Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Lirik Lengkap, Terjemahan Baris, Analisis Makna & Informasi Band
| Judul Lagu | Bitter, Broken Me |
|---|---|
| Artis / Band | As It Is (Band pop-punk/emo asal Brighton, Inggris, terbentuk tahun 2012) |
| Album / Rilis | Bagian dari “This Mind of Mine – EP” yang dirilis pada 17 Maret 2014. |
| Penulis Lagu | Ditulis oleh anggota band As It Is |
| Gaya Musik & Tema | Pop-punk, Emo. Tema khas tentang hubungan yang rumit, kesehatan mental, kecemasan, dan perjuangan identitas. |
“Bitter, Broken Me” merupakan bagian dari rilisan awal As It Is yang membentuk fondasi suara mereka. EP “This Mind of Mine” (2014) menjadi pintu masuk bagi band ini ke dalam scene pop-punk/emo modern, menunjukkan lirik yang personal dan sound yang enerjik namun emosional.
Lagu ini memiliki struktur pop-punk klasik dengan dinamika yang jelas antara bagian yang tenang dan keras.
Lirik asli diambil dari sumber tepercaya seperti Genius, AZLyrics, dan LyricsMode[citation:9]. Terjemahan dibuat per baris untuk memahami konteks dan nuansa.
Judul lagu “Bitter, Broken Me” langsung menggambarkan keadaan narrator. Kata “bitter” (getir/pahit) dan “broken” (hancur) merangkum emosi inti. Lagu ini mengeksplorasi hubungan yang tidak sehat di mana narrator sepenuhnya bergantung pada pasangannya, hingga kehilangan dirinya sendiri. Metafora seperti “I’m a statue that everyone sees through” (aku patung yang tembus pandang) dan “I’m the skin you shed” (aku kulit yang kau lepas) menunjukkan perasaan tidak berarti, dapat dibuang, dan tanpa substansi di luar hubungan ini.
Lirik dipenuhi dengan kontradiksi yang menyiksa. Narrator meminta untuk disakiti secara verbal (“Tell me every way I failed you”), tetapi juga mengagumi pasangannya (“You’re ever so sweet”)[citation:9]. Dia bahkan bersedia mengubah dirinya untuk “mencintai rasa sakit” pasangannya (“I’ll reconstruct myself to love your pain”). Ini menunjukkan siklus penyiksaan diri dan pengorbanan yang dilakukan untuk mempertahankan hubungan, meskipun hubungan itu sendiri yang melukainya.
Bagian bridge mengandung pengakuan yang tragis dan jujur: “I’d like to think, you’re my favourite lie.” (Aku ingin berpikir, kau adalah kebohongan favoritku)[citation:9]. Ini mengungkapkan bahwa narrator sepenuhnya menyadari ilusi hubungan ini. Namun, dia memilih untuk mempercayai “kebohongan” ini karena itu adalah satu-satunya hal yang membuatnya terus bertahan (“live another day for”). Kebohongan ini lebih disukai daripada menghadapi kenyataan pahit bahwa hubungan itu mungkin palsu atau bahwa dirinya sendirian.
📌 Inti Pesan: “Bitter, Broken Me” adalah potret suram tentang ketergantungan emosional yang meracuni. Lagu ini tidak bercerita tentang cinta yang menyembuhkan, tetapi tentang keterikatan yang melumpuhkan, di mana seseorang begitu takut kehilangan dan kesendirian sehingga mereka lebih memilih untuk tetap berada dalam siklus rasa sakit yang familiar, bahkan jika itu menghancurkan jati diri mereka.
Tema hubungan yang rumit dan perjuangan dengan harga diri adalah benang merah dalam musik As It Is. Anda dapat mendengar resonansi tema “Bitter, Broken Me” dalam lagu-lagu seperti:
Dibandingkan dengan lagu-lagu tersebut, “Bitter, Broken Me” memiliki nada yang lebih pasrah dan fokus khusus pada dinamika ketergantungan dalam hubungan, dibandingkan dengan konflik internal murni atau proses pemulihan.
Untuk mendalami lagu ini, Anda dapat: