Lirik & Terjemahan
Dinamika Vokal Khas
Lagu ini menampilkan pola vokal khas Blink-182 era *Enema*: Tom DeLonge di verse dengan vokal lebih “sengau”, dan Mark Hoppus di bridge dengan vokal bass yang lebih smooth, menciptakan kontras yang sempurna.
Verse 1 (Tom)
Got a lotta heartache, he’s a fuckin’ weasel
Banyak rasa sakit hati, dia brengsek seperti musang
His issues make my mind ache, wanna make a deal
Masalahnya membuat pikiranku sakit, ingin membuat kesepakatan
‘Cause I love your little motions you do with your pigtails
Karena aku suka gerakan kecilmu dengan kuncir kudamu
What a nice creation, worth another night in jail
Wah, ciptaan yang indah, pantas untuk semalam lagi di penjara
Chorus (Tom)
He’s a player, diarrhea giver
Dia playboy, pemberi diare (penyakit/sumber masalah)
Tried to grow his hair out, friends were listening to Slayer
Dia coba panjangin rambut, teman-temannya mendengarkan Slayer
I would like to find him Friday night
Aku ingin menemukannya Jumat malam
Hanging out with Mom and trying on his father’s tights
Nongkrong bersama Ibunya dan mencoba celana ketat ayahnya
Post-Chorus / Refleksi (Tom)
Puncak Frustasi: Bagian ini mencampur kesedihan, penyerahan diri, dan pernyataan misoginis yang lebih mencerminkan rasa sakit daripada keyakinan sebenarnya.
Life just sucks, I lost the one
Hidup memang menyebalkan, aku kehilangan dia
I’m giving up, she found someone
Aku menyerah, dia menemukan orang lain
There’s plenty more, girls are such a drag
Masih banyak yang lain, cewek-cewek begitu menyebalkan
Verse 2 (Tom)
So all you little ladies, be sure to choose the right guys
Jadi untuk kalian para gadis, pastikan memilih pria yang tepat
You’ll come back to me maybe, I’ll shower you with lies
Kalian mungkin akan kembali padaku, aku akan membanjirimu dengan kebohongan
Got a lotta heartache, he’s a fucking weasel
Banyak rasa sakit hati, dia brengsek seperti musang
Decisions make my mind ache, wanna make a deal
Keputusan membuat pikiranku sakit, ingin membuat kesepakatan
Bridge (Mark)
Ease away the problems and the pain
Redakan masalah dan rasa sakitnya
The girl will chose the guy that makes you wanna kick and scream
Si gadis akan memilih pria yang membuatmu ingin menendang dan berteriak
All along, you wish that she would stay
Selama ini, kau berharap dia akan tetap tinggal
Fuck the guy that took her and ran away, and
Persetan pria yang membawanya pergi dan kabur
Chorus (Reprise) & Outro (Tom)
He’s a player, diarrhea giver…
(Chorus diulang)
Fuck this place, I lost the war
Persetan tempat ini, aku kalah perang
I hate you all, your mom’s a whore
Aku benci kalian semua, ibumu pelacur
Where’s my dog? ‘Cause girls are such a drag
Di mana anjingku? Karena cewek-cewek begitu menyebalkan
“He’s a player, diarrhea giver” – Metafora Kasar untuk Pria yang Menyebarkan Masalah dan Rasa Sakit.
Struktur & Chord
Produksi Jerry Finn
Di bawah produksi legendaris Jerry Finn, lagu ini memiliki sound yang lebih “bersih” dan powerful dibanding album Blink sebelumnya, meski tetap mempertahankan energi mentahnya.
STRUKTUR: Intro – Verse 1 – Chorus – Post-Chorus – Verse 2 – Bridge – Chorus – Outro
Tuning: Standar (E A D G B e)
Intro Riff & Verses (Tom):
[Palm-muted E5] [G5] [A5]
Got a lotta heartache, he’s a fuckin’ weasel…
Chorus (Powerful Distortion):
[A5] [C5]
He’s a player, diarrhea giver…
[G5] [A5]
Tried to grow his hair out…
Bridge (Mark – Perubahan Dinamik):
[C5] [G5]
Ease away the problems…
[D5] [A5]
The girl will chose the guy…
Pola Drum Khas Travis: Intro lagu ini terkenal dengan fill drum Travis Barker yang cepat dan kompleks, menandai debutnya yang energik bersama band.
Teknik Vokal & Lirik
- Vokal Tom: Lebih terdistorsi dan bernada tinggi, menyampaikan kemarahan dan histeria.
- Vokal Mark: Lebih rendah dan stabil di bridge, memberikan momen reflektif sebelum kembali ke kekacauan.
