There isn’t god in our religion, it’s like he’s not even there
Tidak ada tuhan dalam keyakinan kita, seolah Dia tidak ada di sana
Chorus
Modern Angst: “Landline, not a lifeline” adalah metafora cerdas tentang merasa kuno dan tidak berguna.
Broken and pathetic, maybe it’s genetic
Hancur dan menyedihkan, mungkin ini faktor genetik
I’m a landline, not a lifeline (Cut me off)
Aku hanyalah telepon kabel, bukan tali penyelamat (Putuskan aku)
Call me overrated, I should be sedated
Sebut aku berlebihan, aku seharusnya dibius saja
Verse 2
You got me feeling so pathetic, like I don’t go with your aesthetic
Kamu membuatku merasa sangat menyedihkan, seolah aku tak cocok dengan estetikamu
I swear to God you only love me when I’m leaving
Aku bersumpah demi Tuhan kamu hanya mencintaiku saat aku pergi
Bridge
Barely holding on, why don’t you cut me off
Nyaris tak mampu bertahan, kenapa tidak kau putuskan saja aku
Can’t you see I’m gone, need you to cut me off!
Tidakkah kau lihat aku sudah hilang, butuh kau untuk memutuskan aku!
Analisis Metafora
Lagu ini penuh dengan perumpamaan tentang kegagalan fungsional diri.
Istilah
Makna Psikologis
“Landline, not a lifeline”
Telepon kabel (landline) melambangkan sesuatu yang tertinggal zaman dan statis, kontras dengan “lifeline” yang berarti bantuan darurat atau pemberi harapan.
“Maybe it’s genetic”
Perasaan putus asa yang begitu dalam hingga narator merasa kerusakan mentalnya adalah bawaan lahir yang tidak bisa diperbaiki.
“Go with your aesthetic”
Kritik modern terhadap bagaimana hubungan seringkali hanya dijadikan “aksesori” sosial daripada koneksi emosional yang tulus.
“Should be sedated”
Referensi klasik ke punk rock (Ramones) yang menunjukkan keinginan untuk mati rasa agar tidak merasakan sakit hati lagi.
Detail Lagu
Album
ONE MORE TIME…
Durasi
2:07
Tempo
Fast (Upbeat Punk)
Vokal
Mark Hoppus
Lagu ini memiliki kemiripan struktur dengan era Untitled (2003), memadukan lirik gelap dengan ritme drum Travis Barker yang sangat dinamis.