Sang Pencabut Nyawa: Makna Gelap & Chord The Reaper – As It Is

Lirik Lagu & Terjemahan

[Verse 1: Patty Walters]

I’m staring death in his eyes

Aku menatap maut di matanya

I watch the world cave in

Kulihat dunia runtuh ke dalam

Drained like the color from my skin

Mengering seperti warna dari kulitku

Is this real, is this really happening?

Apakah ini nyata, apakah ini benar-benar terjadi?

I used to sing his praise

Dulu aku biasa menyanyikan pujian baginya

But now there’s no sweetness in his name

Tapi kini tak ada kemanisan dalam namanya

He’s been dying to show me to my grave

Dia sudah sangat ingin menunjukkanku ke kuburku

[Chorus: Patty Walters]

Now what I see and what I dream

Kini apa yang kulihat dan apa yang kumimpi

They don’t align (they don’t align, they don’t align)

Mereka tak sejalan (mereka tak sejalan, mereka tak sejalan)

Now face to face, my mistakes

Kini berhadapan muka, kesalahan-kesalahanku

Come to life (they come to life, will I survive?)

Menjadi hidup (mereka menjadi hidup, akankah aku bertahan?)

[Verse 2: Patty Walters]

I feel the floor give way

Kurasakan lantai itu ambruk

Nothing but he and I remain

Tak ada yang tersisa kecuali dia dan aku

And I see the expression on him change

Dan kulihat ekspresi padanya berubah

He leaves my wrists untied

Dia membiarkan pergelangan tanganku tak terikat

Offers his hand and he tells me to decide

Menawarkan tangannya dan dia menyuruhku memutuskan

Now I’m begging him let me keep my wasted life

Kini aku memohon padanya biarkan aku menjaga hidupku yang terbuang

Please, it’s not my time

Kumohon, ini bukan waktuku

[Chorus: Patty Walters]

Now, what I see and what I dream

Kini, apa yang kulihat dan apa yang kumimpi

They don’t align (they don’t align, they don’t align)

Mereka tak sejalan (mereka tak sejalan, mereka tak sejalan)

Now, face to face, my mistakes

Kini, berhadapan muka, kesalahan-kesalahanku

Come to life (they come to life, will I survive?)

Menjadi hidup (mereka menjadi hidup, akankah aku bertahan?)

[Chorus: Aaron Gillespie]

Now, what I see and what I dream

Kini, apa yang kulihat dan apa yang kumimpi

They don’t align (they don’t align, they don’t align)

Mereka tak sejalan (mereka tak sejalan, mereka tak sejalan)

Now, face to face, my mistakes come to life

Kini, berhadapan muka, kesalahan-kesalahanku menjadi hidup

[Chorus: Patty Walters & Aaron Gillespie]

Now, what I see and what I dream

Kini, apa yang kulihat dan apa yang kumimpi

They don’t align (they don’t align, they don’t align)

Mereka tak sejalan (mereka tak sejalan, mereka tak sejalan)

Now, face to face, my mistakes

Kini, berhadapan muka, kesalahan-kesalahanku

Come to life (they come to life, will I survive?)

Menjadi hidup (mereka menjadi hidup, akankah aku bertahan?)

Kunci Gitar & Struktur Musik

Karakter Musik: “The Reaper” menandai pergeseran band ke arah suara yang lebih gelap dan post-hardcore . Lagu ini penuh dengan energi agresif, riff gitar yang berat, dan vokal yang penuh tekanan, mencerminkan keputusasaan liriknya.

Pendekatan Bermain

Lagu ini didasarkan pada ketegangan dinamis dan klimaks emosional. Struktur musiknya dibangun untuk menggambarkan konfrontasi dengan Sang Pencabut Nyawa:

  • Intro & Verse: Biasanya dimulai dengan riff gitar yang menciptakan suasana gelap dan mendesak. Verse dimainkan dengan pola palm-muted untuk membangun ketegangan, sementara vokal Patty Walters bernada putus asa.
  • Chorus: Bagian yang meledak dengan distorsi penuh dan strumming yang kuat. Progresi akord sering kali menggunakan power chords dalam nada minor untuk menciptakan perasaan tidak nyaman dan intens.
  • Penampilan Aaron Gillespie: Bagian yang dinyanyikan oleh Aaron Gillespie (vokalis Underoath) memberikan dimensi baru pada lagu, sering kali dengan tekstur vokal yang lebih kasar dan agresif, menambah dampak emosional .
  • Outro: Mengulang tema chorus dengan intensitas yang meningkat, sering kali diakhiri dengan klimaks instrumental atau fade-out yang dramatis.

Tips: Untuk menangkap nuansanya, gunakan tuning standar dengan distorsi yang tinggi. Eksperimen dengan palm-muting di bagian verse dan buka sepenuhnya di chorus. Perhatikan perubahan dinamika yang tajam antara bagian-bagian lagu.

Makna & Analisis Lagu

“‘The Reaper’ adalah momen dalam narasi album di mana The Poet menjadi begitu tidak peka terhadap konsep kematian, sehingga kematian muncul dan mewujud di hadapannya, menawarkan ‘pelarian’—bukan dengan cara yang jahat, tetapi sebagai cara untuk melepaskan diri dari rasa sakit yang dirasakan The Poet.” — Ben Langford-Biss, gitaris As It Is .

Konfrontasi dengan Kematian

Lagu ini menggambarkan titik balik kritis dalam perjalanan The Poet—saat ia secara harfiah berhadapan dengan personifikasi Kematian (The Reaper). Setelah meromantisasi kematian dalam karyanya, ia kini berhadapan dengan realitasnya yang mengerikan. Garis pembuka “I’m staring death in his eyes” menetapkan nada untuk konfrontasi yang tidak terhindarkan ini .

Pengalaman Hampir Mati & Perubahan Hati

Lirik lagu ini mengisyaratkan pengalaman hampir mati, kemungkinan setelah upaya bunuh diri . Perubahan ekspresi Sang Pencabut Nyawa dan tawaran tangannya (“tells me to decide”) mewakili pilihan antara hidup dan mati. Permohonan putus asa The Poet, “let me keep my wasted life,” mencerminkan perubahan hati yang mendalam—sebuah pencerahan bahwa ia sebenarnya tidak ingin mati, sebuah fenomena yang dilaporkan oleh banyak yang selamat dari upaya bunuh diri .

Pertentangan Realitas vs. Mimpi

Pengingat chorus yang berulang, “Now what I see and what I dream / They don’t align”, menangkap disonansi kognitif The Poet. Kesenjangan antara persepsinya tentang kematian (yang mungkin diidealkan) dan realitas mengerikan yang kini dihadapinya telah runtuh. “Mistakes come to life” melambangkan perasaan bersalah dan penyesalan yang kini menghantui penglihatannya secara harfiah.

Informasi & Fakta Konsep Album

Posisi dalam Album Konsep

“The Reaper” adalah trek ketujuh dan lagu pembuka untuk Stage III: Bargaining (Tahap III: Tawar-menawar) dalam album ‘The Great Depression’ . Posisinya di tengah album menandai transisi naratif yang penting saat The Poet masuk ke tahap tawar-menawar dalam proses berduka.

Kolaborasi dengan Aaron Gillespie

Menampilkan Aaron Gillespie, vokalis dan drummer band post-hardcore/metalcore legendaris Underoath . Kehadirannya bukan hanya vokal tamu; dalam video musik, Gillespie secara fisik memerankan peran Sang Pencabut Nyawa, menambah lapisan autentisitas pada narasi .

Video Musik & Representasi Visual

Video musik (dirilis pada Halloween 2018) menggambarkan setiap anggota band terperangkap di ruangan yang mewakili salah satu dari empat tahap kesedihan . Video ini “kasar dan gelap,” terinspirasi oleh film horor, dan menampilkan Aaron Gillespie sebagai antagonis yang mengendalikan peristiwa, memaksa setiap karakter untuk menghadapi ketakutan mereka .

Versi Lain: “The Reaper – Reimagined”

Sebagai bagian dari album “The Great Depression: Reimagined” (2019), lagu ini menerima perlakuan baru yang mengejutkan. Versi reimagined memiliki “vibes jazz-broadway,” sebuah kontras yang disengaja dengan agresi versi asli, menunjukkan fleksibilitas lagu dan kesediaan band untuk bereksperimen .