Masih Mengingatmu: Arti Lirik & Kunci Gitar Still Remembering – As It Is

Lirik Lagu & Terjemahan

[Verse 1: Patty Walters]

My heart’s as heavy, as these nights are long,

Hatiku seberat malam-malam yang panjang ini,

And I curse these spaces between my fingers where for a time you belonged

Dan aku mengutuk celah-celah di antara jariku, tempatmu pernah menjadi milik untuk sementara waktu

And you’ll find somebody new who’s worth your time,

Dan kau akan menemukan seseorang yang baru yang layak untuk waktumu,

Someone whose words sound sweeter than mine

Seseorang yang kata-katanya terdengar lebih manis daripada kataku

I’ll hope to mend,

Aku berharap bisa memperbaiki diri,

Trying my best just to get by

Berusaha sebaik mungkin hanya untuk bertahan

[Chorus: Patty Walters]

Can you tell me what hurts more,

Dapatkah kau memberitahuku apa yang lebih menyakitkan,

Is it remembering, or forgetting

Apakah mengingat, atau melupakan

The past that once was ours?

Masa lalu yang dulu adalah milik kita?

Am I remembering, still remembering, or forgetting?

Apakah aku mengingat, masih mengingat, atau melupakan?

[Verse 2: Benjamin Biss]

I’ve kept your portrait framed within my mind

Aku telah menyimpan potretmu terbingkai dalam pikiranku

It remains untouched of new paints and brushes yet still it changed over time

Ia tetap tak tersentuh oleh cat dan kuas baru, namun ia tetap berubah seiring waktu

When you left, not without warning or regrets

Saat kau pergi, bukan tanpa peringatan atau penyesalan

Nothing would fill this hole in my chest

Tak ada yang bisa mengisi lubang di dadaku ini

Here’s your farewell,

Inilah perpisahanmu,

I wish you nothing but the best

Aku hanya berharap yang terbaik untukmu

[Chorus: Patty Walters]

Can you tell me what hurts more,

Dapatkah kau memberitahuku apa yang lebih menyakitkan,

Is it remembering, or forgetting

Apakah mengingat, atau melupakan

The past that once was ours?

Masa lalu yang dulu adalah milik kita?

Am I remembering, still remembering, or forgetting?

Apakah aku mengingat, masih mengingat, atau melupakan?

[Bridge: Patty Walters]

So, my love, goodbye

Jadi, sayangku, selamat tinggal

So, my love, goodbye

Jadi, sayangku, selamat tinggal

[Chorus & Outro: Patty Walters]

Tell me what hurts more,

Katakan padaku apa yang lebih menyakitkan,

Is it remembering, or forgetting

Apakah mengingat, atau melupakan

The past that once was ours?

Masa lalu yang dulu adalah milik kita?

Am I remembering, still remembering

Apakah aku mengingat, masih mengingat

Can you tell me what hurts more,

Dapatkah kau memberitahuku apa yang lebih menyakitkan,

Is it remembering, or forgetting

Apakah mengingat, atau melupakan

The past that once was ours?

Masa lalu yang dulu adalah milik kita?

Am I remembering, still remembering

Apakah aku mengingat, masih mengingat

Am I remembering, still remembering

Apakah aku mengingat, masih mengingat

Or forgetting?

Atau melupakan?

Kunci Gitar

Info: “Still Remembering” memiliki progresi akord yang emosional dan mengalun. Lagu ini dimainkan dalam tuning standar. Varian akord yang lebih sederhana dimungkinkan untuk memudahkan pemula.

Progresi Chord Utama

Inti lagu ini dibangun dari empat akord emosional yang diulang-ulang. Progresi untuk Verse dan Chorus umumnya adalah:

[Em][C][G][D]

Contoh dalam Lirik (Verse 1):

[Em] My heart’s as heavy, as these nights are long,
[C] And I curse these spaces between my fingers [G] where for a time you [D] belonged

Pola Strumming: Pola strumming untuk lagu ini cenderung lembut dan bertempo sedang. Coba pola dasar: Down, Down-Up, Up-Down-Up. Fokus pada dinamika, mainkan lebih lembut di verse dan beri sedikit tekanan di chorus.

Makna & Analisis Lagu

“Lagu penutup di album ‘okay.’ ini adalah lagu yang paling mendekati lagu cinta yang pernah kami tulis. [‘Still Remembering’] sebenarnya ditulis seolah-olah kami sedang mengucapkan selamat tinggal pada band kami. Kami menulisnya saat keraguan dan ketakutan kami tentang album ini menguasai kami.” — Patty Walters

Dua Lapis Makna: Cinta & Komitmen

Di permukaan, “Still Remembering” adalah lagu putus cinta yang pilu tentang merindukan seseorang dan bertanya-tanya apakah lebih sakit mengingat atau melupakan. Namun, makna yang lebih dalam berasal dari niat awal penulisannya: sebagai “perpisahan hipotetis dan memilukan untuk band kami” saat mereka dilanda rasa takut dan keraguan tentang kualitas album ‘okay.’.

Pertanyaan Inti: Mengingat vs. Melupakan

Pertanyaan berulang di chorus—“Apa yang lebih menyakitkan, mengingat atau melupakan?”—menjadi inti lagu. Ini mencerminkan pergulatan universal setelah kehilangan, baik kehilangan seseorang maupun sebuah impian. Lagu ini menyiratkan bahwa terkadang, bertahan dalam ingatan yang menyakitkan adalah bentuk kesetiaan terakhir.

Dinamika Vokal yang Menceritakan

Lagu ini menampilkan vokal utama dari Patty Walters, tetapi bagian Verse 2 dinyanyikan oleh bassist Benjamin Biss. Pergantian vokal ini dapat diartikan sebagai percakapan internal antara dua sisi perasaan yang sama: sisi yang rapuh (Patty) dan sisi yang mencoba menerima (Ben), yang memperkaya narasi pertarungan batin dalam lagu.

Informasi & Fakta Tambahan

Posisi Strategis di Album

“Still Remembering” adalah track penutup (track ke-11) dari album sophomore As It Is, ‘okay.’. Posisinya sebagai lagu terakhir memberi kesan akhir yang melankolis dan reflektif untuk seluruh perjalanan konsep album tersebut.

Versi Demo yang Berbeda

Terdapat versi demo lagu ini yang direkam pada 2016. Menurut catatan, versi demo diawali dengan pola gitar yang “lebih keras dan folk” mirip album sebelumnya, sebelum produser Mike Green memberinya nuansa “lebih lembut dan nostalgis” untuk versi final di album.

Tema Album ‘okay.’

Sebagai bagian dari album ‘okay.’, lagu ini berkontribusi pada tema besar album tentang kesehatan mental dan penerimaan diri. Judul album yang sarkastik (‘oke-oke saja’) berlawanan dengan isi lirik yang jujur tentang rasa tidak baik-baik saja, dan “Still Remembering” menjadi penutup yang sempurna untuk narasi itu.

Lagu “Paling Dekat dengan Lagu Cinta”

Patty Walters menyebut ini sebagai lagu yang paling mendekati lagu cinta yang pernah mereka tulis. Meski berakar dari ketakutan akan kegagalan band, emosi universal di dalamnya—rasa kehilangan, kerinduan, dan dilema untuk move on—beresonansi kuat sebagai lagu tentang kehilangan cinta.