Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Sebuah lagu melankolis tentang penggunaan alkohol sebagai pelarian dan perasaan tak bisa move on (mabuk) dari hubungan yang sudah berakhir. Rasa sakit perpisahan terasa seperti *hangover* abadi.
Lagu ini menunjukkan pengaruh produksi modern yang lebih *clean* dan berlapis, khas album *Nine*, sambil mempertahankan dinamika pop-punk yang solid di Chorus.
Tuning: Standard (E A D G B e)
Progression Umum (Mirip Pop Rock modern):
Verse (Lebih pelan, melodik):
Bm – G – D – A
Chorus (Lebih kuat):
D5 – A5 – B5 – G5 (Progresi kuat dan cepat, khas Blink)
D5 A5
It feels like last night you came over
B5 G5
Now I wake up and you’re nowhere
Judul lagu ini adalah metafora yang brilian. *Hangover* (rasa sakit akibat mabuk) disamakan dengan rasa sakit emosional yang tersisa setelah hubungan yang intens berakhir. Sama seperti *hangover* alkohol, rasa sakit ini berulang, membuat sulit untuk fokus, dan memicu penyesalan.
Liriknya mengeksplorasi siklus yang sering terjadi setelah putus: pelarian diri melalui substansi (*bottle for breakfast*, *so wasted*) dan ketidakmampuan untuk mengatasi kehilangan (*still hungover you*). Meskipun secara fisik pergi, kehadiran mantan kekasih (*echo*, *makeup on my pillow*) masih menghantui pikiran narator.
| Tema Utama | Penjelasan Lirik |
|---|---|
| **Mabuk Emosional** | “I’ve got my head hungover you” – Kepala yang sakit dan linglung bukan karena alkohol murni, melainkan karena mantan kekasih masih mendominasi pikiran dan emosi. |
| **Pelarian Diri & Kecanduan** | “Ain’t been sober in a long time” – Menggambarkan pelarian yang terus-menerus dan ketergantungan pada zat untuk mengatasi rasa sakit. |
| **Fantasi vs. Realita** | “It feels like last night you came over / Now I wake up and you’re nowhere” – Kontras tajam antara fantasi di bawah pengaruh alkohol/penyesalan, dan realitas kamar yang kosong. |
| **Penyesalan** | “I was so wasted, I couldn’t see you” – Penyesalan karena mungkin telah melewatkan momen penting atau merusak hubungan karena penyalahgunaan diri sendiri. |
Album *Nine* umumnya memiliki tema yang lebih gelap dan introspektif tentang kesehatan mental, hubungan, dan kecemasan, dan lagu ini merupakan contoh utama dari kejujuran emosional yang baru dalam era Skiba/Hoppus/Barker.
Lagu ini merupakan bagian dari album studio kedelapan (kesembilan jika menghitung *Buddha*) Blink-182. Album *Nine* menunjukkan band yang semakin nyaman dengan formasi Mark/Matt/Travis, menghasilkan musik yang sangat padu dan emosional.