Makna Lagu All Time Low - Cigarettes & Sabotage

Makna Lagu All Time Low Cigarettes & Sabotage – Lirik & Terjemahan






Analisis: “Cigarettes & Sabotage” – All Time Low


Cigarettes & Sabotage

ALL TIME LOW

Sebuah lagu tentang daya tarik mematikan antara glamour dan kehancuran diri—romansa toksik di mana rokok dan sabotase menjadi parfum dari hubungan yang indah sekaligus merusak.

Noir Glamour
Sophisticated Self-Destruction
Toxic Romance
Pop-Punk Noir



Lirik Lengkap & Terjemahan

Verse 1
It’s okay to have a cry, sis
You were overdue a crisis
I’m a long-shot and a bad bet
But in a cold world, I’m a warm bed
So go ahead and have a night, sis
I’m collaterally righteous
And if we get it just right this
Dead-end could have a nice twist
Tak apa untuk menangis, saudari
Kau sudah lama membutuhkan krisis
Aku taruhan panjang dan buruk
Tapi di dunia yang dingin, aku ranjang yang hangat
Jadi silakan habiskan malam, saudari
Aku secara tak langsung benar
Dan jika kita melakukannya dengan tepat kali ini
Jalan buntu bisa memiliki putaran yang bagus

Pre-Chorus 1
Like the way you say you’ll break my fall
And all the ways you’d promise me you’ll
Seperti caramu mengatakan akan menahan jatuhku
Dan semua cara kau berjanji padaku bahwa kau akan

Chorus
Save me
I don’t think it’s possible lately
I’m the writing on the wall
There goes my heart on my sleeve
Falling for diamonds and decolletage
To the smell of cigarettes and sabotage

Cigarettes and sabotage

Selamatkan aku
Kurasa itu tidak mungkin akhir-akhir ini
Akulah tulisan di dinding
Itulah hatiku yang terbuka
Jatuh cinta pada berlian dan garis leher pakaian rendah
Pada aroma rokok dan sabotase

Rokok dan sabotase

Verse 2
Say you’re trying to be mindful
But sick thoughts, you’ve got a mind full
Uh
I’ll show you mine, you show me yours
Lay the cards down, no metaphors

Just spell it out for me
C-H-E-M-istry
We’ll keep it squeaky-clean
But where’s the lifetime guarantee?

Katakan kau mencoba untuk sadar
Tapi pikiran sakit, kau punya pikiran penuh
Uh
Aku akan tunjukkan milikku, kau tunjukkan milikmu
Letakkan kartu-kartunya, tanpa metafora

Cukup eja untukku
C-H-E-M-istry (kimia)
Kita akan menjaganya bersih-bersih
Tapi di mana jaminan seumur hidupnya?

Verse 3
Say you’re only human, that’s a real good excuse
Playing my emotions like you’ll
Katakan kau hanya manusia, itu alasan yang sangat bagus
Memainkan emosiku seolah kau akan

Bridge
My GPA in life’s a mess
‘Cause I don’t learn my lesson
Too self-assured and self-obsessed
Last place in second-guessing
IPK-ku dalam hidup berantakan
Karena aku tidak belajar dari pelajaran
Terlalu yakin diri dan terobsesi pada diri sendiri
Tempat terakhir dalam keraguan diri

Tingkat Kesadaran Diri vs. Kehancuran Diri: 75% Sadar, 25% Tetap Melakukan

Struktur Musik & Analisis Chord

“Cigarettes & Sabotage” memiliki struktur yang lebih kompleks dibanding lagu pop-punk biasa, dengan perubahan dinamika yang mencerminkan ketegangan antara glamour dan kehancuran dalam lirik.

