Lirik dan makna lagu Into The Night Angels & Airwaves

Makna Undangan untuk meninggalkan realitas yang menjemukan dan melangkah di Lagu “Into The Night” – Lirik & Terjemahan

INTO THE NIGHT

Dari EP “…OF NIGHTMARES” (2015)

Sebuah undangan untuk meninggalkan realitas yang menjemukan dan melangkah ke dalam kegelapan yang menjanjikan pembebasan dari kelumpuhan mental.




Lirik & Terjemahan

Verse 1
I wanna know at night I’ll walk the streets. To lead where any other dream can rarely go
Aku ingin tahu bahwa di malam hari aku akan menyusuri jalanan. Menuju tempat di mana mimpi lain jarang bisa mencapainya

You know I’m paralyzed. Holding up a crying child
Kau tahu aku lumpuh. Menahan seorang anak yang menangis

Chorus
Breathe it in, just follow me right to the end
Hirup dalam-dalam, ikuti saja aku hingga akhir

When the sky grows you are the first to fall in
Saat langit membentang, kaulah yang pertama kali akan terjatuh ke dalamnya

If you follow I’ll give you the end of a rope. When the night dies, I’ll carry you to the unknown
Jika kau ikut, akan kuberikan ujung tali padamu. Saat malam sirna, aku akan membawamu ke tempat yang tak dikenal

Into the night we will go
Ke dalam malam kita akan pergi

Verse 2
I don’t wanna feel that same old shitty wasted day. I always ever feel when I am ill
Aku tak ingin merasakan hari sia-sia yang menyebalkan itu lagi. Yang selalu kurasakan saat aku sakit

These sterile eyes. Seen every little crack and watch those pieces fall
Mata yang steril ini. Telah melihat setiap retakan kecil dan menyaksikan kepingan itu berjatuhan

Final Chorus Loops

(Chorus diulang sebanyak 4 kali dengan intensitas synthesizer yang semakin meluas)

Breathe it in, just follow me right to the end… (Repeated 4x)
Into the night we will go…

Struktur & Chord

Tuning: Standard (E A D G B e)

[Intro/Verse]:
AmGFG

[Chorus]:
C F
Breathe it in
Am G
Just follow me right to the end
C F
When the sky grows
Am G
You are the first to fall in

Analisis Makna

Simbol / Frasa Penjelasan Analitis
“Sterile eyes” Mewakili pandangan yang klinis, dingin, dan tanpa emosi terhadap kehidupan yang rusak. Mata yang tidak lagi merasakan keajaiban karena terlalu fokus pada “retakan” (kerusakan).
“Paralyzed” Kondisi ketidakberdayaan emosional atau sleep paralysis dalam konteks Poet Anderson, di mana karakter merasa terjebak antara dunia nyata dan mimpi.
“End of a rope” Simbol bantuan atau penyelamatan. Memberikan ujung tali berarti memberikan harapan kepada seseorang yang sedang tenggelam dalam kegelapan untuk ditarik keluar.
“The Unknown” Luar angkasa atau kedalaman pikiran bawah sadar. Bagi AVA, ketidaktahuan bukan hal yang menakutkan, melainkan kanvas kosong untuk petualangan baru.

Fakta Mendalam di Balik Lagu

Bagian dari Proyek Transmedia

Into The Night adalah bagian dari EP …Of Nightmares yang secara spesifik mengeksplorasi sisi gelap dari semesta Poet Anderson. Berbeda dengan album The Dream Walker yang lebih agresif, lagu-lagu di EP ini dirancang untuk terdengar lebih menghantui (haunting) dan elektronik, mencerminkan ketakutan dan keindahan dari mimpi buruk (nightmares).

Eksperimen Soundscape Ilan Rubin

Dalam lagu ini, Ilan Rubin bereksperimen dengan tekstur synthesizer yang “dingin” untuk mencerminkan lirik tentang “sterile eyes” dan “shitty wasted day”. Struktur lagunya dibuat repetitif di bagian akhir (chorus loops) untuk mensimulasikan perasaan transendensi—seolah pendengar benar-benar ditarik masuk “ke dalam malam” yang tak berujung.

Filosofi “The Night Dies”

Bagi Tom DeLonge, kematian malam (saat fajar tiba) seringkali merupakan momen yang menakutkan karena manusia harus kembali ke realitas yang menjemukan. Lagu ini membalikkan logika tersebut: justru saat malam berakhir, sang narator akan membawa pasangannya ke “tempat tak dikenal” yang lebih permanen daripada sekadar mimpi sesaat.

Vokal & Atmosfer

Vokal Tom di lagu ini menggunakan layering yang lebih halus, menciptakan efek gema yang memberikan dimensi “luas”. Hal ini bertujuan agar lagu terasa seperti sebuah bisikan penuntun (guide) di tengah kegelapan, selaras dengan tema “penerangan di tengah kegelapan” yang selalu menjadi inti dari diskografi Angels & Airwaves.