Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Lirik Lengkap, Terjemahan, Analisis Makna & Informasi Lagu
Lagu “Drowning Deep In Doubt” adalah lagu dari As It Is yang membahas tema-tema inti dari genre pop-punk/emo seperti rasa malu, kesepian, dan pertanyaan eksistensial tentang makna hidup. Berdasarkan sumber-sumber yang ditemukan, ada beberapa variasi kecil dalam lirik lagu ini.
Judul: Drowning Deep In Doubt
Artis: As It Is
Versi: Versi asli, dan terdapat rencana untuk versi “Drowning Deep in Doubt X”
Sumber Lirik: Genius, SongMeanings, Songtexte
Asal: Brighton, Inggris
Genre: Pop-Punk, Emo, Alternative Rock
Ciri Khas: Lirik jujur tentang kesehatan mental, dinamika vokal yang khas, dan sound pop-punk yang emosional. Band ini aktif sejak 2012.
• Rasa malu dan pertanyaan tentang nilai hidup
• Kesepian dan keinginan untuk diterima
• Keraguan diri dan perasaan sebagai “produk kegagalan”
• Pertentangan batin dan kelelahan emosional (“fire… burn me out”)
• Penerimaan vs. penolakan terhadap nasib hidup
Analisis ini menggunakan versi yang paling umum ditemukan di sumber-sumber tersebut.
Sayangnya, sumber yang ditemukan tidak menyertakan kunci gitar resmi untuk lagu ini. Namun, berdasarkan karakteristik lagu As It Is dan tema emosionalnya, berikut adalah estimasi dan rekomendasi untuk memainkannya.
Estimasi Kunci Dasar: Nuansa lagu yang gelap dan introspektif sangat cocok dengan kunci minor. Lagu ini kemungkinan besar dimainkan di A Minor, E Minor, atau C# Minor.
Progresi Akor yang Direkomendasikan:
Untuk menangkap nuansa emosional lagu, coba progresi pop-punk/emo klasik ini:
• Verse (Introspektif): Am – C – G – F (i – III – VII – VI)
• Chorus (“Woah, this world…”): C – G – Am – F (III – VII – i – VI) dengan energi yang lebih tinggi dan distorsi.
Karakter Bermain:
• **Intro dan verse** mungkin dimulai dengan arpeggio atau riff gitar yang jernih dan melankolis.
• **Pre-Chorus** (jika ada) akan membangun ketegangan menuju chorus.
• **Chorus** adalah bagian yang paling vokal dan emosional, dengan power chords dan strumming penuh.
• **Bridge (“It’s so hard to feel…”)** adalah bagian yang lebih tenang dan reflektif, mungkin dengan pola picking yang sederhana sebelum kembali ke chorus terakhir.
1. Dengarkan dan Analisis: Putar lagu aslinya dan coba identifikasi nada dasarnya dengan gitar.
2. Perhatikan Versi “X”: Genius mencatat adanya rencana untuk “Drowning Deep in Doubt X”. Versi ini nantinya mungkin memiliki aransemen yang berbeda.
3. Cari Tutorial Penggemar: Platform seperti YouTube sering memiliki cover atau tutorial yang dibuat oleh penggemar. Cari dengan kata kunci “As It Is Drowning Deep In Doubt guitar tutorial”.
4. Eksplorasi Platform Chord: Periksa situs seperti Ultimate Guitar untuk melihat apakah ada pengguna yang telah mengunggah transkripsi chord mereka.
5. Eksperimen dengan Capo: Jika kunci asli terlalu rendah/tinggi, gunakan capo untuk menyesuaikan.
Lirik berikut dikompilasi dari berbagai sumber tepercaya. Terjemahan dibuat untuk memahami konteks dan nuansa setiap baris.
[Verse 1]
[Chorus]
[Verse 2]
[Chorus]
[Bridge]
[Chorus – Final, Repeated x2]
“Drowning Deep In Doubt” adalah eksplorasi mendalam tentang depresi, keraguan eksistensial, dan perasaan terisolasi. Lagu ini menangkap pergumulan batin antara keinginan untuk memiliki hidup yang berarti dan keyakinan bahwa seseorang ditakdirkan untuk kegagalan.
1. Pertanyaan Eksistensial tentang Nilai Hidup:
Lagu ini dibuka dengan pertanyaan mendasar: “What good is a life when you live it ashamed?” dan “What good is a life when you live it alone?” Ini menunjukkan bahwa narator mempertanyakan nilai dasar keberadaannya sendiri karena dua hal: rasa malu (mungkin atas kegagalan atau siapa dirinya) dan kesepian.
2. Identitas sebagai “Produk Kegagalan”:
Baris “all I am is a product of wasted efforts and best intentions” sangat kuat. Narator melihat dirinya sebagai hasil akhir dari semua usaha yang sia-sia, meskipun dimulai dengan niat terbaik. Ini menciptakan perasaan fatalisme—bahwa apa pun yang dilakukannya, hasilnya akan sia-sia.
3. Pencarian Tempat yang Tepat dan Keinginan untuk Diterima:
Narator merasa tidak memiliki tempat di dunia ini (“the only place I belong is an afterlife that I just can’t believe in”). Namun, di tengah keputusasaan ini, ada keinginan manusiawi yang mendasar: “I just want to be wanted.” Ini adalah kontradiksi antara perasaan tidak layak dan kebutuhan mendasar akan hubungan dan penerimaan.
4. Metafora “Kebakaran” dan “Tenggelam”:
Metafora ganda dalam chorus sangat efektif:
• “Drowning deep in doubt” – Keraguan digambarkan sebagai air yang menenggelamkan, sesuatu yang pasif tetapi mematikan.
• “This fire in my heart is beginning to burn me out” – Gairah atau emosi (mungkin kemarahan, keinginan, rasa sakit) digambarkan sebagai api yang awalnya memotivasi tetapi sekarang menghancurkan dari dalam.
Kedua metafora ini bersama-sama menciptakan gambaran tentang seseorang yang terjebak antara dua kekuatan yang menghancurkan—tenggelam dalam pasifitas atau terbakar oleh aktivitas.
5. Pilihan antara Penerimaan dan Penolakan:
Di verse 2, narator dihadapkan pada pilihan: “Will I slowly learn to accept that I won’t have more than a life on the sidelines / Or will I always be dreaming of liking life from the darkness alone.” Ini adalah pilihan antara menerima nasib sebagai pengamat pasif (“life on the sidelines”) atau terus mempertahankan harapan yang mungkin tidak akan terwujud (“dreaming of liking life from the darkness”).
6. Rasa Sakit karena Merasa (atau Tidak Merasa):
Bridge lagu ini mungkin adalah bagian yang paling menggambarkan depresi: “It’s so hard to feel anything but empty / It hurts just to feel anything at all.” Ini menangkap paradoks depresi—kekosongan emosional yang menyakitkan, tetapi upaya untuk merasakan sesuatu (apa pun) juga menyakitkan. Kepekaan emosional itu sendiri menjadi sumber penderitaan.
Singkatnya, “Drowning Deep In Doubt” adalah potret yang jujur tentang seseorang yang terjebak dalam siklus keraguan diri, pertanyaan eksistensial, dan isolasi emosional. Lagu ini tidak menawarkan solusi yang mudah, tetapi memberikan pengakuan yang valid tentang kompleksitas pergumulan kesehatan mental.