Makna dan lirik lagu Feeling This Blink182

Makna Lagu Feeling This – Blink182

Feeling This

Blink-182
Dari Album “Blink-182” (Self-Titled, 2003)

Eksplorasi kompleks tentang hasrat fisik dan kerentanan emosional, direpresentasikan melalui dialog vokal dualistik yang inovatif.




Lirik & Terjemahan

Intro & Verse 1 (Vokal Dual)
Vokal Utama (Tom): Ekspresi hasrat fisik langsung. Vokal Latar (Mark): Refleksi emosional berulang “I’m feelin’ this!”.
I got no regret right now
Aku tak punya penyesalan sekarang

(I’m feelin’ this!)
(Aku merasakan ini!)

The air is so cold and null
Udara begitu dingin dan hampa

(I’m feelin’ this!)
(Aku merasakan ini!)

Let me go in her room
Biarkan aku masuk ke kamarnya

(I’m feelin’ this!)
(Aku merasakan ini!)

I wanna take off her clothes
Aku ingin membuka bajunya

(I’m feelin’ this!)
(Aku merasakan ini!)

Show me the way to bed
Tunjukkan aku jalan ke tempat tidur

(I’m feelin’ this!)
(Aku merasakan ini!)

Show me the way you move
Tunjukkan caramu bergerak

(I’m feelin’ this!)
(Aku merasakan ini!)

Fuck it, it’s such a blur
Persetan, ini begitu buram

(I’m feelin’ this!)
(Aku merasakan ini!)

I love all the things you do
Aku mencintai semua yang kau lakukan

(I’m feelin’ this!)
(Aku merasakan ini!)

Bridge 1 (Vokal Mark)
Kontras Emosional: Bagian ini memperkenalkan nada melankolis yang kontras dengan hasrat fisik di verse sebelumnya.
Fate fell short this time
Takdir jatuh kali ini

Your smile fades in the summer
Senyummu memudar di musim panas

Place your hand in mine
Letakkan tanganmu di tanganku

I’ll leave when I wanna
Aku akan pergi saat aku mau

Verse 2 (Vokal Dual)
Where do we go from here?
Ke mana kita pergi dari sini?

Turn all the lights down now
Matikan semua lampu sekarang

Smiling from ear to ear
Tersenyum lebar

(I’m feelin’ this!)
(Aku merasakan ini!)

Our breathing’s got too loud
Napas kita menjadi terlalu keras

(I’m feelin’ this!)
(Aku merasakan ini!)

Show me the bedroom floor
Tunjukkan lantai kamar tidur

(I’m feelin’ this!)
(Aku merasakan ini!)

Show me the bathroom mirror
Tunjukkan cermin kamar mandi

(I’m feelin’ this!)
(Aku merasakan ini!)

We’re taking this way too slow
Kita terlalu pelan mengambil ini

(I’m feelin’ this!)
(Aku merasakan ini!)

Take me away from here
Bawa aku pergi dari sini

(I’m feelin’ this!)
(Aku merasakan ini!)

Bridge (Diulang)
Fate fell short this time…
(Diulang dua kali)

Extended Bridge (Vokal Mark)
Inti Emosional: Bagian ini adalah inti dari tema lagu—refleksi pasca-putus yang penuh penyesalan dan kerinduan.
This place was never the same again after you
Tempat ini tak pernah sama lagi setelah kau

Came and went, how could you say you meant anything
Datang dan pergi, bagaimana kau bisa bilang kau berarti sesuatu

Different to anyone standing alone on the
Yang berbeda untuk siapa pun berdiri sendiri di

Street with a cigarette on the first night we met
Jalanan dengan sebatang rokok di malam pertama kita bertemu

Look to the past and remember and smile
Melihat ke masa lalu dan mengingat dan tersenyum

And maybe tonight I can breathe for a while
Dan mungkin malam ini aku bisa bernapas sebentar

I’m not in this scene, I think I’m falling asleep
Aku tidak di adegan ini, kurasa aku tertidur

But then all that it means is I’ll always be dreaming of you
Tapi artinya semua itu adalah aku akan selalu memimpikanmu

Outro (Harmoni Vokal Kompleks)
Vokal Berlapis: Mark menyanyikan lirik utama bridge, sementara Tom menambahkan vokal latar “So lost and disillusioned” dan “Are we alone? Do you feel it?” yang tumpang tindih.
Fate fell short this time
Takdir jatuh kali ini

(So lost and disillusioned)
(Sangat tersesat dan kecewa)

Your smile fades in the summer
Senyummu memudar di musim panas

(Are we alone? Do you feel it?)
(Apakah kita sendirian? Apa kau merasakannya?)

(Diulang dengan variasi vokal latar hingga fade out)

“Fate fell short this time” vs “I’m feelin’ this!” – Dualitas antara Resignasi Melankolis dan Hasrat Fisik yang Spontan

Struktur & Chord

STRUKTUR UNIK: Intro (Sample) – Verse 1 (Dual Vocal) – Bridge 1 – Verse 2 (Dual) – Bridge 2x – Extended Bridge – Outro (Vokal Berlapis)

Tuning: Standar (E A D G B e)

Intro & Verses:
[Em] [C]
I got no regret right now…
[G] [D]
The air is so cold and null…

Bridge (“Fate fell short…”):
[C] [G]
Fate fell short this time
[D] [Em]
Your smile fades in the summer

Extended Bridge:
[Am] [C]
This place was never the same again after you…
[G] [D]
Came and went, how could you say…

Pola Drum Inovatif: Travis Barker menggunakan pola drum yang lebih kompleks dengan hi-hat terbuka dan fill yang kreatif, jauh dari pola punk tradisional album sebelumnya.

