sepenuhnya dalam momen, bahkan jika momen itu sementara, bahkan jika itu berbahaya, karena alternatifnya – keamanan yang membosankan – lebih buruk daripada risiko kehancuran yang indah.