Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

“Getaway Green” adalah single ketiga yang dipenuhi nuansa nostalgia dan rasa hangat dari album Wake Up, Sunshine. Alex Gaskarth menggambarkan lagu ini sebagai sesuatu yang “super musim panas, menyenangkan, bahagia, dan terasa seperti berkendara dengan jendela terbuka” — sebuah sensasi yang menjadi ciri khas All Time Low. Lagu ini muncul dari sesi penulisan spontan dan pertama kali ditampilkan secara live di festival Slam Dunk pada 2019 sebagai cara band “menguji rasa” reaksi penggemar terhadap arah baru mereka. Metafora utama “getaway green” mewakili kejernihan, harapan, dan pelarian dari rutinitas sehari-hari yang membosankan.
| LIRIK ASLI (ENGLISH) | TERJEMAHAN (BAHASA INDONESIA) |
|---|---|
|
VERSE 1
|
|
| Sippin’ cherry cola, starin’ at the poster on the wall | Menyeruput cola ceri, menatap poster di dinding |
| What’s the point of going out when you could just give me a call? | Apa gunanya keluar kalau kamu bisa langsung menelepon aku? |
| Sittin’ on your sofa, reminiscing over 23 | Duduk di sofamu, mengenang masa usia 23 |
| You touch yourself the way I used to, now that’s just a memory | Kamu menyentuh dirimu seperti dulu aku lakukan, sekarang itu hanya kenangan |
|
PRE-CHORUS
|
|
| Weekend wonderful | Akhir pekan yang indah |
| Fade-away youth | Masa muda yang memudar |
| Summer symphony | Simfoni musim panas |
| What could I do? | Apa yang bisa aku lakukan? |
|
CHORUS
|
|
| We were getaway green | Kita adalah hijau pelarian |
| In a world of black and white | Di dunia yang hitam dan putih |
| Getaway green | Hijau pelarian |
| Like the Costa Mesa traffic lights | Seperti lampu lalu lintas di Costa Mesa |
| Keep on, keep on, keep on | Teruslah, teruslah, teruslah |
| Tellin’ me I’m what you need | Bilang padaku akulah yang kamu butuhkan |
| Like getaway green, getaway green | Seperti hijau pelarian, hijau pelarian |
|
VERSE 2
|
|
| I know I’m not supposed to color in the lines when it comes to you | Aku tahu aku seharusnya tidak mewarnai di dalam garis saat berhubungan denganmu |
| Undefined and out of mind ‘til you get lost and lonely too | Tak terdefinisi dan terlupakan sampai kamu juga merasa tersesat dan kesepian |
| I guess I get the message, we don’t have to stress this anymore | Sepertinya aku mengerti pesannya, kita tidak perlu stres tentang ini lagi |
| If it happens, then it happens, happy to have you at all | Kalau itu terjadi, ya sudah terjadi, senang bisa memilikimu sama sekali |
|
PRE-CHORUS (ULANG)
|
|
| Weekend wonderful… What could I do? | Akhir pekan yang indah… Apa yang bisa aku lakukan? |
|
CHORUS (ULANG)
|
|
| We were getaway green… Like getaway green, getaway green | Kita adalah hijau pelarian… Seperti hijau pelarian, hijau pelarian |
|
BRIDGE
|
|
| Do you wanna know how the story ends? | Mau tahu bagaimana cerita ini berakhir? |
| Hazy and spun out, just more than friends | Kabur dan bingung, lebih dari sekadar teman |
| Weekend wonderful, a dizzy dream | Akhir pekan yang indah, mimpi yang pusing |
| A colorful lie, we made a hell of a team | Sebuah kebohongan berwarna, kita adalah tim yang hebat |
|
CHORUS & OUTRO
|
|
| We were getaway green… Like getaway green, getaway green | Kita adalah hijau pelarian… Seperti hijau pelarian, hijau pelarian |
| Getaway green | Hijau pelarian |
| Getaway (Getaway) green | Pelarian (pelarian) hijau |
*Lirik asli dari Genius (sumber resmi). Terjemahan Bahasa Indonesia dirujuk dari sumber KapanLagi untuk konsistensi.
“[‘Getaway Green’] in particular just felt super summer-y and fun and happy and like driving with the windows down. And, y’know, if there’s one thing that I think All Time Low has always had a staple of, it’s songs that feel like driving with the windows down.”
Dalam lagu ini, “getaway green” adalah metafora yang kuat. Dalam dunia “hitam dan putih” yang membosankan, warna hijau melambangkan kejernihan, harapan, dan lampu hijau untuk melanjutkan. Seperti lampu lalu lintas hijau di Costa Mesa, frasa ini mewakili momen yang memberikan izin untuk melarikan diri, baik dari rutinitas maupun dari hubungan yang rumit, menuju sesuatu yang lebih cerah dan bebas.
Liriknya sarat dengan kilas balik akan sebuah hubungan yang telah berakhir. Dari “reminiscing over 23” hingga “now that’s just a memory”, lagu ini mengungkap kenangan indah namun pahit tentang koneksi yang intens (“just more than friends”) tetapi mungkin tidak berjalan dengan mulus (“a colorful lie”). Ini adalah nostalgia untuk momen-momen “weekend wonderful” dan “fade-away youth” yang terasa sangat hidup namun telah berlalu.
Di tengah nostalgia, ada nada penerimaan yang tenang. Lirik “If it happens, then it happens, happy to have you at all” menunjukkan sikap melepaskan ekspektasi dan stres, serta bersyukur atas pengalaman itu sendiri. Pesan ini selaras dengan tema album Wake Up, Sunshine yang lebih cerah dan optimis, sebagai jawaban dari nuansa gelap album sebelumnya, Last Young Renegade.
Dirilis sebagai single ketiga dari album Wake Up, Sunshine pada 17 Maret 2020 (versi studio). Lagu ini adalah Track 3 dalam album.
Pertama kali ditampilkan secara live di Slam Dunk Festival pada 25 Mei 2019. Menurut Alex Gaskarth, lagu ini merupakan salah satu dari beberapa ide awal yang spontan dan dimainkan live untuk “menguji reaksi” penggemar terhadap arah musik baru mereka.
Video musik resminya menampilkan montage footage dari pertunjukan live band di venue-venue kecil awal tahun 2020. Visual ini memberi interpretasi lain pada lirik, menggambarkan bahwa “hijau pelarian” itu juga bisa berarti para penggemar yang memberi energi dan warna pada kehidupan musikal band.
Merupakan bagian dari upaya sengaja band untuk menciptakan album yang terasa “hangat, cerah, dan seperti siang hari”, sebuah kontras langsung dari nuansa “moody dan neon” di album sebelumnya, Last Young Renegade (2017).
Sebagai lagu yang penuh energi dan nostalgia, “Getaway Green” melanjutkan semangat dari single sebelumnya “Some Kind of Disaster” dan “Sleeping In“. Untuk merasakan lebih dalam tema penerimaan dan cahaya album ini, lanjutkan dengan mendengarkan “Melancholy Kaleidoscope” (track berikutnya), atau “Wake Up, Sunshine” (lagu judul album yang penuh harapan).