Teknik Vokal & Produksi

  • Vokal Dual: Tom (lebih tinggi, terdistorsi) dan Mark (lebih rendah, clean) direkam terpisah lalu digabungkan, menciptakan dialog.
  • Vokal Berlapis: Outro menampilkan 3+ lapis vokal yang tumpang tindih (Mark utama, Tom latar, harmoni).
  • Sample Intro: Teriakan “Get ready for action!” dari rekaman latihan militer, menciptakan ketegangan sebelum lagu dimulai.
  • Dynamic Range: Lagu memiliki perbedaan dinamis ekstrem antara bagian keras (verse) dan lebih lembut (bridge).

Analisis Makna

Lagu “Feeling This” adalah studi tentang dualitas pengalaman manusia, khususnya dalam konteks hubungan intim dan kehilangan. Melalui struktur vokal yang inovatif, lagu ini secara harfiah memisahkan dua perspektif yang bertentangan: hasrat fisik yang spontan (Tom) dan kerinduan emosional yang reflektif (Mark).

Perspektif & Tema Bukti dari Lirik & Struktur Analisis
Hasrat Fisik (Tom) “I wanna take off her clothes”, “Show me the way to bed” diiringi teriakan “I’m feelin’ this!” Mewakili pengalaman langsung, spontan, dan sensual. Vokal yang terdistorsi mencerminkan intensitas dan “keburaman” momen tersebut.
Refleksi Emosional (Mark) “Fate fell short this time”, “This place was never the same again after you…” Mewakili pikiran pasca-fakta, penyesalan, dan kesadaran akan kehilangan. Vokal yang lebih bersih dan melodius menandakan kejelasan dan kesedihan.
Kontras Waktu Verse: Present tense (“I got no regret right now”) vs Bridge: Past tense (“Your smile fades”) Membedakan antara pengalaman langsung (present) dan memori/refleksi (past). Pertanyaan “Where do we go from here?” menjadi jembatan antara keduanya.
Ambivalensi & Kontrol “I’ll leave when I wanna” vs “Take me away from here” Menunjukkan konflik antara keinginan untuk kontrol (“aku yang menentukan”) dan keinginan untuk melarikan diri (“bawa aku pergi”).

Arsitektur Emosional: Bagaimana Struktur Mencerminkan Makna

Lagu ini dibangun seperti gelombang emosi yang naik turun:

  • Gelombang 1 (Verse 1 + Bridge): Puncak hasrat → Jatuh ke realisasi melankolis (“Fate fell short”).
  • Gelombang 2 (Verse 2 + Bridge 2x): Hasrat kembali dengan intensitas lebih tinggi (“breathing’s got too loud”) → Jatuh lebih dalam ke refleksi yang diulang.
  • Puncak Emosional (Extended Bridge): Refleksi paling jernih dan personal dari Mark tentang kehilangan permanen.
  • Resolution/Outro: Dua perspektif akhirnya bergabung secara vokal tetapi tetap liriknya terpisah, menciptakan harmoni yang disonansi—mewakili penerimaan bahwa kedua pengalaman ini (hasrat dan kerinduan) selalu ada bersamaan.
Makna Judul: “Feeling This” adalah frase yang ambigu. Bisa berarti “benar-benar merasakan momen ini” (perspektif Tom) atau “terjebak dalam perasaan ini” (perspektif Mark). Ambiguity ini adalah inti dari lagu.

Konteks & Analisis

Album
Blink-182 (Self-Titled/Untitled)

Tahun Rilis
2003

Produser
Jerry Finn

Posisi di Album
Track 1 (Pembuka)

Signifikansi dalam Diskografi Blink-182

“Feeling This” berfungsi sebagai “pernyataan artistik” untuk album baru mereka:

  • Pembuka yang Berani: Memulai album dengan sample militer dan ledakan drum langsung mengumumkan bahwa ini bukan Blink-182 yang sama.
  • Pameran Kematangan: Lirik yang lebih kompleks dan struktur lagu yang tidak konvensional menunjukkan perkembangan songwriting yang signifikan.
  • Kolaborasi Vokal Ideal: Memperbaiki formula dual-vokal mereka dari sekadar “verse Tom, chorus Mark” menjadi dialog yang lebih terintegrasi dan bermakna.
  • Jembatan Antara Era: Mempertahankan energi punk mereka sambil memperkenalkan kompleksitas musik baru, menjembatani penggemar lama dan baru.

Warisan & Pengaruh

  • Lagu Konser Wajib: Menjadi pembuka konser yang ikonik selama tur 2003-2004 dan tetap menjadi favorit penggemar hingga sekarang.
  • Eksperimen yang Berhasil: Keberhasilan lagu ini memberi band kepercayaan diri untuk bereksperimen lebih jauh di album yang sama (seperti “I Miss You” dan “Stockholm Syndrome”).
  • Pengaruh pada Pop-Punk: Memperkenalkan struktur lagu dan teknik produksi yang lebih ambisius ke dalam genre, menginspirasi band lain untuk melampaui formula tiga-chord.
  • Lagu Definisi: Banyak dianggap sebagai lagu yang paling mewakili “era matang” Blink-182 dan kemampuan mereka untuk menyeimbangkan aksesibilitas pop dengan kedalaman artistik.
“Feeling This adalah deklarasi niat kami. Kami ingin menunjukkan dari detik pertama bahwa kami telah berubah, telah tumbuh, tetapi masih memiliki energi itu di intinya.” — Refleksi tentang lagu sebagai pembuka album transformatif.