Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Blink-182 • EP: They Came to Conquer… Uranus (1996)
Track dari EP “They Came to Conquer… Uranus” (1996)
Salah satu rekaman paling awal Blink-182 dengan formasi asli
Ditulis oleh Mark Hoppus, Tom DeLonge, Scott Raynor
Vokal utama oleh Mark Hoppus dengan khas vokal keras era awal
Musik punk yang cepat, agresif, dan mentah
Suara gitar distorsi tinggi, drum energik, tempo cepat
Lagu berdurasi pendek (sekitar 2:30)
Genre: Skate Punk, Pop Punk Awal, Punk Rock
| Bagian Lagu | Lirik Asli | Terjemahan (per baris) |
|---|---|---|
| Verse 1 (Mark) | I’m feeling what I want to feel And I’m saying what I’ve said all along Because I know the things that are important to me Because life is too short to belong And those thoughts That I’ve kept inside With those words That I could not hide Before those times that always remind me That all I ever did was try |
Aku merasakan apa yang ingin kurasakan Dan aku mengatakan apa yang telah kukatakan selama ini Karena aku tahu hal-hal yang penting bagiku Karena hidup terlalu singkat untuk menjadi bagian Dan pikiran-pikiran itu Yang telah kusimpan di dalam Dengan kata-kata itu Yang tak dapat kusembunyikan Sebelum masa-masa yang selalu mengingatkanku Bahwa semua yang pernah kulakukan hanyalah berusaha |
| Chorus (Mark) | So change your tune One step to make a stand I want to speak my mind Start my own African tribe I’m alone now, running to the deepest pile of shit ‘Cause that’s where I’m going to blend in Go! |
Jadi ubah lagumu Satu langkah untuk membuat pendirian Aku ingin menyuarakan pikiranku Mulai suku Afrika-ku sendiri Aku sendiri sekarang, berlari ke tumpukan kotoran terdalam ‘Karena di sanalah aku akan menyatu Ayo! |
| Verse 2 (Mark) | And those choices that I’ve never made With those decisions that once cut me a break ‘Cause after all what’s left in the end There’s somethings that they just can’t take So take a bow Well you’re not that great So pat your back Go off and masturbate ‘Cause one thing that you know for sure Your hand is not a lonesome date |
Dan pilihan-pilihan yang tak pernah kubuat Dengan keputusan-keputusan yang pernah memberiku kesempatan ‘Karena bagaimanapun apa yang tersisa di akhir Ada hal-hal yang tak bisa mereka ambil Jadi, ambil panggungmu Kau tak sehebat itu Jadi tepuk punggungmu Pergi dan masturbasi ‘Karena satu hal yang kau tahu pasti Tanganmu bukanlah kencan yang kesepian |
| Chorus (Mark) | So change your tune One step to make a stand I want to speak my mind Start my own African tribe I’m alone now, running to the deepest pile of shit ‘Cause that’s where I’m going to blend in |
Jadi ubah lagumu Satu langkah untuk membuat pendirian Aku ingin menyuarakan pikiranku Mulai suku Afrika-ku sendiri Aku sendiri sekarang, berlari ke tumpukan kotoran terdalam ‘Karena di sanalah aku akan menyatu |
| Chorus (Reprise) | So change your tune One step to make a stand I want to speak my mind Start my own African tribe I’m alone now, running to the deepest pile of shit ‘Cause that’s where I’m going to blend in |
Jadi ubah lagumu Satu langkah untuk membuat pendirian Aku ingin menyuarakan pikiranku Mulai suku Afrika-ku sendiri Aku sendiri sekarang, berlari ke tumpukan kotoran terdalam ‘Karena di sanalah aku akan menyatu |
Lagu “Zulu” menangkap inti dari mentalitas punk awal Blink-182: sebuah pemberontakan terhadap konformitas dan keinginan untuk membedakan diri. Lirik “I want to speak my mind / Start my own African tribe” mencerminkan keinginan untuk menciptakan identitas unik dan komunitas yang berbeda dari norma mainstream. Namun, ini dibumbui dengan sinisme – protagonis menyadari bahwa upayanya untuk “blend in” mungkin hanya membawanya ke “deepest pile of shit”, menunjukkan skeptisisme tentang apakah pemberontakan benar-benar membebaskan atau hanya bentuk isolasi lain[citation:4].
Lagu ini memanfaatkan metafora “African tribe” sebagai simbol alternatif radikal terhadap masyarakat konvensional. Suku Zulu, sebuah kelompok dengan budaya dan struktur sosial yang berbeda, mewakili keinginan untuk sepenuhnya menolak norma-norma yang membosankan dan membentuk sesuatu yang otentik. Namun, garis seperti “Your hand is not a lonesome date” menunjukkan bahwa bahkan dalam pemberontakan ini, ada pengakuan akan isolasi dan kegagalan hubungan yang menjadi ciri banyak lagu Blink-182 awal[citation:4].
“Zulu” mewujudkan paradoks yang menjadi ciri khas Blink-182 awal: kombinasi humor kotor, kekanak-kanakan yang disengaja dengan keaslian emosional yang tulus[citation:4]. Lirik seperti “Go off and masturbate” adalah lelucon kotor khas mereka, tetapi disampaikan dalam konteks penolakan sosial dan frustrasi pribadi yang lebih besar. Seperti yang dianalisis dalam esai tentang band ini, mereka mengemas kompleksitas emosi remaja – kebingungan, kemarahan, isolasi, dan kerinduan akan kebebasan – ke dalam paket punk yang cepat dan mudah diakses, yang berbicara kepada generasi penggemar yang merasa tidak dipahami[citation:4].
Zulu merujuk pada kelompok etnis Bantu terbesar di Afrika Selatan dengan sejarah yang kaya dan budaya yang berbeda[citation:5]. Dalam konteks lagu, penggunaan istilah ini mungkin dimaksudkan sebagai simbol kekuatan, kebanggaan budaya, dan identitas kelompok yang kuat – semua yang kontras dengan perasaan isolasi dan keterasingan yang diungkapkan dalam lirik.
“Zulu” menunjukkan suara punk yang lebih keras dan lebih agresif yang menjadi ciri khas Blink-182 sebelum mereka merambah pop-punk arus utama dengan “Enema of the State”. Lagu ini memiliki energi mentah dan kecepatan yang mencerminkan pengaruh punk California awal 90-an dan skate punk.
Seperti banyak materi awal Blink-182, “Zulu” mengandung humor yang sengaja kekanak-kanakan dan terkadang ofensif[citation:4]. Pendekatan ini, meski kontroversial, adalah bagian dari daya tarik band bagi penggemar remaja yang muak dengan kesopanan dan kepalsuan yang mereka lihat di masyarakat dewasa. Ini adalah pemberontakan yang disengaja melalui humor kotor dan penolakan terhadap norma sosial.