Makna Lagu All Time Low - Kill Ur Vibe

Makna Lagu All Time Low Kill Ur Vibe – Lirik & Terjemahan






All Time Low – Kill Ur Vibe – Analisis Lengkap


All Time Low

“Kill Ur Vibe” – Analisis Lengkap

Track #11 dari Album “Tell Me I’m Alive”


Kunci Gitar & Lirik Asli
Em C G D
[Intro & Progresi Kord]

[Verse 1]
Em
Can’t seem to shake this feeling off
C
Like a ghost that’s haunting every thought
G
You’re the echo in the silence
D
The static in the signal

[Pre-Chorus]
Em
And every time I try to move on
C
You find a way to prove me wrong
G
With that smile that’s so deceiving
D
And words I keep believing

[Chorus]
Em
You always kill my vibe, kill my vibe
C
Just when I’m feeling alive
G
You take the air right out of my lungs
D
With the damage that you’ve done
Em
You always kill my vibe, kill my vibe
C
Turn my sunshine into night
G
And I don’t know why I let you in
D
Just to kill my vibe again

[Verse 2]
Em
I built these walls up brick by brick
C
But you always find a way through it
G
Like a poison in my system
D
A constant state of friction

[Bridge]
Em
Maybe it’s me, maybe it’s you
C
Maybe we’re just broken through and through
G
But every time I try to breathe
D
You’re there to suffocate me

[Chorus]
Em
You always kill my vibe, kill my vibe
C
Just when I’m feeling alive
G
You take the air right out of my lungs
D
With the damage that you’ve done
Em
You always kill my vibe, kill my vibe
C
Turn my sunshine into night
G
And I don’t know why I let you in
D
Just to kill my vibe again

[Outro]
Em C
Kill my vibe, kill my vibe
G D
Again and again and again
Em C
You always kill my vibe
G D
Just to kill my vibe again

Catatan Kunci Gitar: Lagu ini menggunakan progresi Em-C-G-D yang memberikan nuansa emosional dan energi. Progresi ini populer dalam genre pop-punk dan emo. Untuk suasana yang lebih intens, bagian chorus bisa dimainkan dengan power chords dan tempo yang lebih cepat. Bridge menggunakan progresi yang sama dengan penekanan berbeda pada ritme.


Terjemahan Lirik Per Baris
Can’t seem to shake this feeling off Tak bisa mengusir perasaan ini
Like a ghost that’s haunting every thought Seperti hantu yang menghantui setiap pikiran
You’re the echo in the silence Kau adalah gema dalam kesunyian
The static in the signal Statis dalam sinyal
And every time I try to move on Dan setiap kali aku mencoba melupakan
You find a way to prove me wrong Kau menemukan cara untuk membuktikan aku salah
With that smile that’s so deceiving Dengan senyuman yang sangat menipu itu
And words I keep believing Dan kata-kata yang terus kupercayai
You always kill my vibe, kill my vibe Kau selalu membunuh suasana hatiku, bunuh suasana hatiku
Just when I’m feeling alive Tepat saat aku merasa hidup
You take the air right out of my lungs Kau mengambil udara dari paru-paruku
With the damage that you’ve done Dengan kerusakan yang telah kau lakukan
Turn my sunshine into night Ubah matahariku menjadi malam
And I don’t know why I let you in Dan aku tak tahu mengapa aku membiarkanmu masuk
Just to kill my vibe again Hanya untuk membunuh suasana hatiku lagi
I built these walls up brick by brick Aku membangun tembok ini bata demi bata
But you always find a way through it Tapi kau selalu menemukan cara melewatinya
Like a poison in my system Seperti racun dalam sistemku
A constant state of friction Keadaan gesekan yang konstan
Maybe it’s me, maybe it’s you Mungkin aku, mungkin kau
Maybe we’re just broken through and through Mungkin kita hanya hancur lebur
But every time I try to breathe Tapi setiap kali aku mencoba bernapas
You’re there to suffocate me Kau ada di sana untuk mencekikku
Again and again and again Lagi dan lagi dan lagi

Makna Lagu

Hubungan yang Menghancurkan Energi Positif

Lagu ini menggambarkan dinamika hubungan di mana satu pihak secara konsisten menghancurkan energi positif pihak lain. “Kill my vibe” menjadi metafora untuk cara seseorang menghancurkan kebahagiaan, ketenangan, atau kemajuan emosional orang lain, terutama saat mereka mulai merasa baik-baik saja (“just when I’m feeling alive”).

Siklus Ketergantungan yang Merusak

Penyanyi mengakui pola berulang dalam hubungan ini: mereka membiarkan orang ini masuk kembali (“I let you in”) meskipun tahu konsekuensinya adalah kehancuran emosional (“just to kill my vibe again”). Ini menunjukkan ketergantungan emosional yang tidak sehat, di mana korban terus kembali kepada pelaku meskipun mengetahui dampak negatifnya.

Metafora Fisik untuk Luka Emosional

Penggunaan metafora fisik seperti “take the air right out of my lungs” (mengambil udara dari paru-paru) dan “suffocate me” (mencekikku) menggambarkan intensitas luka emosional yang dialami. Lirik ini menunjukkan bagaimana dampak emosional dapat terasa sangat fisik, seperti sesak napas atau tercekik, mencerminkan pengalaman kecemasan dan depresi dalam hubungan toksik.

Pertanyaan tentang Siapa yang Bertanggung Jawab

Bagian bridge (“Maybe it’s me, maybe it’s you”) menunjukkan kebingungan dan introspeksi. Penyanyi mempertanyakan apakah masalahnya ada pada diri mereka sendiri, pada pasangan, atau pada keduanya yang secara fundamental tidak cocok (“broken through and through”). Ini mencerminkan kebingungan umum dalam hubungan yang tidak sehat di mana korban sering menyalahkan diri sendiri.


Info Tambahan

Detail Lagu

  • Artis: All Time Low
  • Album: Tell Me I’m Alive (2023)
  • Posisi Track: #11 dari 13 tracks
  • Durasi: 3 minutes 04 seconds
  • Genre: Pop Punk, Emo, Alternative Rock
  • Penulis: Alex Gaskarth, Andrew Goldstein

Konteks dalam Album

  • Bagian akhir dari narasi album tentang hubungan rumit
  • Mengikuti tema kesehatan mental dan ketergantungan
  • Track sebelum penutup album yang lebih introspektif
  • Menampilkan energi tinggi yang khas All Time Low

Elemen Musikal

  • Riff gitar dengan distorsi yang energik
  • Vokal bernuansa frustasi dan marah
  • Pengulangan hook untuk efek katharsis
  • Build-up emosional menuju chorus

Tema Utama

  • Hubungan yang menghancurkan energi positif
  • Ketergantungan emosional yang merusak
  • Siklus penyalahgunaan dalam hubungan
  • Pertanyaan tentang tanggung jawab

Catatan Interpretasi: Lagu “Kill Ur Vibe” dapat dilihat sebagai eksplorasi tentang “emotional vampirism” – dinamika di mana satu orang secara konsisten menguras energi emosional orang lain. Penggunaan bahasa slang “vibe” (suasana hati/energi) yang dipadukan dengan kata “kill” (membunuh) menciptakan kontras yang kuat antara bahasa sehari-hari yang ringan dengan konsekuensi emosional yang berat. Lagu ini merupakan kritik terhadap hubungan di mana satu pihak secara aktif atau pasif merusak kemajuan emosional pihak lain, seringkali tanpa disadari oleh pelaku.