Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Sebuah pengakuan jujur tentang ketakutan akan komitmen (“commitment issues”) dan ketidaksinkronan emosi dalam hubungan remaja.
Lagu ini dimainkan dengan tempo cepat khas skate-punk 90an (sekitar 160-170 BPM). Gunakan Power Chords.
Tuning: Standard (E A D G B e)
Verse Riff (Power Chords):
B5 A5
When you talk about tomorrow
E5 F#5
I’m not sure about today
Chorus:
E5 F#5 G#5 A5
Sometimes I don’t feel…
E5 F#5 A5
The same way as you feel…
Bridge (Running Around):
A5 B5 E5
It always seems like I’m running around…
Judul “Cacophony” berarti suara sumbang yang keras. Ini melambangkan kekacauan pikiran narator saat dihadapkan pada tuntutan hubungan yang serius.
Lagu “Cacophony” adalah representasi sempurna dari kecemasan pria remaja terhadap komitmen.
| Tema Psikologis | Bukti dari Lirik | Analisis |
|---|---|---|
| Gamophobia | “Words like forever, they scare the shit out of me” | Ketakutan irasional terhadap pernikahan atau komitmen jangka panjang. Kata “selamanya” menjadi pemicu panik. |
| Ketimpangan Perasaan | “Sometimes I don’t feel the same way as you feel” | Pengakuan jujur (namun menyakitkan) bahwa intensitas cinta tidak seimbang. Pasangan lebih serius daripada narator. |
| Disorientasi | “When you talk about tomorrow, I’m not sure about today” | Ketidakmampuan merencanakan masa depan karena masa kini pun terasa membingungkan (Living in the moment vs Future planning). |
| Penyesalan/Siklus | “Running around around” | Perasaan terjebak dalam pola perilaku yang sama—menghindar, lari, dan kembali bingung. |
Lagu ini tidak bercerita tentang suara bising musik, melainkan kebisingan di dalam kepala:
Dirilis tahun 1995, lagu ini menangkap esensi Blink-182 sebelum mereka terkenal secara global: cepat, melodik, namun kasar.
Baris “Words like forever, they scare the shit out of me” sering dianggap sebagai salah satu lirik paling jujur dan *relatable* bagi remaja laki-laki di era tersebut. Ini menjadi antitesis dari lagu cinta pop mainstream yang selalu menjanjikan keabadian.