Lirik & Terjemahan
Keintiman yang Rapuh
Lagu ini menangkap momen ketika dua orang yang saling mencintai menyadari bahwa kehidupan mereka mengarah ke jalan yang berbeda.
Verse 1
She didn’t mean to deceive you, believe me
Dia tidak bermaksud menipumu, percayalah padaku
But sometimes the hardest part is conceiving
Tapi terkadang bagian tersulit adalah memahami
The good intentions that you had
Niat baik yang kamu miliki
Now only came to this
Kini hanya berujung pada ini
And although she saw the mark
Dan meski dia melihat sasaran
The arrow missed
Panahnya meleset
Verse 2
Inti Masalah: Baris ini menggambarkan paradoks dua orang dalam dunia yang sama tapi hidup yang berbeda.
It isn’t exciting reciting the stories
Tidak menyenangkan mengulang cerita
Of kind words turned hurting when routine gets boring
Tentang kata-kata baik yang berubah menyakitkan saat rutinitas membosankan
Both getting tired of punk rock clubs
Kami berdua lelah dengan klub punk rock
And both playing in punk rock bands
Dan sama-sama bermain di band punk rock
The start was something good
Awalnya adalah sesuatu yang baik
But some good things must end
Tapi beberapa hal baik harus berakhir
Dialog Perpisahan
And she said, “It could never survive
Dan dia berkata, “Ini takkan pernah bertahan
With such differing lives
Dengan kehidupan yang begitu berbeda
One home, one out on tour again
Satu di rumah, satu kembali tur lagi
We may never come back
Kami mungkin takkan pernah kembali
The strike of a match
Gesekan sebuah korek api
The candle’s burning at both ends.”
Lilin terbakar di kedua ujungnya.”
Refleksi Pribadi
And now she knows too much
Dan kini dia tahu terlalu banyak
And I’m too fucked up
Dan aku terlalu kacau
It’s awkward trying to make my move
Canggung mencoba melakukan langkahku
I’ll pretend that I’m fine
Aku akan berpura-pura baik-baik saja
Show up right on time
Datang tepat waktu
But I know I’ll never be that cool
Tapi aku tahu aku takkan pernah sesantai itu
Chorus
I never wanted to hold you back
Aku tak pernah ingin menahanmu
I just wanted to hold on
Aku hanya ingin bertahan
But my chance is gone
Tapi kesempatanku telah hilang
I know just where I stand
Aku tahu persis di mana aku berdiri
A boy trapped in the body of a man and
Seorang bocah terjebak dalam tubuh pria dewasa dan
I’ll take what you’re willing to give
Aku akan ambil apa yang kau rela berikan
And I’ll teach myself to live
Dan aku akan mengajari diriku hidup
With a walk-on part of a background shot
Dengan peran figuran dalam adegan latar
From a movie I’m not in
Dari film yang tak kumainkan
Bridge
Catatan Bahasa: Kata “retarded” di sini digunakan dalam konteks tahun 90-an untuk menyebut diri sendiri secara self-deprecating.
She’s so important
Dia begitu penting
And I’m so retarded
Dan aku begitu bodoh
And now I realize
Dan kini aku sadar
I should have kissed you in L.A.
Seharusnya aku menciummu di L.A.
But I drove home all alone
Tapi aku pulang sendirian
As if I had a choice, anyway
Seolah aku punya pilihan, bagaimanapun juga
Outro
Where are you coming from?
Dari mana kamu berasal?
What are you running from?
Dari apa kamu berlari?
Is it so hard to see?
Apakah begitu sulit untuk dilihat?
And if you’re feeling scared
Dan jika kamu merasa takut
Remember the time we shared
Ingat waktu yang kita bagi
You know it meant everything (everything)
Kamu tahu itu berarti segalanya (segalanya)
You know it meant everything to me
Kamu tahu itu berarti segalanya bagiku
You know that it meant everything to me
Kamu tahu itu berarti segalanya bagiku
“With a walk-on part of a background shot from a movie I’m not in” – Perasaan Tidak Relevan dalam Kisah Orang Lain
Struktur & Chord
Dinamika Emosional
“Apple Shampoo” menampilkan perpaduan antara riff gitar cepat khas punk dengan bagian-bagian melodis yang reflektif, mencerminkan konten lirik yang dalam.
