Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

| November | November |
| No trace of your perfume | Tidak ada jejak parfummu |
| No evidence of you, no | Tidak ada bukti keberadaanmu, tidak |
| Remember | Ingat |
| My fingers in your hair | Jari-jariku di rambutmu |
| The heat behind your stare | Panas di balik tatapanmu |
| I’m in the kitchen, rollin’ at a party | Aku di dapur, berguling-guling di pesta |
| Deep in the canyon | Jauh di ngarai |
| Dance with anybody | Menari dengan siapa saja |
| That’s when you walk in | Saat itulah kau masuk |
| Holding onto someone new | Memegang seseorang yang baru |
| It kills me | Itu membunuhku |
| But we say, “Hello” | Tapi kami berkata, “Halo” |
| Say, “Goodbye” | Berkata, “Selamat tinggal” |
| And I swear I died a thousand times | Dan aku bersumpah aku mati seribu kali |
| So, what’s it like to reach the other side? | Jadi, bagaimana rasanya mencapai sisi lain? |
| Of letting go and moving on | Dari melepaskan dan melupakan |
| Don’t know why it’s taking me so long | Tidak tahu mengapa butuh waktu begitu lama bagiku |
| Oh, maybe you can tell me what it’s like | Oh, mungkin kau bisa memberitahuku bagaimana rasanya |
| On the other side | Di sisi lain |
| A cruel summer | Musim panas yang kejam |
| That spring was gone too soon | Musim semi itu pergi terlalu cepat |
| ‘Fore the mess in June, oh | Sebelum kekacauan di Juni, oh |
| I’m pulled under | Aku tertarik ke bawah |
| I thought the tides would change | Kupikir arus akan berubah |
| But now you’re just a stranger | Tapi sekarang kau hanya seorang asing |
Lagu ini menceritakan kontras antara kenangan indah masa lalu (“My fingers in your hair / The heat behind your stare”) dengan realitas pahit saat ini (“now you’re just a stranger”). Penyanyi terjebak dalam transisi antara nostalgia dan penerimaan, dengan lirik “November” mungkin mewakili kekosongan dan kesepian setelah hubungan berakhir.
Skenario “I’m in the kitchen, rollin’ at a party… That’s when you walk in holding onto someone new” menggambarkan momen yang sangat menyakitkan: bertemu mantan yang sudah move on. Percakapan “Hello” dan “Goodbye” yang singkat menunjukkan interaksi yang dipaksakan dan tidak bermakna, mencerminkan jarak emosional yang sudah terbentuk.
“The other side” adalah metafora kuat untuk keadaan setelah benar-benar bisa melupakan dan melanjutkan hidup. Penyanyi bertanya-tanya seperti apa rasanya mencapai kondisi itu, sementara dirinya sendiri masih terjebak dalam proses berduka. Pertanyaan “what’s it like to reach the other side?” menunjukkan keingintahuan dan mungkin sedikit iri pada mantan yang tampaknya sudah mencapainya.
Penggunaan musim dalam lirik (“November”, “cruel summer”, “spring was gone too soon”, “mess in June”) menciptakan timeline emosional. Setiap musim mewakili fase berbeda dalam hubungan: musim semi yang indah tetapi singkat, musim panas yang kejam, dan November yang dingin dan sepi sebagai masa sekarang. Ini menunjukkan bagaimana waktu berjalan tetapi luka emosional tetap ada.