Makna dan lirik lagu All Of This Blink182

Makna Lagu All Of This – Blink182

All Of This

Blink-182 (feat. Robert Smith)
Dari Album “Blink-182” (2003)

Sebuah kolaborasi yang tak terduga dengan Robert Smith dari The Cure, mengeksplorasi rasa sakit obsesif, ketidakmampuan untuk move on, dan penerimaan pasrah untuk “digunakan” oleh seseorang yang dicintai[citation:1][citation:2][citation:5].




Lirik & Terjemahan

Verse 1 (Robert Smith)
With all of this I know now, everything inside of my head
Dengan semua yang kini kuketahui, segala hal di dalam kepalaku

It all just goes to show how nothing I know changes me at all
Semuanya hanya menunjukkan bagaimana tak ada yang kuketahui mengubahku sama sekali

Pre-Chorus (Robert Smith)
Again, I wait for this to change instead to tear the world in two
Lagi, kutunggu ini berubah alih-alih merobek dunia menjadi dua

Another night with her, but I’m always wanting you
Malam lagi bersamanya, tapi aku selalu menginginkanmu

Chorus (Tom DeLonge & Robert Smith)
Use me, Holly, come on and use me (We know where we go)
Gunakan aku, Holly, ayolah dan gunakan aku (Kami tahu kemana kami pergi)

Use me, Holly, come on and use me (We go where we know)
Gunakan aku, Holly, ayolah dan gunakan aku (Kami pergi ke tempat yang kami kenal)

Verse 2 (Robert Smith)
With all of this I feel now, everything inside of my heart
Dengan semua yang kini kurasakan, segala hal di dalam hatiku

It all just seems to be how nothing I feel pulls at me at all
Semuanya tampaknya bagaimana tak ada yang kurasakan menarikku sama sekali

Pre-Chorus (Robert Smith)
Again, I wait for this to pull apart, to break my time in two
Lagi, kutunggu ini terpisah, mematahkan waktuku menjadi dua

Another night with her, but I’m always wanting you
Malam lagi bersamanya, tapi aku selalu menginginkanmu

Chorus (Tom DeLonge & Robert Smith)
Use me, Holly, come on and use me (We know where we go)
Gunakan aku, Holly, ayolah dan gunakan aku (Kami tahu kemana kami pergi)

Use me, Holly, come on and use me (We go where we know)
Gunakan aku, Holly, ayolah dan gunakan aku (Kami pergi ke tempat yang kami kenal)

Bridge & Outro (Robert Smith)
Puncak Obsesi: Bagian bridge dan outro ini adalah klimaks dari pengakuan ketergantungan emosional. Narator sepenuhnya menyerah pada obsesinya, mengakui bahwa “dia” adalah satu-satunya yang dibutuhkan, diimpikan, dan selalu diinginkan[citation:1][citation:9].
She’s all I need, she’s all I dream, she’s all I’m always wanting
Dia semua yang kubutuhkan, dia semua yang kumimpi, dia semua yang selalu kuinginkan

She’s all I need, she’s all I dream, she’s all I’m always wanting you
Dia semua yang kubutuhkan, dia semua yang kumimpi, dia semua yang selalu kuinginkan (kamu)

I’m always wanting you
Aku selalu menginginkanmu

I’m always wanting you
Aku selalu menginginkanmu

Oh, again I wait for this to fill the hole, to shake the sky in two
Oh, lagi kutunggu ini mengisi kekosongan, mengguncang langit menjadi dua

Another night with her, but I’m always wanting you
Malam lagi bersamanya, tapi aku selalu menginginkanmu

“Another night with her, but I’m always wanting you” – Siklus Obsesi yang Tak Terputus[citation:1][citation:9]

Move On
0%

Ketergantungan Total
100%

Struktur & Chord

STRUKTUR: Intro (dari “Easy Target”) – Verse 1 – Pre-Chorus – Chorus – Verse 2 – Pre-Chorus – Chorus – Bridge – Chorus – Outro
DURASI: 4:40 menit[citation:2]

KUNCI: A Mayor[citation:2]
TEMPO: 112 BPM (Moderat, Common Time)[citation:2]
RENTANG VOKAL: A3 hingga C#5[citation:2]

Gaya: Lagu pop bergothic dengan penggunaan strings dan efek gitar untuk menciptakan atmosfer murung[citation:2].

Hubungan dengan “Easy Target”:
Lagu ini merupakan kelanjutan langsung dari lagu sebelumnya di album, “Easy Target”[citation:5]. Melodi gitar intro “All Of This” “meleleh” dari outro “Easy Target”[citation:8]. Kedua lagu menceritakan kisah yang sama tentang Holly, namun dengan perspektif dan energi musik yang berbeda[citation:5][citation:9].

Fender Bass VI: Mark Hoppus menggunakan Fender Bass VI 1963 (model enam senar seperti gitar tapi disetel satu oktaf lebih rendah) yang dimainkan tanpa amplifier, disambungkan langsung ke papan mixer[citation:1]. Instrumen yang sama digunakan The Cure di lagu “Push”[citation:2].

Analisis Makna

Lagu “All Of This” adalah studi mendalam tentang psikologi korban cinta yang trauma dan ketergantungan emosional. Ini bukan lagu cinta biasa, melainkan lagu tentang obsesi, penerimaan akan perlakuan buruk, dan ketidakmampuan untuk melepaskan diri meski rasionalitas mengetahui yang terbaik[citation:1].

