Tenggelam dalam Keraguan: Makna & Chord Drowning Deep In Doubt – As It Is





As It Is – “Drowning Deep In Doubt” | Analisis Lengkap


🎵 “Drowning Deep In Doubt” – As It Is

Lirik Lengkap, Terjemahan, Analisis Makna & Informasi Lagu

📋 Informasi Lagu & Band

Lagu “Drowning Deep In Doubt” adalah lagu dari As It Is yang membahas tema-tema inti dari genre pop-punk/emo seperti rasa malu, kesepian, dan pertanyaan eksistensial tentang makna hidup. Berdasarkan sumber-sumber yang ditemukan, ada beberapa variasi kecil dalam lirik lagu ini.

🎵 Identitas Lagu

Judul: Drowning Deep In Doubt
Artis: As It Is
Versi: Versi asli, dan terdapat rencana untuk versi “Drowning Deep in Doubt X”
Sumber Lirik: Genius, SongMeanings, Songtexte

🎙️ Tentang Band: As It Is

Asal: Brighton, Inggris
Genre: Pop-Punk, Emo, Alternative Rock
Ciri Khas: Lirik jujur tentang kesehatan mental, dinamika vokal yang khas, dan sound pop-punk yang emosional. Band ini aktif sejak 2012.

🎭 Tema Utama

• Rasa malu dan pertanyaan tentang nilai hidup
• Kesepian dan keinginan untuk diterima
• Keraguan diri dan perasaan sebagai “produk kegagalan”
• Pertentangan batin dan kelelahan emosional (“fire… burn me out”)
• Penerimaan vs. penolakan terhadap nasib hidup

🔍 Catatan Variasi Lirik: Terdapat beberapa perbedaan kecil dalam lirik yang ditemukan di berbagai sumber. Sebagai contoh:

  • Baris “I dream just to be halfway” vs “I dream just to be half awake”
  • Baris “this world I’ve torn apart” vs “this world has torn apart”
  • Baris “Let me drowning deep in doubt” vs “Let me drown it deeping doubt”

Analisis ini menggunakan versi yang paling umum ditemukan di sumber-sumber tersebut.

🎸 Kunci Gitar & Struktur Musik

Sayangnya, sumber yang ditemukan tidak menyertakan kunci gitar resmi untuk lagu ini. Namun, berdasarkan karakteristik lagu As It Is dan tema emosionalnya, berikut adalah estimasi dan rekomendasi untuk memainkannya.

🎶 Perkiraan Kunci & Progresi Chord

Estimasi Kunci Dasar: Nuansa lagu yang gelap dan introspektif sangat cocok dengan kunci minor. Lagu ini kemungkinan besar dimainkan di A Minor, E Minor, atau C# Minor.

Progresi Akor yang Direkomendasikan:

Untuk menangkap nuansa emosional lagu, coba progresi pop-punk/emo klasik ini:

Verse (Introspektif): AmCGF (i – III – VII – VI)

Chorus (“Woah, this world…”): CGAmF (III – VII – i – VI) dengan energi yang lebih tinggi dan distorsi.

Karakter Bermain:

• **Intro dan verse** mungkin dimulai dengan arpeggio atau riff gitar yang jernih dan melankolis.

• **Pre-Chorus** (jika ada) akan membangun ketegangan menuju chorus.

• **Chorus** adalah bagian yang paling vokal dan emosional, dengan power chords dan strumming penuh.

• **Bridge (“It’s so hard to feel…”)** adalah bagian yang lebih tenang dan reflektif, mungkin dengan pola picking yang sederhana sebelum kembali ke chorus terakhir.

💡 Tips Mempelajari & Mencari Versi Akurat

1. Dengarkan dan Analisis: Putar lagu aslinya dan coba identifikasi nada dasarnya dengan gitar.

2. Perhatikan Versi “X”: Genius mencatat adanya rencana untuk “Drowning Deep in Doubt X”. Versi ini nantinya mungkin memiliki aransemen yang berbeda.

3. Cari Tutorial Penggemar: Platform seperti YouTube sering memiliki cover atau tutorial yang dibuat oleh penggemar. Cari dengan kata kunci “As It Is Drowning Deep In Doubt guitar tutorial”.

4. Eksplorasi Platform Chord: Periksa situs seperti Ultimate Guitar untuk melihat apakah ada pengguna yang telah mengunggah transkripsi chord mereka.

5. Eksperimen dengan Capo: Jika kunci asli terlalu rendah/tinggi, gunakan capo untuk menyesuaikan.

📜 Lirik Lengkap & Terjemahan Baris per Baris

Lirik berikut dikompilasi dari berbagai sumber tepercaya. Terjemahan dibuat untuk memahami konteks dan nuansa setiap baris.

📝 Catatan: Beberapa baris memiliki variasi kecil di antara sumber yang berbeda. Versi di bawah ini adalah kompilasi yang paling koheren.

[Verse 1]

What good is a life when you live it ashamed?
(Apa gunanya hidup ketika kau menjalaninya dengan rasa malu?)

