Makna Lagu All Time Low - Six Feet Under The Stars

Makna Lagu All Time Low Six Feet Under The Stars – Lirik & Terjemahan


“Six Feet Under the Stars”

All Time Low | Track ke-3 dari album So Wrong, It’s Right (2007)

Lirik asli bersumber dari Genius.com. Terjemahan dari KapanLagi.com dan sumber lainnya.

🎵 Lirik & Terjemahan Baris-per-Baris

Berikut adalah lirik lengkap beserta terjemahan bahasa Indonesia untuk setiap barisnya.

[Verse 1]

Time to lay claim to the evidence
Saatnya mengklaim bukti-bukti ini

Fingerprints sold me out
Jejak jari ini mengkhianatiku

But our footprints washed away from the docks downtown
Tapi jejak kita sudah terhapus dari dermaga di pusat kota

It’s been getting late for days
Sudah beberapa hari ini semakin larut

And I think myself deserving of a little time off
Dan aku merasa pantas dapat sedikit waktu untuk bersantai

We can kick it here for hours
Kita bisa nongkrong di sini berjam-jam

And just mouth off about the world
Dan cuma ngomongin dunia

And how we know it’s going straight to hell
Dan bagaimana kita tahu semuanya menuju kehancuran

[Chorus]

Meet me on Thames Street
Temui aku di Thames Street

I’ll take you out though I’m hardly worth your time
Aku akan mengajakmu jalan, meski aku hampir tidak layak untuk waktumu

In the cold, you look so fierce, but I’m warm enough
Di udara dingin, kamu terlihat sangat berani, tapi aku mulai merasa hangat

Because the tension’s like a fire
Karena ketegangan ini seperti api

We’ll hit South Broadway in a matter of minutes
Kita akan sampai di South Broadway dalam beberapa menit

And like a bad movie, I’ll drop a line
Dan seperti film jelek, aku akan melontarkan kalimat

Fall in the grave I’ve been digging myself
Jatuh ke dalam kubur yang sudah aku gali sendiri

But there’s room for two
Tapi masih ada tempat untuk berdua

Six feet under the stars
Enam kaki di bawah bintang-bintang

[Verse 2]

I should have known better than to call you out
Seharusnya aku tahu lebih baik daripada memanggilmu

(On a night like this, a night like this)
(Di malam seperti ini, malam seperti ini)

If not for you, I know I’d tear this place to the ground
Kalau bukan karena kamu, aku tahu aku akan menghancurkan tempat ini

(But I’m alright like this, alright like this)
(Tapi aku baik-baik saja seperti ini, baik-baik saja seperti ini)

I’m gonna roll the dice before you sober up and get gone
Aku akan ambil risiko sebelum kamu sadar dan pergi

(I’m always in over my head)
(Aku selalu terjebak dalam masalah)

[Bridge]

Time to lay claim to the evidence
Saatnya mengklaim bukti-bukti ini

Fingerprints sold me out
Jejak jari ini mengkhianatiku

But our footprints washed away
Tapi jejak kita sudah terhapus

I’m guilty, but I’m safe for one more day
Aku bersalah, tapi aku aman untuk satu hari lagi

Overdressed and underage (What a let down)
Terlanjur dandan dan masih di bawah umur (Sungguh mengecewakan)

“Do you really need to see an ID?”
“Apa kamu benar-benar perlu lihat KTP?”

This is embarrassing as hell (What a let down)
Ini sangat memalukan (Sungguh mengecewakan)

But I can cover for it so well
Tapi aku bisa menutupinya dengan baik

When we’re six feet under the stars
Saat kita enam kaki di bawah bintang-bintang

💡 Makna & Interpretasi

Lagu “Six Feet Under the Stars” adalah lagu yang sarat dengan metafora, menceritakan kisah percintaan yang penuh ketegangan, rekayasa, dan kesembronoan muda dengan latar kota Baltimore.

