Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Sebuah renungan gelap tentang perjuangan eksistensial, kebohongan, dan iblis batin yang membuat seseorang terjaga semalaman. Lagu ini menonjolkan dualitas vokal Mark dan Tom.
Lagu ini menggabungkan gitar Tom DeLonge yang berlapis-lapis dan atmosferik dengan *bassline* Mark Hoppus yang lebih menggerus, memberikan suara yang lebih *arena rock* dan modern dibandingkan dengan punk klasik mereka.
Tuning: Drop D (D A D G B e)
Progression Umum (Power Chords):
Lagu ini berfokus pada dinamika, dengan verse yang lebih bertekanan dan chorus yang lebih terbuka.
Verse Progression (D-A-G):
D5 A5
Everyone wants to call it all around our
G5
Life with a better name
Chorus Progression (Tom’s Part):
B5 – G5 – D5 – A5 (Progresi yang lebih emosional)
B5 G5
Let me get this straight, do you want me here?
D5 A5
And all these demons, they keep me up all night
Lagu ini sangat introspektif, fokus pada perjuangan pribadi. “Demons” yang disebutkan Tom DeLonge bisa merujuk pada kecemasan, rasa bersalah, penyesalan, atau masalah tidur yang dipicu oleh tekanan hidup.
Lirik lagu, terutama bagian Verse (yang didominasi oleh Mark Hoppus), menawarkan gambaran sinis tentang kemanusiaan—bagaimana semua orang jatuh, berbohong, dan bertarung, namun tetap berharap. Bagian Tom DeLonge adalah respons personal terhadap generalisasi tersebut: pertanyaan tentang keberadaan dirinya sendiri di tengah kekacauan itu.
| Tema Utama | Penjelasan Lirik |
|---|---|
| **Fatalisme & Kematian** | “Die alone some day” – Menyiratkan kesadaran nihilistik bahwa terlepas dari semua perjuangan sosial, akhir setiap orang adalah kesendirian. |
| **Kepura-puraan Sosial** | “Everyone’s cross to bear the crown they wear” – Menggambarkan beban yang ditanggung setiap orang di balik façade ‘liburan’ atau kehidupan yang tampaknya bahagia. |
| **Pencarian Validasi** | “Do you want me here?” – Pertanyaan yang rentan dan menantang, mencari kepastian keberadaan dirinya di dunia yang pahit. |
| **Insomnia** | “They keep me up all night” – Secara harfiah merujuk pada insomnia, namun secara metaforis merujuk pada pikiran yang tak henti-hentinya tentang masalah-masalah ini. |
Pemisahan vokal di lagu ini sangat jelas. Mark membawakan Verse, mengomentari masyarakat (*Everyone…*), sementara Tom membawakan Chorus, memberikan tanggapan yang sangat personal dan emosional (*I struggle… demons…*). Ini adalah representasi sempurna dari ketegangan kreatif dan pribadi dalam band saat rekaman album *Neighborhoods*.
“Up All Night” adalah *single* pertama dari Blink-182 setelah mereka bersatu kembali (setelah hiatus 2005-2009). Rilisnya lagu ini pada tahun 2011 menandai kembalinya band ke kancah musik setelah kecelakaan pesawat Travis Barker dan ketegangan internal.