Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

All Time Low | Track dari album So Wrong, It’s Right (2007)
Lirik asli bersumber dari Genius.com . Terjemahan dari KapanLagi.com . Analisis berdasarkan deskripsi lagu Musixmatch dan diskusi komunitas .
Berikut adalah lirik lengkap beserta terjemahan bahasa Indonesia untuk setiap barisnya.
Hips sway and lips lie
Pinggul bergoyang dan bibir berbohong
Like clockwork, she’s in control
Seperti jam, dia yang mengendalikan
Of all the right guys and I’m still waiting
Semua cowok yang tepat dan aku masih menunggu
Fitted hats and a car alarm
Topi pas dan alarm mobil
In high-tops with her favorite song
Dengan sepatu tinggi dan lagu favoritnya
She’s showing off the way she walks, it’s on
Dia pamer cara jalannya, ini sudah dimulai
Take me, show me (Woah-oh, woah-oh)
Bawa aku, tunjukkan (Woah-oh, woah-oh)
The corners of your empty room
Sudut-sudut kamar kosongmu
The trouble we could get into, just fake it for me (Woah-oh, woah-oh)
Masalah yang bisa kita hadapi, cukup berpura-puralah untukku (Woah-oh, woah-oh)
Disregard the footsteps and we’ll never tell a soul
Abaikan langkah-langkah itu dan kita takkan memberitahu siapa pun
Tonight I’m finding a way
Malam ini aku mencari cara
To make the things that you say
Untuk membuat apa yang kau katakan
Just a little less obvious
Menjadi sedikit kurang jelas
I walk a fine line between the right and the real
Aku berjalan di batas yang tipis antara yang benar dan yang nyata
They watch me closely but talk is cheap here
Mereka mengamatiku dengan seksama tapi omong kosong di sini murah
Like a weightless currency, your words don’t mean shit to me
Seperti mata uang tanpa bobot, kata-katamu tidak berarti apa-apa bagiku
I’m always cashing out
Aku selalu menarik diri
Tonight I’m finding a way… (I confess)
Malam ini aku mencari cara… (Aku mengaku)
Tonight I’m dressed up in gold
Malam ini aku berpakaian emas
You’ve got me fucked up and sold
Kau membuatku bingung dan terjual
You talk like you’re famous, you’re shameless
Kau bicara seolah kau terkenal, kau tanpa malu
*(Bagian diulangi sesuai struktur lagu)
Lagu “Shameless” menggambarkan ketertarikan yang rumit pada seseorang yang sangat percaya diri dan manipulatif, namun dalamnya kosong. Narator terpesona tetapi juga sinis, menciptakan dinamika yang penuh ketegangan antara daya tarik dan kekecewaan .
Tokoh “dia” (she) digambarkan sebagai sosok yang penuh kendali, glamor, dan percaya diri hingga berlebihan. Lirik seperti “She’s in control of all the right guys” dan “You talk like you’re famous” menggambarkan seseorang yang memproyeksikan citra kesuksesan dan popularitas . Namun, kata-katanya “tidak berarti apa-apa” (“your words don’t mean shit to me”) . Ini adalah kritik terhadap kepalsuan dan sikap “tanpa malu” yang hanya mengandalkan penampilan luar.
Di sisi lain, narator (diduga dari sudut pandang vokalis Alex Gaskarth) terjebak dalam konflik . Di satu sisi, dia terpikat dan ingin terlibat (“Take me, show me… the trouble we could get into”). Di sisi lain, dia sepenuhnya sadar akan kekosongan dan permainan yang terjadi. Dia “berjalan di batas tipis antara yang benar dan yang nyata” (“I walk a fine line between the right and the real”) dan berusaha “membuat apa yang dikatakan menjadi sedikit kurang jelas” – mungkin berharap kebohongan itu setidaknya lebih meyakinkan, atau berusaha membohongi dirinya sendiri untuk masuk ke dalam hubungan ini .
Salah satu metafora terkuat lagu ini adalah penyebutan “mata uang tanpa bobot” (“weightless currency”) . Kata-kata dan janji dari sosok “shameless” ini diibaratkan sebagai uang yang tidak memiliki nilai riil. Narator yang “selalu menarik diri” (“always cashing out”) bisa diartikan sebagai dirinya yang terus-menerus mencoba mendapatkan kepuasan atau keaslian dari hubungan ini, tetapi selalu gagal karena dasarnya kosong.
Secara keseluruhan, “Shameless” adalah lagu tentang tertarik pada aura kekuasaan dan kepercayaan diri seseorang, meski kita tahu bahwa di baliknya hanyalah kepalsuan. Lagu ini menangkap perasaan sinis namun tak berdaya dalam menghadapi daya tarik semacam itu .