STRUKTUR: Intro – Verse 1 – Verse 2 – Dialog – Refleksi – Chorus – Bridge – Outro
Tuning: Standard (E A D G B e)
Intro/Verse Riff:
E5 B5 C#m5 A5
(Pattern berulang dengan palm mute dan aksentuasi)
Chorus:
E5 B5
I never wanted to hold you back
C#m5 A5
I just wanted to hold on
Bridge (Bagian L.A.):
A5 C#m5 B5
I should have kissed you in L.A.
Outro (Bagian Everything):
E5 B5 C#m5 A5
(diulang dengan intensitas meningkat)
Karakteristik Musik: Bass line Mark Hoppus sangat menonjol dalam lagu ini, memberikan fondasi melodis yang mendukung vokal penuh emosi Tom DeLonge.
Analisis Makna
Dua Jalan yang Berbeda
Lagu ini mengeksplorasi tema klasik tentang dua orang yang saling mencintai tetapi hidup mereka mengarah ke tujuan yang berbeda.
Lagu “Apple Shampoo” adalah salah satu lagu paling introspektif dan matang secara emosional dalam katalog awal Blink-182.
| Tema Utama |
Bukti dari Lirik |
Analisis |
| Ketidaksesuaian Jalan Hidup |
“One home, one out on tour again” |
Konflik antara kehidupan domestik yang stabil dengan kehidupan tur yang nomaden. Dua orang dalam dunia yang sama (punk rock) tetapi dengan kebutuhan yang berbeda. |
| Penyesalan dan Momen yang Terlewat |
“I should have kissed you in L.A.” |
Pengakuan tentang momen-momen penting yang tidak diambil karena ketakutan, keraguan, atau ketidakdewasaan. |
| Ketidakdewasaan Emosional |
“A boy trapped in the body of a man” |
Pengakuan jujur tentang ketidaksiapan untuk hubungan dewasa meski secara fisik sudah dewasa. |
| Perasaan Tidak Layak |
“With a walk-on part of a background shot from a movie I’m not in” |
Metafora yang kuat tentang merasa seperti figuran dalam kehidupan orang lain, tidak memiliki peran signifikan. |
Metafora “Apple Shampoo”
Judul lagu ini misterius dan tidak disebutkan dalam lirik, tetapi beberapa interpretasi mungkin:
- Keakraban domestik: Shampoo adalah benda sehari-hari yang diasosiasikan dengan kehidupan rumah tangga.
- Kesegaran yang pudar: Aroma apel yang segar tetapi cepat hilang, seperti hubungan yang memudar.
- Kenangan sensorik: Bau tertentu yang mengingatkan pada seseorang atau momen tertentu.
- Kontras: Apple (alami, segar) vs. kehidupan punk rock (keras, buatan).
Kalimat Kunci: “The candle’s burning at both ends” adalah idiom untuk kehidupan yang dijalani dengan intensitas berlebihan hingga kelelahan—sempurna menggambarkan kehidupan tur band dan hubungan jarak jauh.
Konteks & Analisis
Puncak Era Dude Ranch
“Apple Shampoo” merepresentasikan kedewasaan artistik Blink-182 di album “Dude Ranch”, menunjukkan perkembangan mereka dari band skate-punk menjadi penulis lagu yang mampu mengekspresikan kompleksitas emosional.
Posisi dalam Album
Track 8 dari 15
Tema Dominan
Penyesalan & Pertumbuhan
Signifikansi dalam Diskografi Blink-182
“Apple Shampoo” sering dianggap sebagai salah satu lagu paling underrated Blink-182 karena:
- Lirik yang lebih matang: Berbeda dengan lagu-lagu tentang humor toilet atau patah hati sederhana di album yang sama.
- Struktur musik kompleks: Menggabungkan berbagai bagian dengan mulus, menunjukkan perkembangan komposisi.
- Vokal emosional Tom DeLonge: Salah satu penampilan vokal paling vulnerable-nya sebelum era “Untitled”.
- Jembatan menuju sound yang lebih serius: Mengantisipasi lagu-lagu introspektif di album seperti “Adam’s Song”.
Konteks Biografis
Lagu ini ditulis oleh Tom DeLonge dan kemungkinan terinspirasi oleh:
- Hubungan jarak jauh yang sulit dijalani saat band mulai sering tur
- Konflik antara kehidupan domestik dengan tuntutan karier musik
- Perasaan tidak siap secara emosional untuk hubungan komitmen jangka panjang
- Transisi dari remaja ke dewasa muda di tengah kesuksesan band yang meningkat
“Apple Shampoo” adalah bukti bahwa di balik persona band punk yang sembrono, Blink-182 memiliki kemampuan untuk mengekspresikan kerentanan dan kompleksitas emosional dengan kejujuran yang menusuk.