Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

All Time Low | Track dari album Put Up or Shut Up (2006)
Lirik asli bersumber dari Genius.com . Analisis berdasarkan penjelasan langsung dari Alex Gaskarth dan komunitas penggemar .
Lirik lengkap berikut menggambarkan kesedihan, rasa bersalah, dan kerinduan mendalam atas kehilangan seseorang yang sangat berarti.
Make it a sweet, sweet goodbye
Jadikan ini perpisahan yang manis, sangat manis
It could be for the last time and it’s not right
Ini bisa jadi yang terakhir kalinya dan itu tidak benar
“Don’t let yourself get in over your head,” he said
“Jangan biarkan dirimu tenggelam terlalu dalam,” katanya
Alone and far from home I’ll find you
Sendirian dan jauh dari rumah aku akan menemukanmu
Dead, like a candle you burnt out
Mati, seperti lilin yang telah kau padamkan
Spill the wax over the spaces left in place of angry words
Tumpahkan lilinnya di ruang-ruang yang ditinggalkan kata-kata marah
Scream to be heard, like you needed any more attention
Berteriak untuk didengar, seolah kau butuh perhatian lebih lagi
Throw the bottle, break the door and disappear
Lempar botolnya, pecahkan pintu dan menghilang
Sing me to sleep, I’ll see you in my dreams
Nyanyikan aku untuk tertidur, aku akan menemuimu dalam mimpiku
Waiting to say, “I miss you. I’m so sorry.”
Menunggu untuk berkata, “Aku merindukanmu. Aku sangat menyesal.”
Forever’s never seemed so long as when you’re not around
Selamanya tak pernah terasa selama ini ketika kau tidak ada
It’s like a piece of me is missing
Rasanya seperti sebagian dari diriku hilang
I could have learned so much from you, but what’s left now?
Aku bisa belajar banyak darimu, tapi apa yang tersisa sekarang?
Don’t you realize you showed this family a world of pain?
Tidakkah kau sadar kau menunjukkan pada keluarga ini dunia penuh rasa sakit?
Can’t you see this should have been a happy ending we let go?
Tidakkah kau lihat ini seharusnya menjadi akhir bahagia yang kita lepaskan?
Sing me to sleep (You’ve taken so much with you)
Nyanyikan aku untuk tertidur (Kau telah mengambil begitu banyak bersamamu)
I’ll see you in my dreams (But left the worst with me)
Aku akan menemuimu dalam mimpiku (Tapi meninggalkan yang terburuk untukku)
Waiting to say, “I miss you. I’m so sorry.”
Menunggu untuk berkata, “Aku merindukanmu. Aku sangat menyesal.”
I’m sorry, I’m sorry
Aku menyesal, aku menyesal
“Lullabies” adalah salah satu lagu All Time Low yang paling personal dan emosional. Berbeda dari kebanyakan lagu pop-punk mereka yang berenergi tinggi, lagu ini adalah balada yang meratapi kehilangan. Lagu ini ditulis oleh vokalis Alex Gaskarth sebagai tanggapan atas kematian tragis saudara tirinya yang lebih tua, Tom, pada tahun 1999 ketika Alex berusia 12 tahun .
Alex telah mengonfirmasi dalam wawancara bahwa lagu ini adalah sebuah “permohonan maaf/perpisahan” untuk saudaranya yang telah meninggal . Saudaranya berjuang dengan alkoholisme dan ditemukan meninggal karena overdosis alkohol pada usia 21 tahun. Perdebatan mengenai apakah kematiannya disengaja (bunuh diri) atau akibat kecelakaan, namun pada akhirnya itu adalah kehilangan yang sangat traumatis bagi keluarga . Alex jarang membicarakan detailnya secara publik, menunjukkan betapa sensitifnya topik ini baginya .
Lirik lagu ini adalah jendela ke dalam perasaan campur aduk yang sering menyertai duka yang rumit:
Secara keseluruhan, “Lullabies” bukanlah lagu tentang kematian yang glamor. Ini adalah penggambaran yang jujur dan berantakan tentang kesedihan—sebuah campuran rasa sakit, marah, penyesalan, dan kerinduan yang tak terhingga yang ditinggalkan oleh kehilangan seorang anggota keluarga.