Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Ekspresi brutal tentang harga diri yang hancur, penolakan, dan konflik diri dalam hubungan yang gagal.
“Pathetic” memiliki tempo cepat dengan distorsi gitar kasar dan vokal penuh teriakan khas era “Dude Ranch”.
Tuning: Standard (E A D G B e)
Intro (Riff):
G5 D5 Em5 C5 (Diulang dengan power chord dan palm mute)
Verse:
G5 D5
I know I’m pathetic, I knew when she said it
Pre-Chorus:
Em5 C5
You got, you got, you got to help me out
Chorus:
G5 D5
Don’t pull me down, this is where I belong
Outro:
G5 D5 Em5 C5 (Diulang hingga fade out)
Judul “Pathetic” adalah label yang diterima narator dari orang lain, kemudian diinternalisasi sebagai identitas diri dalam sebuah siklus penghinaan diri.
Lagu “Pathetic” adalah representasi brutal dari siklus penghinaan diri dan penolakan.
| Tema Psikologis | Bukti dari Lirik | Analisis |
|---|---|---|
| Internalisasi Kritik | “I know I’m pathetic, I knew when she said it” | Narator tidak hanya mendengar kritik, tetapi mengakuinya sebagai kebenaran tentang dirinya. |
| Keputusasaan dan Isolasi | “No one, no one, no one likes a drop-out” | Perasaan bahwa kegagalan membuatnya tidak layak dicintai atau diterima oleh siapa pun. |
| Ambivalensi Identitas | “I think I’m different, but I’m the same and I’m wrong” | Konflik antara keinginan untuk menjadi unik dan pengakuan bahwa dia tidak berbeda (dan itu salahnya). |
| Sinisme sebagai Pertahanan | “I think it’s disgusting, believing and trusting” | Menolak nilai percaya dan mempercayai sebagai mekanisme pertahanan untuk menghindari sakit hati lebih lanjut. |
Judul lagu ini bukan hanya tentang perasaan, tetapi tentang menerima label sebagai identitas:
Dirilis tahun 1997, “Dude Ranch” adalah album kedua Blink-182 dan yang terakhir dengan drummer Scott Raynor. Lagu-lagu di album ini menangkap energi skate-punk mentah yang menjadi fondasi kesuksesan mereka.
Baris “I think I’m different, but I’m the same and I’m wrong” adalah ekspresi sempurna dari kebingungan identitas remaja. Ingin menjadi unik, tetapi menyadari bahwa dia sama seperti orang lain—dan merasa bersalah karena telah berpikir berbeda.