Struktur: Verse 1 – Pre-Chorus – Chorus – Verse 2 – Chorus – Bridge – Chorus (Extended)

Intro (Atmosferik, mungkin dengan piano/strings):
Am F C G (tempo sedang, moody)

Verse 1 (Vokal intim, instrumentasi minimal):
Am F
It’s okay to have a cry, sis
C G
You were overdue a crisis…

Pre-Chorus (Ketegangan mulai terbangun):
Dm Am
Like the way you say you’ll break my fall
F C
And all the ways you’d promise me you’ll…

Chorus (Eksplosif, energi penuh – “glamour rock”):
F C
Save me
G Am
I don’t think it’s possible lately…

Bridge (Reflektif, lebih lambat):
Dm F
My GPA in life’s a mess
C G
‘Cause I don’t learn my lesson…

Outro (Intens, repetitif – “cigarettes and sabotage”):
Am F C G (berulang dengan intensitas menurun)

Analisis Gaya Musik: Berdasarkan tema “glamour dan kehancuran”, lagu ini kemungkinan memadukan elemen pop-punk dengan pengaruh rock glam 70-an atau indie rock atmosferik. Verse mungkin memiliki instrumentasi minimal (piano, gitar akustik) dengan vokal intim, sementara chorus meletus dengan energi penuh gitar listrik dan drum yang kuat. Pengulangan “cigarettes and sabotage” di akhir mungkin disertai dengan distorsi gitar yang memudar.
Kompleksitas Struktur: Sedang-Tinggi (Dinamika yang Berubah)

Analisis Makna & Metafora Utama

“Cigarettes & Sabotage” menggambarkan sebuah hubungan yang secara sadar toksik namun tak tertahankan menariknya—seperti rokok yang kita tahu membunuh tetapi tetap kita hisap. Kombinasi judul itu sendiri merupakan metafora sempurna: rokok (kebiasaan buruk yang elegan, glamour yang merusak) dan sabotase (kehancuran diri yang disengaja).

GLAMOUR
“Diamonds and decolletage”

&
DESTRUCTION
“Cigarettes and sabotage”

Metafora Rokok & Sabotase

Rokok mewakili kebiasaan buruk yang elegan, sensual, penuh gaya, tetapi pada akhirnya merusak. Bau rokok menempel pada pakaian dan ingatan—seperti hubungan ini yang akan meninggalkan bekas.

Sabotase adalah kehancuran diri yang disengaja, tindakan merusak yang kita lakukan pada diri sendiri meskipun tahu konsekuensinya. Dalam konteks lagu, ini adalah pilihan untuk tetap dalam hubungan yang merusak.

Kombinasi keduanya menciptakan estetika “noir glamour”—sesuatu yang indah dan mematikan, elegan dan merusak.

Tema Utama & Analisis Baris Kunci

1. Kesadaran Diri yang Menyiksa
Narator sepenuhnya menyadari dinamika yang tidak sehat: “I’m a long-shot and a bad bet” (aku taruhan panjang dan buruk), “I’m the writing on the wall” (akulah tulisan di dinding—tanda peringatan yang jelas). Bahkan ada pengakuan akademis atas kegagalan belajarnya: “My GPA in life’s a mess / ‘Cause I don’t learn my lesson.” Ini adalah orang yang tahu lebih baik tetapi memilih lebih buruk.

2. Glamour sebagai Perangkap
“Falling for diamonds and decolletage” (Jatuh cinta pada berlian dan garis leher pakaian rendah)—daya tarik permukaan, kemewahan, dan penampilan. Decolletage (garis leher pakaian yang rendah) khususnya menarik karena itu adalah sesuatu yang menggoda, sensual, tetapi hanya permukaan. Ini adalah daya tarik pada penampilan tanpa substansi.

3. Ketidakmungkinan Penyelamatan
Pengulangan “Save me / I don’t think it’s possible lately” adalah pengakuan bahwa tidak ada yang bisa menyelamatkannya dari dinamika ini—bahkan orang yang dia minta untuk menyelamatkannya adalah bagian dari masalah. “There goes my heart on my sleeve” menunjukkan kerentanan yang dengan sengaja dipamerkan meskipun tahu akan disakiti.

4. Permainan Kata-Kata yang Cerdas & Sinis
• “Collaterally righteous” (secara tak langsung benar)—istilah yang biasanya “collateral damage” (kerusakan tak langsung) diubah menjadi “righteous” (benar), menunjukkan pembenaran diri.
• “C-H-E-M-istry” dieja—mengurangi kimia hubungan menjadi sekadar huruf, sesuatu yang mekanis bukan magis.
• “Dead-end could have a nice twist” (jalan buntu bisa memiliki putaran yang bagus)—optimisme sinis tentang situasi tanpa harapan.