1. Sekuel dari “Coffee Shop Soundtrack”

Fakta terpenting tentang lagu ini adalah bahwa ia merupakan sekuel langsung dari lagu All Time Low sebelumnya, “Coffee Shop Soundtrack”. Jika “Coffee Shop Soundtrack” membahas akibat dari sebuah perselingkuhan dengan seorang wanita yang sudah menikah, “Six Feet Under the Stars” menggambarkan detil dan momen-momen dari hubungan rahasia itu sendiri, yang diceritakan dalam bentuk present tense (masa kini) untuk menciptakan rasa langsung dan mendesak.

2. Metafora Inti: “Enam Kaki di Bawah Bintang”

Judul dan frasa ulang lagu ini adalah metafora yang cerdas:

  • “Enam Kaki di Bawah” secara tradisional merujuk pada kedalaman standar sebuah kuburan. Ini melambangkan sesuatu yang berbahaya, fatal, atau “dikuburkan”.
  • “Di Bawah Bintang-bintang” mewakili romantisme, keindahan, dan malam yang penuh kemungkinan.

Gabungan keduanya, “Six feet under the stars“, menciptakan gambaran yang kuat tentang sebuah hubungan yang secara bersamaan terasa seperti akhir yang mematikan (“kuburan”) dan petualangan romantis yang indah (“di bawah bintang”). Narator sadar dia “menggali kuburnya sendiri” dengan melanjutkan hubungan ini, tetapi dia mengundang pasangannya untuk ikut serta—”tapi masih ada tempat untuk berdua”—menunjukkan penerimaan akan risiko tersebut demi keintiman.

3. Tema & Analisis Lirik Kunci

  • Kesembronoan Muda & Pelarian: Lirik dipenuhi dengan gambaran malam panjang, minuman keras (Jägermeister), dan pembicaraan kosong tentang dunia. Narator merasa layak untuk “bersantai” dan melarikan diri dari kenyataan. Detail “di bawah umur” dan malu untuk menunjukkan KTP menegaskan tema kenakalan remaja ini.
  • Rahasia & Bukti yang Hilang: Metafora “sidik jari” vs “jejak kaki” sangat penting. “Sidik jari” adalah bukti forensik yang tetap dan dapat “mengkhianati”, sedangkan “jejak kaki” di tepi dermaga bisa “terhapus” oleh air. Ini melambangkan keinginan untuk menghapus semua jejak hubungan rahasia ini.
  • Ketegangan & Ketidakpastian: Ketertarikan fisik digambarkan sebagai “api”. Narator merasa tidak layak (“hardly worth your time”) dan selalu “terjebak dalam masalah”, menunjukkan dinamika hubungan yang tidak seimbang dan penuh kecemasan.
  • Latar Baltimore: Penyebutan lokasi spesifik seperti Thames Street (diucapkan ‘Tems’) dan South Broadway di Baltimore bukanlah kebetulan. Sebagai band asal Baltimore, ini memberikan sentuhan autobiografis dan keaslian pada cerita lagu, menghubungkannya dengan tempat-tempat nyata yang mungkin mereka kenal.

📌 Fakta & Konteks Lagu

  • Album & Rilis: “Six Feet Under the Stars” adalah track ketiga dari album kedua All Time Low, So Wrong, It’s Right, yang dirilis pada tahun 2007.
  • Kredit Penulisan: Lagu ini ditulis oleh seluruh anggota band: Alex Gaskarth, Jack Barakat, Rian Dawson, dan Zack Merrick.
  • Video Musik: Lagu ini adalah lagu keempat All Time Low yang mendapatkan video musik resmi.
  • Koneksi Trilogi: Sebuah catatan menarik dari sumber Tumblr menyebutkan bahwa ada spekulasi lagu “Damned If I Do Ya (Damned If I Don’t)” dari album berikutnya (Nothing Personal) mungkin merupakan bagian ketiga dari serial “Coffee Shop Soundtrack” ini.

Lirik asli bersumber dari Genius.com. Terjemahan bahasa Indonesia dari KapanLagi.com. Analisis berdasarkan informasi dari Genius, diskusi komunitas di SongMeanings, dan analisis tematik di Musixmatch.

© Konten ini disusun untuk keperluan blog pribadi. Hak cipta lagu dimiliki oleh All Time Low dan penerbitnya.