Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Sebuah refleksi tentang depresi, nostalgia yang menyakitkan, dan perasaan hampa ketika segala impian yang tercapai tidak mampu mengusir kesedihan internal.
Lagu ini lebih lambat dan mengandalkan tekstur gitar yang luas, memberikan ruang bagi vokal yang emosional.
Tuning: Standard (E A D G B e)
Verse:
C#m A E B
Made a wish on a mountain top…
Chorus:
A E C#m B
Every day turns into sleepless nights
A E C#m B
My head is spinning with the sadness…
Bridge:
A B C#m E
Say goodbye, until it hurts…
Lirik “smash the mirrors” melambangkan ketidaksukaan terhadap diri sendiri atau keinginan untuk menghentikan waktu.
Lagu “Long Lost Feeling” adalah eksplorasi tentang anhedonia—ketidakmampuan untuk merasakan kegembiraan bahkan dalam kesuksesan.
| Tema Psikologis | Bukti Lirik | Analisis |
|---|---|---|
| Kebosanan Eksistensial | “Could be anyone I want, but I was bored” | Kekayaan atau pilihan hidup yang tak terbatas ternyata tidak menjamin kebahagiaan batin. |
| Nostalgia Toksik | “Sadness of a long lost feeling” | Merindukan masa lalu, bahkan bagian yang sedih darinya, karena setidaknya saat itu narator masih bisa “merasakan” sesuatu. |
| Kontras Matt & Mark | Verse 1 vs Verse 2 | Vokal Mark mewakili keputusasaan (“walk away”), sementara vokal Matt menawarkan sedikit harapan atau penebusan (“want to stay”). |
Lagu ini penuh dengan kontras visual yang kuat:
Ini adalah salah satu contoh terbaik bagaimana gaya vokal Matt Skiba (dari Alkaline Trio) berpadu sempurna dengan gaya pop-punk Mark Hoppus.
Penggunaan frasa “Golden Years” biasanya merujuk pada masa puncak kesuksesan. Namun, dalam konteks lagu ini, masa tersebut justru diwarnai dengan kemarahan (“smash the mirrors”), menunjukkan bahwa di balik citra publik yang sukses, terdapat pergulatan mental yang hebat.