Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Sebuah eksplorasi tentang ketegangan antara rasa takut dan keinginan, di mana guncangan emosional terasa seperti gempa bumi yang melumpuhkan namun memabukkan.
Lagu ini menonjolkan groove yang kental dengan sinkopasi drum dan bass yang dinamis, memberikan nuansa dark dance-rock.
[Intro/Verse]:
Bm – G – D – A
[Chorus]:
G D
Meet me here half way
A Bm
Across elation
G D
I get off this way
A
When I’m in love
| Simbol / Frasa | Penjelasan Analitis |
|---|---|
| “Tremors” (Guncangan) | Mewakili ketidakstabilan fisik yang disebabkan oleh adrenalin dan ketertarikan. Guncangan ini adalah respon tubuh terhadap sesuatu yang menakutkan sekaligus diinginkan. |
| “Eyes have ferried my nightmares” | Paradoks kenyamanan. Seseorang yang sangat dicintai bisa menjadi “kapal” yang membawa narator melewati ketakutannya, meskipun orang tersebut juga bisa menjadi sumber racun (“eyes are poison”). |
| “Crucifix hung on my neck” | Simbol perlindungan spiritual atau moral di tengah godaan yang terasa gelap. Menunjukkan perjuangan narator untuk tetap “suci” atau waras saat menghadapi obsesi. |
| “I feel like dying” | Hiperbola untuk intensitas emosi. Kematian di sini bukan akhir kehidupan, melainkan hilangnya ego saat menyerah sepenuhnya pada perasaan cinta yang meluap. |
Dalam memproduksi “Tremors”, Tom DeLonge dan Ilan Rubin ingin menciptakan lagu yang memiliki “ayunan” (swing) yang berbeda dari lagu AVA sebelumnya. Mereka menggabungkan synthesizer yang kasar dengan ketukan drum yang hampir terdengar seperti musik hip-hop tahun 90-an yang dipadukan dengan rock alternatif. Tujuannya adalah menciptakan efek fisik “tremor” melalui frekuensi bass yang rendah dan konstan.
Lagu ini menunjukkan kematangan kolaborasi Tom dan Ilan. Ilan merekam semua instrumen kecuali vokal, memberikan struktur musikal yang jauh lebih padat dan teknis. Tom DeLonge mengakui bahwa “Tremors” adalah salah satu lagu di mana ia paling berani mengeksplorasi lirik yang lebih “berani” (risqué) dibandingkan standar puitisnya yang biasanya lebih ke arah antariksa.
Secara naratif, “Tremors” mewakili momen pertemuan yang penuh tegangan dalam cerita *Poet Anderson*. Suasana “nightmares to sleep” dan “sharpened teeth” mempertegas estetika noir dan fantasi gelap dunia mimpi yang sedang dibangun. Ini adalah lagu tentang pengejaran dan keinginan di tempat di mana aturan moral seringkali menjadi kabur.
Istilah “Elation” (kegembiraan yang meluap) digunakan Tom untuk menggambarkan puncak pengalaman manusia. Berada di “seberang elation” berarti berada di ambang sesuatu yang luar biasa besar. Tom ingin pendengar merasakan euforia yang sama dengan yang ia rasakan saat mengeksplorasi batas-batas kreativitas baru di album ini.