Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Judul lagu dari album konsep tentang pertarungan antara penampilan dan kenyataan
![]()
|
VERSE 1 I don’t know if I’ve been worse I don’t know if I can change But right now, I don’t think, I don’t think that I’m okay |
VERSE 1 Aku tak tahu apakah pernah lebih buruk Aku tak tahu apakah bisa berubah Tapi sekarang, kurasa tidak, kurasa aku tidak baik-baik saja |
|
VERSE 2 I felt a year’s worth of hurt and sadness catching up with me The sky I painted to silence the pain, it is bleeding into grey I don’t know if I’ve been worse I don’t know if I can change But right now, I don’t think, I don’t think that I’m okay I don’t think that I’m okay. I don’t think that I’m okay. |
VERSE 2 Kutahun setahun penuh luka dan kesedihan mengejarku Langit yang kucat untuk membungkam rasa sakit, kini berdarah menjadi abu-abu Aku tak tahu apakah pernah lebih buruk Aku tak tahu apakah bisa berubah Tapi sekarang, kurasa tidak, kurasa aku tidak baik-baik saja Kurasa aku tidak baik-baik saja. Kurasa aku tidak baik-baik saja. |
|
VERSE 3 In unfamiliar, somber surroundings, confessing all of me A perfect stranger, she puts pen to paper, consoling in her sleep And how foreign it felt when I opened my mouth and heard the truth come out (I heard the truth come out) I’ve been running away, a tired respite from pain My only Novocaine (my only Novocaine) |
VERSE 3 Di sekitar asing dan suram, mengakui seluruh diriku Seorang asing sempurna, ia menaruh pena ke kertas, menghibur dalam tidurnya Dan betapa asingnya rasanya saat kubuka mulut dan mendengar kebenaran keluar (kudengar kebenaran keluar) Aku telah melarikan diri, istirahat lelah dari rasa sakit Satu-satunya Novocain-ku (satu-satunya Novocain-ku) |
|
CHORUS I don’t know if I’ve been worse I don’t know if I can change But right now, I don’t think, I don’t think that I’m okay I don’t think that I’m okay. I don’t think that I’m okay. |
CHORUS Aku tak tahu apakah pernah lebih buruk Aku tak tahu apakah bisa berubah Tapi sekarang, kurasa tidak, kurasa aku tidak baik-baik saja Kurasa aku tidak baik-baik saja. Kurasa aku tidak baik-baik saja. |
|
BRIDGE So keep your “It’ll get better’s” and I’ll keep my “I’ll be just fine’s” I’ll show you flashes of colors and hide behind bouquets of lies So keep your “It’ll get better’s” and I’ll keep my “I’ll be just fine’s” (I’ll be just fine) I’ll show you flashes of colors and hide behind bouquets of lies |
BRIDGE Jadi simpan “nanti akan membaik”-mu dan kusimpan “aku akan baik-baik saja”-ku Akan kutunjukkan kilasan warna padamu dan bersembunyi di balik buket kebohongan Jadi simpan “nanti akan membaik”-mu dan kusimpan “aku akan baik-baik saja”-ku (aku akan baik-baik saja) Akan kutunjukkan kilasan warna padamu dan bersembunyi di balik buket kebohongan |
|
OUTRO I don’t know if I’ve been worse I don’t know if I can change But right now, I don’t think, I don’t think that I’m okay I don’t think that I’m okay. I don’t think that I’m okay. I don’t think that I’m okay. |
OUTRO Aku tak tahu apakah pernah lebih buruk Aku tak tahu apakah bisa berubah Tapi sekarang, kurasa tidak, kurasa aku tidak baik-baik saja Kurasa aku tidak baik-baik saja. Kurasa aku tidak baik-baik saja. Kurasa aku tidak baik-baik saja. |
Lagu “Okay.” memiliki struktur musik yang membangun intensitas secara bertahap, mencerminkan tekanan emosional dalam lirik.
Verse/Chorus:
Am – F – C – G
Variasi Bridge:
F – C – G – Am
Struktur Lagu:
Intro → Verse 1 → Verse 2 → Chorus → Verse 3 → Chorus → Bridge → Chorus → Outro
Tuning: Standar (E A D G B E) dengan Capo fret 1
Tempo: Sedang (sekitar 120 BPM)
Lagu “Okay.” adalah pusat dari album konsep dengan nama yang sama, yang mengeksplorasi kontradiksi antara penampilan luar yang “baik-baik saja” dan gejolak internal yang sebenarnya.
Pengulangan terus-menerus frasa “I don’t think that I’m okay” adalah inti dari lagu ini. Ini bukan pengakuan sederhana, tetapi pengakuan yang bertentangan dengan harapan sosial untuk selalu tampil “baik-baik saja”. Judul album dan lagu yang disertai titik (“Okay.”) menyiratkan pernyataan akhir, seolah-olah menutup diskusi tentang kesejahteraan emosional seseorang.
“The sky I painted to silence the pain, it is bleeding into grey” adalah metafora yang kuat untuk usaha menutupi penderitaan yang akhirnya gagal. Lukisan langit (representasi dari upaya menciptakan penampilan yang baik) “berdarah menjadi abu-abu”, menunjukkan bagaimana rasa sakit akhirnya menembus kedok apa pun yang kita gunakan untuk menyembunyikannya.
“My only Novocaine” merujuk pada pelarian emosional atau fisik dari rasa sakit. Novocain adalah anestesi lokal yang mati rasa, menunjukkan bagaimana narator telah menggunakan berbagai mekanisme (mungkin termasuk terapi, obat-obatan, atau perilaku menghindar) hanya untuk mendapatkan kelegaan sementara tanpa benar-benar mengatasi akar masalahnya.
Frase “hide behind bouquets of lies” di bridge adalah salah satu gambar paling kuat dalam lagu ini. “Buket” menyiratkan sesuatu yang indah, disusun dengan hati-hati, dan dipersembahkan kepada orang lain. Namun, ini adalah buket “kebohongan” – representasi dari cara kita menyajikan versi diri yang terkontrol dan terkurasi kepada dunia, menyembunyikan kekacauan yang sebenarnya.
Lagu ini harus dipahami dalam konteks sampul album okay. yang menampilkan seorang wanita dengan sepeda membawa bom nuklir di keranjangnya. Dari jauh, pemandangannya tampak normal dan “baik-baik saja”, tetapi dari dekat, ancaman yang menghancurkan terungkap. Lagu “Okay.” berfungsi sebagai audio counterpart untuk gambar ini – permukaan yang tampak tenang menutupi kehancuran internal.
“Okay.” adalah lagu judul dan trek ke-8 dari album studio kedua As It Is yang dirilis pada tahun 2017.
“The whole record is about the distance between the image we project and how we actually feel. ‘Okay.’ as a song encapsulates that perfectly – it’s about admitting you’re not fine when everyone expects you to be.”
– Patty Walters, vokalis As It Is