5. Dinamika Gender & Saudari (“Sis”)
Penggunaan “sis” (saudari) yang berulang menarik—bisa menunjukkan hubungan persaudaraan/sahabat, atau bisa juga cara berbicara yang khas dengan nada sedikit sinis/sarkastik. Ini menciptakan keintiman sekaligus jarak—seperti seseorang yang peduli tetapi juga bagian dari masalah.

Secara keseluruhan, “Cigarettes & Sabotage” adalah lagu tentang estetisasi kehancuran diri. Ini bukan sekadar hubungan toksik, tetapi hubungan toksik yang dilakukan dengan gaya, dengan kesadaran penuh, dengan elegan seperti menyalakan rokok sambil tahu itu membunuhmu. Lagu ini merayakan glamour dari keputusan buruk, keindahan dalam pilihan yang merusak.

Konteks Album & Karakter Narator

“Cigarettes & Sabotage” kemungkinan merupakan bagian dari album “Everyone’s Talking!” All Time Low. Lagu ini mewakili perkembangan artistik band menuju eksplorasi tema yang lebih kompleks dan nuansa emosional yang lebih gelap.

Album (Diduga)
Everyone’s Talking!

Gaya
Pop-Punk Noir, Glam Rock Influence

Tema Utama
Glamour vs. Self-Destruction

Nada
Cynically Self-Aware, Elegantly Damaged

Profil Karakter Narator

Narator “Cigarettes & Sabotage” adalah sosok yang kompleks:

  • Self-Aware but Self-Destructive: Menyadari sepenuhnya pola merusaknya (“I don’t learn my lesson”) tetapi terus melakukannya.
  • Intelligent but Foolish: Menggunakan permainan kata yang cerdas (“collaterally righteous”) untuk membenarkan pilihan bodoh.
  • Craves Glamour: Tertarik pada permukaan yang berkilau—”diamonds and decolletage.”
  • Romanticizes Damage: Melihat kehancuran diri sebagai sesuatu yang elegan, glamour (“cigarettes” bukan “drugs”).
  • Knows Better, Chooses Worse: Memiliki kesadaran penuh tetapi membuat pilihan terburuk dengan mata terbuka.

Perbandingan dengan Lagu All Time Low Lainnya

Perkembangan Tema: “Cigarettes & Sabotage” mewakili evolusi dari tema hubungan toksik All Time Low sebelumnya. Jika “Weightless” (2009) adalah tentang pelarian dari tekanan, dan “Missing You” (2015) tentang kerinduan, maka “Cigarettes & Sabotage” adalah tentang estetisasi hubungan toksik—tidak sekadar mengalami dinamika buruk, tetapi melakukannya dengan gaya, dengan kesadaran, dengan glamour tertentu.

Estetika Visual yang Tersirat

Lagu ini membangkitkan gambaran visual yang kuat:

  • Film Noir: Bayangan panjang, siluet di ruangan berasap, wanita misterius dengan gaun mewah.
  • Glam Rock 70s: Kilauan, kelebihan, gaya berlebihan yang menyembunyikan kekosongan.
  • Modern Decadence: Party mewah yang berakhir dengan kehancuran, keindahan yang membusuk.
  • Kontras: Berlian di satu tangan, rokok di tangan lain; gaun mewah di kamar hotel yang berantakan.
Interpretasi Alternatif: Metafora untuk Industri Musik/Ketenaran

Lagu ini juga bisa dibaca sebagai metafora untuk hubungan artis dengan ketenaran/industri musik:

“Diamonds and decolletage” = Glamour industri, penghargaan, penampilan publik
“Cigarettes and sabotage” = Kebiasaan buruk yang datang dengan ketenaran, kehancuran diri yang menyertainya
“I’m the writing on the wall” = Tanda peringatan tentang kehancuran artis yang terlalu banyak dilihat
“My GPA in life’s a mess” = Kegagalan belajar dari kesalahan industri sebelumnya

Dalam pembacaan ini, lagu menjadi komentar tentang daya tarik dan kehancuran ketenaran—glamour yang memikat tetapi pada akhirnya merusak.