Makna Lagu All Time Low - Somethings Gotta Give

Makna Lagu All Time Low Somethings Gotta Give – Lirik & Terjemahan

“Something’s Gotta Give”

All Time Low | Single pertama dari album Future Hearts (Dirilis: 12 Januari 2015)

Lirik asli dari Genius.com. Makna lagu berdasarkan wawancara Alex Gaskarth dengan Fuse.

🎵 Lirik Asli & Terjemahan Indonesia

Konteks Utama: Lagu ini dirilis sebagai single utama yang mengawali era album *Future Hearts* (2015) setelah jeda tiga tahun sejak album *Don’t Panic* (2012). “Something’s Gotta Give” dianggap sebagai “comeback song” yang kuat oleh para penggemar. Vokalis Alex Gaskarth menjelaskan bahwa lagu ini adalah tentang mengangkat diri sendiri dari kemandekan dan menyadari bahwa kita mengendalikan nasib kita sendiri.

[Verse 1]
Bait Pertama – Kebingungan & Keterasingan

I woke up in a stranger’s bed
Aku terbangun di ranjang orang asing

With pins and needles in my head
Dengan rasa kesemutan di kepalaku

And the clock ticking off the wall
Dan jam berdetak dari dinding

I don’t even know myself
Aku bahkan tak mengenal diriku sendiri

I wish I could be someone else
Kuharap aku bisa menjadi orang lain

But I don’t have a clue at all
Tapi aku tak punya petunjuk sama sekali

[Pre-Chorus & Chorus]
Inti Perjuangan & Seruan Perubahan

I’m sinking, you’re wading
Aku tenggelam, kau mencoba bertahan

I’m thinking something’s gotta give
Aku berpikir sesuatu harus berubah

Oh, wake me up, say enough is enough
Oh, bangunkan aku, katakan sudah cukup

I’m dying to live, something’s gotta give
Aku mati-matian untuk hidup, sesuatu harus berubah

Oh, pull me out of this sinking town
Oh, tarik aku keluar dari kota yang tenggelam ini

I’m dying to live, something’s gotta give
Aku mati-matian untuk hidup, sesuatu harus berubah

[Verse 2]
Bait Kedua – Rasa Bersalah & Kelelahan

Maybe I’m a fucking waste
Mungkin aku benar-benar sia-sia

Filling up the empty space
Mengisi ruang kosong

I’ve been here way too long
Aku sudah terlalu lama di sini

I’m feeling like a nervous wreck
Aku merasa seperti orang yang gugup

Living on the last paycheck
Hidup dari gaji terakhir

I’m the cliché in a song
Aku adalah klise dalam sebuah lagu

[Bridge]
Jembatan – Permohonan Pertolongan

Someone please come pull me out
Tolong seseorang, tarik aku keluar

From the shadow of my doubt
Dari bayang-bayang keraguanku

Wake me up, I’m falling
Bangunkan aku, aku terjatuh

*Terjemahan dibuat untuk menangkap makna dan nuansa lirik. Sumber lirik: Genius.com.

💡 Makna Lagu: Anthem untuk Bangkit dari Kemandekan

1

Penjelasan Langsung dari Alex Gaskarth: Mengambil Kendali Nasib

Dalam wawancara dengan Fuse, vokalis Alex Gaskarth menjelaskan inti lagu ini: “It’s just about pulling yourself out of a rut, realizing that you control your own fate” (Ini tentang mengangkat diri sendiri dari kemandekan, menyadari bahwa kamu mengendalikan nasibmu sendiri). Gaskarth mengakui bahwa perasaan seperti ini datang silih berganti dalam hidup dan proses kreatif. Menulis lagu seperti ini adalah caranya untuk keluar dari momen-momen sulit tersebut. Ia juga merasa senang lagu ini bisa menyentuh penggemar yang mengalami situasi serupa, sehingga menciptakan hubungan yang kuat.

2

Dari Keputusasaan Menuju Aksi: Struktur Lirik yang Reflektif

Lagu ini dengan terampil menceritakan perjalanan emosional. Verse 1 dan 2 menggambarkan fase kebingungan, keterasingan, dan rasa rendah diri yang mendalam (“I don’t even know myself”, “Maybe I’m a fucking waste”). Namun, di setiap Pre-Chorus dan Chorus, muncul kesadaran dan tekad bahwa keadaan harus berubah (“I’m thinking something’s gotta give”). Klimaksnya ada pada Bridge yang merupakan permohonan pertolongan yang blak-blakan, menandai titik di mana sang narator tidak bisa lagi menghadapi semuanya sendirian. Perulangan Chorus di akhir menjadi seruan perubahan yang lebih kuat dan penuh keyakinan.

3

Metafora “Sinking Town” & Resonansi Universal

Metafora sentral “sinking town” (kota yang tenggelam) sangatlah kuat. Ini bisa mewakili lingkungan yang menekan, rutinitas yang membuat stagnan, keadaan mental, atau bahkan industri kreatif yang penuh tekanan. Metafora ini, ditambah dengan lirik tentang kelelahan finansial dan perasaan menjadi “klise”, membuat lagu ini sangat bisa dihubungkan (relatable) oleh banyak pendengar, terutama generasi muda yang berjuang dengan ketidakpastian. Lagu ini berhasil mengubah pengalaman personal Gaskarth menjadi sebuah anthem universal tentang bertahan hidup dan berjuang untuk hidup yang lebih baik (“I’m dying to live”).

4

Posisi sebagai “Comeback Song” dan Warisannya

“Something’s Gotta Give” dirilis setelah jeda tiga tahun band ini dari album sebelumnya, Don’t Panic. Dalam konteks ini, lagu ini tidak hanya berbicara tentang perjuangan personal, tetapi juga berfungsi sebagai pernyataan artistik kembalinya All Time Low. Energinya yang tinggi dan chorus-nya yang catchy langsung diterima sebagai “comeback song yang hebat” oleh para penggemar. Hingga kini, lagu ini tetap menjadi staple dalam setlist konser mereka, sering kali menciptakan momen bersama yang penuh emosi antara band dan penonton, membuktikan daya tahannya sebagai lagu yang membangkitkan semangat.

📌 Fakta, Rilis, & Signifikansi

📀 Detail Rilis & Posisi

  • Single pertama dari album Future Hearts (2015).
  • Dirilis pada 12 Januari 2015.
  • Menandai kembalinya All Time Low setelah 3 tahun, sejak album Don’t Panic (2012).
  • Tersedia juga dalam versi akustik di edisi khusus album.

🎤 Pernyataan Artistik & Respon

  • Dideskripsikan Alex Gaskarth sebagai lagu tentang “mengendalikan nasib sendiri“.
  • Disebut sebagai “comeback song” yang dinantikan dan disambut hangat oleh penggemar.
  • Liriknya dinilai sangat relatable bagi mereka yang merasa terjebak atau kelelahan.

🎵 Warisan & Performa Live

  • Tetap menjadi bagian dari setlist konser bertahun-tahun setelah rilis.
  • Dikenal sebagai lagu dengan energi tinggi yang menciptakan momen bersama yang kuat dengan penonton.
  • Chorus-nya yang catchy, terutama teriakan “Something’s gotta give!” di akhir, menjadi bagian ikonik dari pertunjukan mereka.

Lirik asli dari Genius.com. Analisis berdasarkan penjelasan Alex Gaskarth dalam wawancara dengan Fuse, serta konteks rilis dan penerimaan penggemar.

© Konten ini disusun untuk keperluan blog pribadi. Hak cipta lagu dimiliki oleh All Time Low dan penerbitnya.