Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Lirik lagu ini mengandung tema gelap, eksplorasi religius yang kontroversial, dan metafora yang dapat diinterpretasikan berkaitan dengan satanisme atau pemberontakan terhadap agama. Konten ditujukan untuk tujuan analisis musik dan mungkin tidak cocok untuk semua audiens. Pembaca disarankan untuk bijak.
Struktur Dinamis: Lagu dibangun dengan pola repetitif yang memperkuat perasaan terperangkap dan obsesif. Intro yang repetitif langsung menciptakan suasana, diikuti verse yang lebih melodius namun penuh protes, menuju chorus yang menjadi titik pelepasan vokal. Bagian “Burn us away” berfungsi sebagai klimaks yang menghancurkan, mencerminkan keinginan untuk pemusnahan total.
Aransemen: Karakteristik musik As It Is yang keras dan emosional sangat terasa. Riff gitar yang driving, drum yang agresif, dan vokal Patty Walters yang beralih dari kesedihan yang tertekan hingga teriakan putus asa menjadi ciri khas lagu ini.
| Tema Utama | Penjelasan | Contoh Baris Lirik |
|---|---|---|
| Kegelapan Spiritual & Keputusasaan | Pengulangan “I don’t see the light” melambangkan kehilangan harapan, pencerahan, atau makna. Penyanyi merasa terputus dari sumber cahaya (Tuhan, harapan, kebenaran) dan terjebak dalam kegelapan batin yang total. | “I don’t see the light” (diulang berkali-kali) “I don’t feel alive” |
| Ultimatum Eksistensial yang Ekstrem | Judul dan baris pembuka lagu menyajikan pilihan yang drastis: mengalami kebenaran ilahi yang mutlak (“see God”) atau memilih ketiadaan/kebutaan total (“go blind”). Ini adalah teriakan untuk pengalaman spiritual yang autentik atau sama sekali tidak. | “I want to see God or I want to go blind” |
| Pemberontakan terhadap Agama yang Munafik | Lirik ini menyerang “religion of pain and lies”, menunjuk pada lembaga atau sistem kepercayaan yang dianggap menindas, menyakiti, dan dibangun di atas kepalsuan. Narator ingin “meruntuhkan” struktur ini. | “I want to tear down your religion of pain and lies” “I want to taste blood of an innocent crime” |
| Keterikatan Destruktif & Keinginan untuk Musnah | Metafora “gasoline and a flame” menggambarkan hubungan atau situasi yang saling menghancurkan. “Burn us away” adalah keinginan untuk penghancuran total—bukan untuk melarikan diri, tetapi untuk memusnahkan diri sendiri dan sumber penderitaan secara bersamaan. | “We go together like gasoline and a flame” “Burn us away” (diulang berkali-kali) |
Catatan tentang Tema “Satanisme”: Interpretasi lagu ini sebagai satanisme berasal dari tema pemberontakan total terhadap Tuhan dan agama yang mapan, keinginan untuk “merasakan darah”, serta metafora api dan pemusnahan yang sering dikaitkan dengan imajeri neraka. Namun, penting untuk dicatat bahwa lagu ini lebih tepat dilihat sebagai ekspresi krisis iman, amarah terhadap hipokrisi religius, dan keputusasaan eksistensial yang ekstrem, daripada pengagungan terhadap Iblis atau satanisme secara literer.
Album & Rilis: “I WANT TO SEE GOD” adalah lagu dari album studio keempat As It Is, ‘I WENT TO HELL AND BACK’ (2022). Album ini merupakan perjalanan konseptual yang gelap dan personal, mengeksplorasi tema depresi, kecemasan, dan pemulihan.
Penulisan Lagu: Lagu ini ditulis oleh seluruh anggota band: Patty Walters, Ronald Ish, Alistair Testo, dan Zach Jones. Hal ini menunjukkan kolaborasi penuh dalam menciptakan visi gelap lagu ini.
Posisi dalam Album: Sebagai lagu dengan judul yang sangat provokatif dan lirik yang intens, lagu ini kemungkinan berfungsi sebagai titik klimaks emosional atau krisis terdalam dalam narasi album ‘I WENT TO HELL AND BACK’.