🎵 “Upswing” – As It Is
Lirik Lengkap, Terjemahan Baris, Kunci Gitar, dan Analisis Makna
📌 Info Cepat: Lagu ini berasal dari album awal As It Is dan mengeksplorasi tema patah hati, kehilangan harga diri, dan kebangkitan kembali setelah hubungan berakhir. Judul “Upswing” (peningkatan/mengayun ke atas) mengandung makna ironis dan harapan.
📋 Informasi Lagu & Band
🎸 Kunci Gitar & Progresi Akor
Sayangnya, kunci gitar resmi untuk “Upswing” tidak tersedia dalam database chord populer atau hasil pencarian saat ini. Lagu ini termasuk dalam katalog awal As It Is dan mungkin belum memiliki transkripsi chord yang tersebar luas.
Rekomendasi untuk Bermain:
- Dengarkan lagu aslinya untuk menangkap nada dasar. Berdasarkan karakteristik suara As It Is, lagu ini kemungkinan dimainkan dalam kunci G Mayor, C Mayor, atau D Mayor.
- Cobalah progresi akor pop-punk dasar seperti G – D – Em – C (I – V – vi – IV) atau C – G – Am – F.
- Gunakan power chords (5ths) dengan distorsi ringan untuk bagian verse yang lebih tenang, dan buka ke strumming penuh pada chorus dan bridge.
- Perhatikan struktur dinamis: bagian awal cenderung tenang, lalu meningkat emosinya pada bridge “I thought you were perfect…“
📜 Lirik Lengkap & Terjemahan Baris per Baris
Lirik berikut diverifikasi berdasarkan sumber resmi. Terjemahan dibuat per baris untuk memahami konteks dan nuansa.
[Verse 1]
Another night I spend alone
(Lagi-lagi malam yang kuhabiskan sendirian)
Dinner for one and TV shows
(Makan malam untuk satu dan tontonan TV)
(You knocked me down)
(Kau merubuhkan aku)
Set me alight, I’ll still feel cold
(Nyalakan aku, aku akan tetap merasa dingin)
Subsequent to a life you chose
(Sebagai konsekuensi dari kehidupan yang kau pilih)
[Chorus]
I’m just a fact you read, I’m in your head, then out again
(Aku hanya fakta yang kau baca, ada di kepalamu, lalu hilang lagi)
I’m the skin you shed and want until the winter’s end
(Aku adalah kulit yang kau lepas dan inginkan sampai musim dingin berakhir)
The corners of your room get your attention more than I do
(Sudut-sudut kamarmu mendapat perhatianmu lebih dariku)
And I tried so fucking hard for you!
(Dan aku sudah berusaha sangat keras untukmu!)
[Verse 2]
Another night it takes its toll
(Lagi-lagi malam mengambil korban)
I brace the heartache with my skull
(Aku menahan sakit hati dengan tengkorakku [mencoba tegar])
(You knocked me down)
(Kau merubuhkan aku)
I’m such a mess it’s laughable
(Aku berantakan sampai rasanya menggelikan)
A foolish boy with no control
(Seorang bocah bodoh tanpa kendali)
[Chorus]
I’m just a fact you read… (And I tried so fucking hard for you!)
(Aku hanya fakta yang kau baca… [Dan aku sudah berusaha sangat keras untukmu!])
[Bridge]
I thought you were perfect ‘cause I only looked at you close!
(Kukira kau sempurna karena aku hanya melihatmu dari dekat!)
Like I saw life through a telescope!
(Seperti aku melihat hidup lewat teleskop [pandangan sempit])
Then I backed away, saw my potential in everything!
(Lalu aku mundur, melihat potensiku dalam segala hal!)
I knocked you down on my upswing!
(Aku merubuhkanmu pada saat aku sedang bangkit!)
[Chorus – Outro]
I’m just a fact you read… (And I tried so fucking hard for you!)
(Aku hanya fakta yang kau baca… [Dan aku sudah berusaha sangat keras untukmu!])
💡 Analisis Makna & Tema Lagu
1. Patah Hati dan Hilangnya Identitas
Lagu ini menggambarkan fase setelah putus cinta di mana seseorang merasa hancur, diabaikan, dan kehilangan harga diri. Metafora seperti “I’m just a fact you read” (aku hanya fakta yang kau baca) dan “I’m the skin you shed” (aku adalah kulit yang kau lepas) menunjukkan perasaan menjadi sesuatu yang sekali penting namun kini mudah dibuang dan dilupakan. Narrator merasa usahanya tidak dihargai (“I tried so fucking hard for you”).
2. Kebangkitan dan “Upswing” yang Ironis
Judul lagu “Upswing” adalah inti dari pesan transformasi. Awalnya, frasa “you knocked me down” (kau merubuhkan aku) menggambarkan posisi korban. Namun, pada bridge terjadi titik balik: “Then I backed away, saw my potential in everything! I knocked you down on my upswing!” (Lalu aku mundur, melihat potensiku dalam segala hal! Aku merubuhkanmu pada saat aku sedang bangkit!). Upswing di sini berarti momentum untuk bangkit dan berkembang, dan ironisnya, kebangkitan ini justru terjadi dengan “merubuhkan” orang yang dulu merubuhkannya—bukan dengan kekerasan fisik, tetapi dengan mengatasi dan melampaui hubungan tersebut.
3. Perubahan Perspektif: Dari “Telescope” ke Pandangan Luas
Baris “I thought you were perfect ‘cause I only looked at you close! Like I saw life through a telescope!” sangat penting. Ini mengakui bahwa kecintaan atau keterpikatan yang mendalam seringkali mempersempit pandangan. Saat fokus hanya pada satu orang, segala sesuatu tampak terdistorsi dan besar. “Mundur” (backed away) adalah tindakan untuk mendapatkan perspektif yang lebih luas, melihat dunia dan potensi diri sendiri di luar hubungan tersebut.
📌 Kesimpulan Makna: “Upswing” adalah lagu tentang perjalanan dari keputusasaan menuju pemberdayaan diri. Lagu ini mengakui rasa sakit dan keraguan diri setelah patah hati, tetapi berakhir dengan pengakuan bahwa akhir dari suatu hubungan bisa menjadi awal dari kebangkitan dan penemuan diri yang lebih kuat.
🔍 Rekomendasi untuk Eksplorasi Lebih Lanjut
- Dengarkan Lagu: Cari “Upswing” di Spotify, Apple Music, atau YouTube untuk merasakan dinamika emosi dalam musiknya.
- Cari Cover atau Tutorial: Di YouTube, coba cari “As It Is Upswing cover” atau “Upswing guitar”. Pemain lain mungkin sudah mempelajari chord-nya.
- Jelajahi Album Awal: Jika Anda menyukai “Upswing”, coba dengarkan EP Blenheim Place (2013) dan album Never Happy, Ever After (2015) untuk mendengar evolusi suara As It Is.
- Lagu dengan Tema Serupa: Band ini memiliki banyak lagu tentang perjuangan mental dan hubungan, seperti “Dial Tones”, “The Wounded World”, dan “Can’t Save Myself”.