Lirik & Terjemahan
Manifesto Anti-Konformitas
Lagu ini adalah deklarasi kemerdekaan dari remaja yang menolak untuk mengikuti norma-norma sosial yang dipaksakan.
Verse 1 – Generasi Gap
Mom and dad, they quite don’t understand it
Ibu dan ayah, mereka sama sekali tidak memahaminya
All the kids, they laugh as if they planned it
Semua anak-anak, mereka tertawa seolah merencanakannya
Why do girls wanna pierce their nose
Mengapa perempuan ingin menindik hidungnya
Mode Pemberontakan: Pakaian robek adalah simbol penolakan terhadap standar kecantikan dan formalitas.
And walk around in torn pantyhose? Oh yeah
Dan berjalan-jalan dengan stoking robek? Oh ya
Verse 2 – Identitas Punk
I like the ones who say they listen to the punk rock
Aku suka mereka yang bilang mereka mendengarkan punk rock
I like the kids who fight against how they were brought up
Aku suka anak-anak yang melawan cara mereka dibesarkan
They hate the trends and think it’s fucked to care
Mereka benci tren dan berpikir itu bodoh untuk peduli
It’s cool when they piss people off with what they wear, oh yeah
Keren ketika mereka membuat orang marah dengan apa yang mereka pakai, oh ya
Chorus – Pertanyaan Retoris
So give me one good reason, why we need to be like them?
Jadi berikan aku satu alasan baik, mengapa kita harus menjadi seperti mereka?
Kids will have fun and offend, they don’t want to, and don’t fit in
Anak-anak akan bersenang-senang dan menyinggung, mereka tidak ingin, dan tidak cocok
Verse 3 – Hierarki Sekolah
Katalog Kebencian: Lirik ini mendaftar semua kelompok sosial di sekolah yang ditolak oleh narator.
Hate the jocks and preps, the hippie fucking scumbags
Benci para atlet dan anak populer, para hippie bajingan sialan
Heavy metalers with their awful pussy hairbands
Pecinta heavy metal dengan ikat rambut cemen yang mengerikan
Counting seconds until we can get away
Menghitung detik hingga kita bisa pergi
Ditching school almost every single day, oh yeah
Membolos sekolah hampir setiap hari, oh ya
Chorus (Reprise)
So give me one good reason, why we need to be like them?
Jadi berikan aku satu alasan baik, mengapa kita harus menjadi seperti mereka?
Kids will have fun and offend, they don’t want to and don’t fit in
Anak-anak akan bersenang-senang dan menyinggung, mereka tidak ingin dan tidak cocok
Outro
So give me one good reason, why we need to be like them?
Jadi berikan aku satu alasan baik, mengapa kita harus menjadi seperti mereka?
Kids will have fun and offend, they don’t want to and don’t fit in
Anak-anak akan bersenang-senang dan menyinggung, mereka tidak ingin dan tidak cocok
“They don’t want to, and don’t fit in” – Penolakan Terhadap Kebutuhan untuk Menyesuaikan Diri
Struktur & Chord
Energi Pop-Punk
“Give Me One Good Reason” memiliki tempo cepat dengan power chords yang agresif, khas sound era TOYPAJ yang sudah lebih terpolish namun tetap energik.
STRUKTUR: Intro – Verse 1 – Verse 2 – Chorus – Verse 3 – Chorus – Outro
Tuning: Standard (E A D G B e)
Tempo: Cepat (sekitar 180 BPM)
Intro/Verse Riff:
A5 E5 D5 G5
(Pattern berulang dengan power chords cepat)
Verse:
A5 E5
Mom and dad, they quite don’t understand it
Chorus:
D5 G5
So give me one good reason, why we need to be like them?
A5 E5
Kids will have fun and offend…
Bridge/Outro:
A5 E5 D5 G5 (diulang dengan intensitas)
Karakteristik Drum: Travis Barker memberikan performa drum yang energik dengan fill yang kompleks namun tetap catchy, menciptakan fondasi yang solid untuk lagu yang penuh amarah ini.
Analisis Makna
Antara Pemberontakan dan Eksklusi
Lagu ini mengeksplorasi paradigma remaja yang menolak norma sosial sambil menciptakan norma mereka sendiri dalam subkultur punk.
