Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

All Time Low
Lirik, Terjemahan, dan Makna Lagu
Dari album “Tell Me I’m Alive” (2023)
Lagu “I’d Be Fine (If I Never Saw You Again)” menggambarkan pergulatan batin yang rumit usai putus cinta. Judul dan pengulangan chorus bernada penyangkalan (denial). Penyanyi terus-menerus meyakinkan diri sendiri bahwa ia “baik-baik saja” dan akan “baik-baik saja” jika tidak pernah bertemu mantan kekasihnya lagi, tetapi pengulangan ini justru mengungkap keraguan dan keinginan yang terpendam.
Konflik batin ini diperkuat oleh kontras dalam lirik. Di satu sisi, ada pengakuan bahwa hubungan itu beracun (“you’re no, no, no good for me”) dan memberikan gambaran fisik tentang belenggu (“your delicate wrist got my neck in your noose”). Di sisi lain, ada ketidakberdayaan untuk melawan daya tarik yang masih ada (“Try to resist but it’s simply no use”). “Seratus suara berbeda” di kepala melambangkan kebingungan dan pertarungan antara logika (yang mengatakan untuk move on) dan perasaan (yang masih terikat).
Klaim bahwa berpura-pura “tidak sulit” justru menegaskan bahwa itu sangat sulit. Bagian Bridge yang gelap (“‘til the blood that’s on my hands fits the face that’s in the mirror”) mengisyaratkan perasaan bersalah atau penyesalan mendalam yang belum terselesaikan. Semua perasaan rumit ini berujung pada garis penuh ironi yang menjadi inti lagu: “‘til I see you again”. Semua klaim “aku akan baik-baik saja” secara instan runtuh saat kemungkinan pertemuan kembali muncul, mengungkap kebenaran yang disembunyikan oleh penyangkalan tadi.
Lagu ini adalah bagian dari album All Time Low tahun 2023, “Tell Me I’m Alive”. Menurut review album, lagu-lagu di album ini, termasuk lagu ini dan “The Other Side”, membahas fase-fase yang dilalui setelah putus cinta dan kesulitan untuk benar-benar move on.
Dalam sebuah wawancara, vokalis Alex Gaskarth menyebutkan bahwa album ini terpengaruh oleh pengalaman isolasi dan kesepian selama pandemi. Proses kreatifnya yang berkelanjutan setelah album sebelumnya memungkinkan band untuk mengeksplorasi tema-tema seperti hubungan, koneksi, dan kehilangan dengan lebih mendalam. “I’d Be Fine (If I Never Saw You Again)” mencerminkan kompleksitas emosional dari mencoba “merasa hidup” kembali setelah pengalaman yang menghancurkan, baik itu putus cinta maupun isolasi global.