- Lirik: Menggunakan humor ofensif (“diarrhea giver”, “your mom’s a whore”) sebagai katarsis untuk rasa sakit dan kecemburuan.
Analisis Makna
Katarsis melalui Vulgaritas
“Dysentery Gary” bukan lagu cinta yang sedih, melainkan teriakan kemarahan yang tidak terfilter. Vulgaritas di sini berfungsi sebagai katup pelepas tekanan emosional.
Lagu “Dysentery Gary” adalah studi kasus tentang kecemburuan pria yang berubah menjadi kemarahan dan sindiran kasar. Narator terluka, merasa dikalahkan, dan melampiaskannya dengan menghina semua pihak: rivalnya (“weasel”), mantan kekasihnya (“girls are such a drag”), dan bahkan orang tua (“your mom’s a whore”).
| Tema Psikologis |
Bukti dari Lirik |
Analisis |
| Kecemburuan yang Meluas |
“He’s a fucking weasel”, “diarrhea giver” |
Narator mendemonisasi rivalnya, memberinya label kasar untuk menenangkan egonya yang terluka. |
| Kemarahan sebagai Pertahanan |
“I hate you all”, “Fuck this place” |
Rasa sakit batin ditutupi dengan kemarahan eksternal yang menyeluruh. Ini adalah mekanisme pertahanan klasik. |
| Miskinnya Regulasi Emosi |
Lompatan dari “I lost the one” ke “girls are such a drag” |
Alih-alih mengatasi kesedihan, narator menyamaratakan dan merendahkan seluruh gender, menunjukkan ketidakdewasaan emosional. |
| Fantasi Kekerasan & Rasa Rendah Diri |
“I would like to find him… trying on his father’s tights” |
Imajinasi tentang menemukan rival dalam keadaan memalukan adalah bentuk balas dendam pasif sekaligus cerminan rasa tidak aman narator sendiri. |
Siapa “Dysentery Gary”?
Nama tersebut adalah personifikasi dari segala sesuatu yang menjijikkan dan tidak diinginkan:
- Dysentery (Disentri): Penyakit usus parah yang menyebabkan diare berdarah. Metafora untuk pria yang “membawa penyakit/masalah” ke dalam hidup sang gadis dan narator.
- Gary: Nama biasa yang sengaja dipilih agar terasa konyol dan tidak heroik, mengontraskan dengan ego narator yang terluka.
- Kesimpulan: “Dysentery Gary” adalah julukan menghina yang diberikan narator kepada rivalnya, mengurangi pria itu menjadi sekadar “penyakit” yang perlu disingkirkan.
Konteks & Sensitivitas: Lirik seperti “your mom’s a whore” dan “girls are such a drag” adalah produk dari humor shock value dan rasa tidak aman maskulin era late-90s punk. Penting untuk mendengarnya sebagai ekspresi karakter yang terluka, bukan pandangan dunia band.
Konteks & Analisis
Titik Balik Blink-182
Sebagai bagian dari “Enema of the State” (1999), lagu ini berada di puncak transisi Blink-182 dari band skate-punk underground menjadi superstar pop-punk global.
Penulis
Tom DeLonge, Mark Hoppus
Drummer
Travis Barker (Album pertama)
Posisi dalam Album & Warisan
“Dysentery Gary” adalah track ke-4 di “Enema of the State”, mengikuti hit besar “What’s My Age Again?” dan sebelum “Adam’s Song”. Posisinya ini menunjukkan:
- Jembatan Energi: Menjaga momentum energi tinggi album setelah single pop, sebelum lagu yang lebih melankolis.
- Penghubung ke Masa Lalu: Sound dan liriknya lebih kasar dan “snotty” seperti era *Cheshire Cat/Dude Ranch*, menjadi penghubung bagi penggemar lama.
- Showcase untuk Travis: Memberi ruang untuk pola drum kompleks Travis Barker yang menjadi ciri khas baru band.
Dalam Budaya Populer
- Lagu Kultus: Meski bukan single, lagu ini adalah favorit berat di kalangan penggemar lama dan sering dimainkan di konser era 2000-an.
- Referensi “Slayer”: Baris “friends were listening to Slayer” adalah sindiran ramah terhadap subkultur metal, menunjukkan kesadaran diri band akan lingkungan musik mereka.
- Contoh Humor Blink: Lagu ini sering dikutip sebagai contoh sempurna dari kemampuan Blink menggabungkan melody catchy dengan lirik yang sengaja kekanak-kanakan dan ofensif.
“Dysentery Gary” adalah tentang rasa cemburu yang tidak sehat dan keinginan untuk balas dendam yang kekanak-kanakan. Itu adalah sisi gelap dari putus cinta yang jarang diungkapkan dengan begitu jujur dan kasar dalam lagu pop-punk.