Lagu “Give Me One Good Reason” adalah manifesto bagi remaja yang menolak hierarki sosial sekolah dan tekanan untuk konform.
| Tema Sosial |
Bukti dari Lirik |
Analisis |
| Generasi Gap |
“Mom and dad, they quite don’t understand it” |
Pemisahan antara nilai-nilai generasi tua dengan ekspresi identitas generasi muda. Orang tua tidak memahami modifikasi tubuh (piercing) dan fashion sebagai bentuk ekspresi diri. |
| Politik Identitas Remaja |
“Hate the jocks and preps, the hippie fucking scumbags” |
Penolakan terhadap semua kelompok sosial yang mapan di sekolah. Narator menempatkan diri di luar semua kategori yang ada, menciptakan identitas berdasarkan apa yang BUKAN mereka. |
| Estetika sebagai Pemberontakan |
“It’s cool when they piss people off with what they wear” |
Fashion sebagai senjata politik. Tujuan berpakaian bukan untuk terlihat baik, tetapi untuk menantang dan mengganggu norma-norma masyarakat. |
| Penolakan Sistem Pendidikan |
“Ditching school almost every single day” |
Sekolah dilihat sebagai penjara yang menegakkan konformitas. Membolos adalah bentuk perlawanan terhadap institusi yang dipandang menindas. |
Ironi dalam Pemberontakan
Lagu ini mengandung beberapa ironi yang menarik:
- Menolak untuk menyesuaikan diri, tetapi membuat kelompok sendiri: Meski menolak konformitas, mereka menciptakan norma-norma sendiri dalam subkultur punk.
- Membenci semua kelompok, tetapi masih terobsesi dengan mereka: Daftar panjang kelompok yang dibenci menunjukkan bahwa hierarki sosial masih mendominasi pikiran mereka.
- Ingin berbeda, tetapi semua pemberontak terlihat sama: Estetika punk sendiri menjadi seragam dalam keragamannya.
- Menolak sistem, tetapi bergantung padanya untuk didefinisikan: Identitas mereka dibangun sebagai reaksi terhadap apa yang mereka tolak.
Filosofi Inti: “Give me one good reason” adalah tantangan terhadap otoritas dan norma sosial. Jika tidak ada alasan yang baik untuk mengikuti aturan, maka aturan tersebut tidak valid. Ini adalah prinsip dasar anarkisme remaja.
Konteks & Analisis
Era 2001 – Puncak Pop-Punk
“Take Off Your Pants and Jacket” dirilis di puncak popularitas Blink-182 dan genre pop-punk. Lagu ini merepresentasikan suara yang lebih matang namun tetap mempertahankan semangat pemberontakan yang menjadi fondasi band.
Posisi dalam Album
Track 8 dari 13
Penulis Lagu
Tom DeLonge, Mark Hoppus
Hierarki Sosial Sekolah dalam Lirik
Lagu ini secara eksplisit menyebut berbagai kelompok sosial di sekolah menengah Amerika:
- Jocks: Atlet, biasanya populer dan memegang kekuasaan sosial
- Preps: Anak-anak populer dari keluarga kaya, terobsesi dengan penampilan dan status
- Hippies: Anak-anak alternatif dengan nilai-nilai perdamaian dan lingkungan
- Heavy Metalers: Penggemar metal dengan estetika khusus (ikat rambut, jaket kulit)
Narator menolak SEMUA kelompok ini, menciptakan identitas sebagai “punk” yang berada di luar semua kategori.
Evolusi Tema dari Album Sebelumnya
Dibandingkan dengan album-album sebelumnya:
- Cheshire Cat (1995): Pemberontakan lebih personal, fokus pada kegagalan romantis
- Dude Ranch (1997): Campuran humor dan introspeksi tentang hubungan
- Enema of the State (1999): Pemberontakan dengan humor dan aksesibilitas pop
- TOYPAJ (2001): Pemberontakan lebih terfokus dan politis, seperti dalam “Give Me One Good Reason”
“Give Me One Good Reason” adalah lagu yang penting karena menangkap esensi pemberontakan remaja dalam bentuknya yang paling murni: penolakan terhadap semua bentuk otoritas, baik dari orang tua, sekolah, maupun hierarki sosial di antara teman sebaya.