Sebuah eksplorasi tentang trauma internal, perjuangan melawan kesehatan mental, dan pengakuan akan ketidakmampuan untuk kembali ke masa lalu yang rusak.
Maybe I’m a fool for this, couldn’t climb out of my own coffin
Mungkin aku bodoh karena ini, tak bisa keluar dari peti matiku sendiri
Fair to say I can’t go back, can’t go back
Cukup adil untuk mengatakan aku tak bisa kembali
Train wreck that I can’t stop watching
Kecelakaan kereta yang tak bisa berhenti kutonton
Verse 2
Standing on the shoulders of giants
Berdiri di atas bahu para raksasa
We will never let them divide us
Kami takkan pernah membiarkan mereka memecah belah kita
“Couldn’t climb out of my own coffin” – Simbol rasa terjebak.
Struktur & Chord
Tempo: Fast Punk (±175 BPM). Lagu ini menggunakan energi khas Blink namun dengan tekstur gitar yang lebih modern dan gelap.
VERSE: C#m – A – E – B
CHORUS: AE
Maybe I’m a fool for this BC#m
Couldn’t climb out of my own coffin AEB
Fair to say I can’t go back
Analisis Psikologis
Lagu ini menonjolkan sisi introspektif dari reuni Blink-182. “Can’t Go Back” bukan sekadar tentang waktu, tapi tentang kondisi mental.
Monsters & Anxiety: Personifikasi dari depresi dan gangguan kecemasan yang terus “memangsa” energi narator.
Train Wreck: Metafora untuk kehidupan yang hancur namun narator merasa terobsesi atau tidak berdaya untuk memalingkan muka.
Shoulders of Giants: Penghormatan kepada pengaruh musik dan persahabatan mereka yang kuat yang memungkinkan mereka bertahan meski ada “shame and violence”.