I dream just to be halfway
(Aku bermimpi hanya untuk menjadi setengah jalan / setengah sadar)

But all I am is a product of wasted efforts and best intentions
(Tapi semua yang kuhanyalah adalah produk dari usaha yang sia-sia dan niat terbaik)

If the only place I belong is an afterlife that I just can’t believe in
(Jika satu-satunya tempat yang kumiliki adalah akhirat yang tak bisa kupercayai)

At least I’ll know I was born so not everyone lives and dies on their own
(Setidaknya aku akan tahu aku dilahirkan sehingga tidak semua orang hidup dan mati sendirian)

[Chorus]

Woah, this world I’ve torn apart
(Wah, dunia ini telah kuhancurkan)

Left me drowning deep in doubt
(Meninggalkanku tenggelam dalam dalam keraguan)

This fire in my heart
(Api ini di dalam hatiku)

Is beginning to burn me out
(Mulai membakarku habis)

[Verse 2]

What good is a life when you live it alone?
(Apa gunanya hidup ketika kau menjalaninya sendirian?)

I just want to be wanted
(Aku hanya ingin diinginkan)

We do this while you start wondering if disaster is what you’re built for
(Kami melakukan ini sementara kau mulai bertanya-tanya apakah bencana adalah apa yang kau dibangun untuknya)

Will I slowly learn to accept that I won’t have more than a life on the sidelines
(Akankah aku perlahan belajar menerima bahwa aku tak akan memiliki lebih dari hidup di pinggiran)

Or will I always be dreaming of liking life from the darkness alone
(Atau akankah aku selalu bermimpi untuk menyukai hidup dari kegelapan sendirian)


[Chorus]

Woah, this world I’ve torn apart…
(Wah, dunia ini telah kuhancurkan…)

[Bridge]

It’s so hard to feel anything but empty
(Sangat sulit untuk merasakan apa pun selain kekosongan)

It hurts just to feel anything at all
(Sakit rasanya hanya untuk merasakan apa pun)

It’s so hard to feel anything I want to
(Sangat sulit untuk merasakan apa pun yang ingin kurasa)

It hurts just to feel
(Sakit rasanya hanya untuk merasa)

It hurts just to feel
(Sakit rasanya hanya untuk merasa)


[Chorus – Final, Repeated x2]

Woah, this world I’ve torn apart…
(Wah, dunia ini telah kuhancurkan…)

💡 Analisis Makna & Tema Lagu

“Drowning Deep In Doubt” adalah eksplorasi mendalam tentang depresi, keraguan eksistensial, dan perasaan terisolasi. Lagu ini menangkap pergumulan batin antara keinginan untuk memiliki hidup yang berarti dan keyakinan bahwa seseorang ditakdirkan untuk kegagalan.

🧠 Inti Konflik: Antara Harapan dan Keputusasaan

1. Pertanyaan Eksistensial tentang Nilai Hidup:

Lagu ini dibuka dengan pertanyaan mendasar: “What good is a life when you live it ashamed?” dan “What good is a life when you live it alone?” Ini menunjukkan bahwa narator mempertanyakan nilai dasar keberadaannya sendiri karena dua hal: rasa malu (mungkin atas kegagalan atau siapa dirinya) dan kesepian.

2. Identitas sebagai “Produk Kegagalan”:

Baris “all I am is a product of wasted efforts and best intentions” sangat kuat. Narator melihat dirinya sebagai hasil akhir dari semua usaha yang sia-sia, meskipun dimulai dengan niat terbaik. Ini menciptakan perasaan fatalisme—bahwa apa pun yang dilakukannya, hasilnya akan sia-sia.

3. Pencarian Tempat yang Tepat dan Keinginan untuk Diterima:

Narator merasa tidak memiliki tempat di dunia ini (“the only place I belong is an afterlife that I just can’t believe in”). Namun, di tengah keputusasaan ini, ada keinginan manusiawi yang mendasar: “I just want to be wanted.” Ini adalah kontradiksi antara perasaan tidak layak dan kebutuhan mendasar akan hubungan dan penerimaan.

4. Metafora “Kebakaran” dan “Tenggelam”:

Metafora ganda dalam chorus sangat efektif:

“Drowning deep in doubt” – Keraguan digambarkan sebagai air yang menenggelamkan, sesuatu yang pasif tetapi mematikan.

“This fire in my heart is beginning to burn me out” – Gairah atau emosi (mungkin kemarahan, keinginan, rasa sakit) digambarkan sebagai api yang awalnya memotivasi tetapi sekarang menghancurkan dari dalam.

Kedua metafora ini bersama-sama menciptakan gambaran tentang seseorang yang terjebak antara dua kekuatan yang menghancurkan—tenggelam dalam pasifitas atau terbakar oleh aktivitas.

5. Pilihan antara Penerimaan dan Penolakan:

Di verse 2, narator dihadapkan pada pilihan: “Will I slowly learn to accept that I won’t have more than a life on the sidelines / Or will I always be dreaming of liking life from the darkness alone.” Ini adalah pilihan antara menerima nasib sebagai pengamat pasif (“life on the sidelines”) atau terus mempertahankan harapan yang mungkin tidak akan terwujud (“dreaming of liking life from the darkness”).

6. Rasa Sakit karena Merasa (atau Tidak Merasa):

Bridge lagu ini mungkin adalah bagian yang paling menggambarkan depresi: “It’s so hard to feel anything but empty / It hurts just to feel anything at all.” Ini menangkap paradoks depresi—kekosongan emosional yang menyakitkan, tetapi upaya untuk merasakan sesuatu (apa pun) juga menyakitkan. Kepekaan emosional itu sendiri menjadi sumber penderitaan.

Singkatnya, “Drowning Deep In Doubt” adalah potret yang jujur tentang seseorang yang terjebak dalam siklus keraguan diri, pertanyaan eksistensial, dan isolasi emosional. Lagu ini tidak menawarkan solusi yang mudah, tetapi memberikan pengakuan yang valid tentang kompleksitas pergumulan kesehatan mental.