Tom DeLonge membawa kita kembali ke masa di mana punk masih independen sebelum internet mengubah segalanya.
Verse 1
Whatever happened to us since the 90s
Apa yang terjadi pada kita sejak tahun 90-an
When punk was independent, and then it wasn’t
Saat punk masih independen, dan kemudian tidak lagi
Touring in the band when I was only 18
Tur bersama band saat aku masih 18 tahun
Chorus
There’s no fun anymore and nothing to do
Tak ada lagi kesenangan dan tak ada yang bisa dilakukan
No fun anymore, everyone’s bored ‘cause we cut off our wings
Tak asik lagi, semua orang bosan karena kita memotong sayap kita sendiri
No fun anymore, and everything sucks when you’re swimming upstream
Tak asik lagi, dan segalanya payah saat kau berenang melawan arus
Verse 2
The friends you had will have a kid and never be seen
Teman-temanmu akan punya anak dan tak pernah terlihat lagi
Your job is never good enough, or cool enough
Pekerjaanmu tak pernah cukup baik, atau cukup keren
There’s never passion in a deadly routine
Tak pernah ada gairah dalam rutinitas yang mematikan
Analisis Skena
Lagu ini adalah salah satu lirik paling jujur yang pernah ditulis Tom DeLonge tentang realitas menjadi legenda punk yang menua.
Poin Utama
Penjelasan
Kritik Industri
Menyindir bagaimana punk beralih dari gerakan independen menjadi komoditas pasar (“everyone became a part of that scene”).
Era Internet
“Silicone things” merujuk pada kepalsuan di media sosial yang membunuh keaslian gairah bermusik.
Adulting (Kedewasaan)
Menggambarkan kesedihan saat teman-teman lama mulai menghilang karena kesibukan keluarga dan pekerjaan (“deadly routine”).
“I kinda think that I just did the same thing”
Bagian paling kuat dari lagu ini adalah ketika Tom mengakui bahwa ia sendiri terjebak dalam pola yang ia kritik. Sebuah momen kerendahan hati yang jarang ada di lagu punk.
Trivia & Sound
Energi Lagunya
Liriknya mungkin terdengar sedih, tapi musiknya sangat cepat (up-tempo), kontras yang sering digunakan Blink-182.
Vokal
Lagu ini didominasi oleh Tom DeLonge, dengan harmoni Mark Hoppus di bagian chorus.
Referensi “18”
Angka 18 sering muncul di lirik Blink-182 sebagai simbol usia keemasan punk dan kebebasan.