Makna Lagu All Time Low - Damned If I Do Ya

Makna Lagu All Time Low Damned If I Do Ya – Lirik & Terjemahan


“Damned If I Do Ya (Damned If I Don’t)”

All Time Low | Single kedua dari album Nothing Personal (2009) / Versi terbaru “ATL’s Version” (2024)

Lirik asli bersumber dari Genius.com. Terjemahan dari KapanLagi.com dan sumber lainnya.

🎵 Lirik & Terjemahan Baris-per-Baris

Berikut adalah lirik lengkap beserta terjemahan bahasa Indonesia untuk setiap barisnya.

[Verse 1]

I’ve fought it for a long time now
Aku sudah berjuang melawan ini cukup lama

While drowning in a river of denial
Sambil tenggelam dalam sungai penyangkalan

I washed up, fixed up, picked up all my broken things
Aku beres-beres, memperbaiki, memungut semua barangku yang hancur

‘Cause you left me; Police-tape, chalk-line
Karena kau meninggalkanku; Pita polisi, garis kapur

Tequila shots in the dark scene of the crime
Minum tequila di tempat gelap yang jadi lokasi kejahatan

Suburban living with a feeling that I’m giving up everything for you
Hidup di pinggiran kota dengan perasaan aku menyerahkan segalanya untukmu

[Chorus]

Oh-oh-oh, how was I supposed to know
Oh-oh-oh, bagaimana aku bisa tahu

That you were oh-oh-over me?
Bahwa kau sudah tidak peduli padaku?

I think that I should go (Go)
Aku rasa aku harus pergi (PERGI!)

And something’s telling me to leave but I won’t
Dan sesuatu memberitahuku untuk pergi, tapi aku tidak akan

‘Cause I’m damned if I do ya, damned if I don’t
Karena aku terhimpit jika melakukannya, terhimpit jika tidak

[Verse 2]

It took a lot to take you home
Butuh banyak usaha untuk membawamu pulang

One stupid call and I end up alone
Satu panggilan bodoh dan aku berakhir sendirian

You’re made up, dressed up, messed up plans I set in stone
Kau dandan, berpakaian rapi, mengacaukan rencana yang sudah aku buat dengan pasti

But you made me do when I don’t, like
Tapi kau memaksaku melakukan hal yang tidak aku suka, seperti

Dancing in the alley with the street-rat night-life
Menari di gang dengan kehidupan malam yang kumuh

Can’t keep living with a feeling that I’m giving up everything for you
Tak bisa terus hidup dengan perasaan menyerahkan segalanya untukmu

[Bridge]

Make a fool of myself when you hang around
Menjadi bodoh saat kau ada di sekitarku

When you’re gone, I’m a match that’s burning out
Saat kau pergi, aku seperti korek api yang padam

Could have been, should have done what I said I was going to do (Said that I would do)
Seharusnya bisa, seharusnya melakukan, apa yang aku katakan akan kulakukan (Katakan bahwa aku akan melakukannya)

But I never promised you (But I never promised you, promised you)
Tapi aku tidak pernah menjanjikan itu padamu (Tapi aku tidak pernah menjanjikan itu, menjanjikan itu)

*(Chorus dan Outro diulangi hingga akhir lagu)

💡 Makna & Interpretasi

Judul lagu ini berasal dari idiom bahasa Inggris “Damned if you do, damned if you don’t“, yang berarti terperangkap dalam situasi di mana semua pilihan yang ada akan membawa pada hasil yang buruk. Lagu ini mengeksplorasi perasaan tersebut dalam konteks hubungan yang intens namun tidak sehat.

Makna Resmi dari Band

Menurut Alex Gaskarth, vokalis All Time Low, inspirasi utama lagu ini jauh lebih sederhana dan berakar pada ketegangan fisik. Dalam sebuah wawancara dengan Alternative Press pada 2009, Gaskarth mengatakan bahwa lagu ini adalah tentang: “Kamu berada di satu ruangan dengan seseorang yang sangat ingin kamu ajak bercinta, tapi kamu tidak bisa (atau seharusnya tidak), tapi kamu sangat ingin melakukannya.”

Penjelasan ini menempatkan lagu pada konteks hasrat yang terpendam dan konflik antara keinginan (untuk melakukan) dan alasan (untuk tidak melakukannya).

Interpretasi yang Lebih Dalam: Hubungan Simbiosis yang Sakit

Melampaui penjelasan sederhana Gaskarth, lirik lagu mengungkapkan dinamika yang lebih dalam. Lagu ini menceritakan hubungan di mana narator sepenuhnya sadar akan sifat hubungan yang merusak, namun merasa tidak berdaya untuk keluar.

  • Konteks Diri yang Rusak: Metafora seperti “police-tape, chalk-line” dan “scene of the crime” menggambarkan hubungan ini sebagai sesuatu yang traumatis dan meninggalkan bekas luka. Narator mencoba “memungut semua barangnya yang hancur”, menunjukkan bahwa ia sedang dalam proses pemulihan yang terancam.
  • Dilema “Serba Salah”: Inti lagu terletak pada judulnya. Narator merasa “terhimpit jika melakukannya” (terus melanjutkan hubungan yang toksik dan mengorbankan segalanya), tetapi juga “terhimpit jika tidak” (karena ketergantungan emosional dan ketakutannya akan kesepian, seperti “korek api yang padam”).
  • Kekecewaan dan Manipulasi: Lirik “You’re made up, dressed up, messed up plans I set in stone” menunjukkan betapa pasangannya menggagalkan harapan dan rencananya. Ia dipaksa melakukan hal-hal yang tidak disukainya, tetapi tetap tak bisa melepaskan diri.

Pada akhirnya, lagu ini bukan sekadar tentang hasrat, tetapi tentang siklus kecanduan dalam suatu hubungan, di mana seseorang terjebak antara pengetahuan bahwa sesuatu itu buruk dan ketidakmampuan untuk berhenti.

📌 Fakta & Konteks Lagu

  • Album & Rilis: Lagu ini adalah single kedua dari album ketiga All Time Low, Nothing Personal, yang dirilis secara digital pada 16 Juni 2009.
  • Versi Terbaru (ATL’s Version): Pada 23 Agustus 2024, band merilis ulang lagu ini dengan judul “Damned If I Do Ya, Damned If I Don’t (ATL’s Version)”. Ini adalah bagian dari proyek mereka untuk merekam ulang dan mereklamasi lagu-lagu lama mereka.
  • Kredit Penulisan: Lagu ini ditulis oleh seluruh anggota band (Alex Gaskarth, Jack Barakat, Rian Dawson, Zack Merrick) bersama produser Butch Walker.
  • Tema dalam Album Nothing Personal: Seperti lagu-lagu lain di album ini (“Weightless”, “Break Your Little Heart”, “Therapy”), “Damned If I Do Ya” melanjutkan eksplorasi tema hubungan yang rumit, ketidakdewasaan emosional, dan konflik internal, namun dengan pendekatan yang lebih langsung dan penuh gairah.

Lirik asli bersumber dari Genius.com. Terjemahan dari KapanLagi.com. Makna resmi dari Alternative Press via Genius. Interpretasi komunitas dari SongMeanings.

© Konten ini disusun untuk keperluan blog pribadi. Hak cipta lagu dimiliki oleh All Time Low dan penerbitnya.