Tema Psikologis Bukti dari Lirik Analisis
Paralisis Kognitif-Emosional “…nothing I know changes me at all” & “…nothing I feel pulls at me at all” Pemisahan total antara pengetahuan rasional (“tahu dia menyakitiku”) dan perasaan emosional (“tapi tetap menginginkannya”). Pengetahuan tidak mengubah perasaan sama sekali[citation:1][citation:9].
Masochisme Emosional “Use me, Holly, come on and use me” Permohonan untuk diperlakukan sebagai alat, tanda penerimaan total peran sebagai “korban” dalam dinamika hubungan yang tidak sehat. Ini adalah puncak dari ketidakberdayaan[citation:1][citation:9].
Double Life & Ketidakjujuran “Another night with her, but I’m always wanting you” Metafora untuk hidup dalam dua dunia: secara fisik bersama seseorang (“her”), tetapi secara mental dan emosional sepenuhnya terikat pada orang lain (“you”/Holly)[citation:1][citation:9].
Obsesi sebagai Identitas “She’s all I need, she’s all I dream…” Obsesi telah menjadi pusat eksistensi narator. Dia bukan lagi dirinya sendiri; identitasnya sekarang didefinisikan sepenuhnya oleh keinginannya terhadap “dia”[citation:9].

“Use Me”: Antara Pasrah dan Kekuatan

Frasa “Use me” (Gunakan aku) adalah inti dari lagu ini dan mengandung paradoks:

  • Bentuk Pasrah Tertinggi: Mengakui kekalahan total dan menyerahkan kendali diri kepada orang lain.
  • Bentuk Kekuatan Tersembunyi: Dengan secara sadar memilih untuk “digunakan”, narator sebenarnya mengambil kendali atas situasi tersebut. Ini adalah satu-satunya kekuatan yang tersisa baginya[citation:9].
  • Upaya Menghubungi: “Use me” juga bisa jadi adalah satu-satunya cara agar dia tetap berarti dan terhubung dengan Holly, meski itu berarti menjadi alat.
Dinamika Tidak Sehat: Lagu ini menggambarkan pola hubungan yang sangat tidak sehat dan beracun. Bukan sebagai panduan, melainkan sebagai eksplorasi artistik tentang kompleksitas psikologi manusia saat terjebak dalam siklus emosional yang merusak.

Konteks & Analisis

Album
Blink-182 (Untitled)

Tahun Rilis
2003

Durasi
4:40

Penulis Lagu
Blink-182, Robert Smith[citation:2]

Produser
Jerry Finn[citation:2]

Genre
Gothic-Pop, Alternative Rock[citation:2]

Proses Kolaborasi dengan Robert Smith

Awalnya, Blink-182 ragu Robert Smith akan mau berkolaborasi mengingat reputasi mereka di masa lalu yang cenderung jorok dan tidak serius[citation:1][citation:5]. Namun, Robert Smith justru memberikan respon yang mendukung: “Nobody knows what kind of songs you are going to write in the future and nobody knows the full potential of any band”[citation:1][citation:2][citation:5].

Robert Smith sendiri mengaku awalnya bingung bagaimana bisa cocok dengan sound Blink, tetapi setelah mendengar demo album “Untitled”, ia terkesan[citation:2][citation:5]. Untuk memutuskan, ia bertanya pada keponakan remajanya yang berkata kolaborasi itu akan “so f**king cool“[citation:8]. Vokal Smith tiba di menit-menit terakhir sebelum master album harus dikirim ke pabrik, membuat band “jumping for joy” saat mendengarnya[citation:2].

Robert Smith tentang Blink-182: “I think they suffer in a way that we [the Cure] suffered in that people weren’t allowing them to become something else. If another band put that new CD out as their first album, people would go crazy.”[citation:2][citation:5]

Video Klip yang Tidak Pernah Terwujud

“All Of This” sempat dipertimbangkan sebagai single kelima dari album[citation:1][citation:2]. Rencananya, video klipnya akan disutradarai oleh M. Night Shyamalan (sutradara “The Sixth Sense”). Shyamalan mengatakan: “I love this song. Almost did a video for this. It would have been about vampires“[citation:1][citation:5]. Semua rencana ini akhirnya batal setelah Blink-182 menyatakan “indefinite hiatus” (istirahat tidak tentu waktu) pada Februari 2005[citation:2].

Tanggapan Kritikus

  • Entertainment Weekly: Menyebutnya “haunting paean to lost love” (pujian menghantui untuk cinta yang hilang)[citation:2].
  • The Village Voice: Menyebut lagu ini “shuffling, string-gilded slow burner” dan berpendapat Robert Smith “has more presence than both of Blink’s singers combined“[citation:2].
  • Alternative Press: Menganggap lagu ini mengingatkan pada album The Cure “Seventeen Seconds“[citation:2].
Fakta Album: Lagu “I Miss You” di album yang sama juga terinspirasi secara musikal oleh lagu The Cure “The Love Cats”[citation:5]. Album “Untitled” menandai titik balik artistik Blink-182 ke arah yang lebih gelap, kompleks, dan dewasa.