Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

All Time Low | Single utama dari album Don’t Panic (2012)
Lirik asli bersumber dari Genius.com . Analisis berdasarkan pernyataan resmi Alex Gaskarth .
Konteks Utama: Menurut vokalis Alex Gaskarth, lagu ini adalah “ode” untuk masa lalu band dan momen saat mereka memutuskan mengambil risiko untuk mengejar karier musik. Ia mengatakan lagu ini “membahas hari kami memutuskan untuk mencoba tanda tangan ke label mayor untuk pertama kalinya, meninggalkan segalanya, dan memilih untuk tidak kuliah” .
Looking out at a town called Suburbia
Menatap keluar pada sebuah kota bernama Suburbia
Everybody’s just fighting to fit in
Semua orang hanya berjuang untuk menyesuaikan diri
Little rats running mazes, having babies
Tikus-tikus kecil berlari dalam labirin, memiliki bayi
It’s a vicious little world that we live in
Ini dunia kecil yang kejam tempat kita tinggal
Looking back at a life on the other side
Melihat kembali kehidupan di sisi lain
I realize that I didn’t fit in
Aku sadar bahwa aku tidak cocok
Didn’t hate it but I didn’t quite relate it
Tidak membencinya tetapi aku tidak terlalu berhubungan dengannya
To my precious little world
Dengan dunia kecilku yang berharga
So long live the reckless and the brave
Jadi, hiduplah yang sembrono dan pemberani
I don’t think I want to be saved
Aku rasa aku tidak ingin diselamatkan
My song has not been sung
Lagu belumlah dinyanyikan
And long live the fast times, so come what may
Dan hiduplah masa-masa cepat, jadi apapun yang terjadi
I don’t think I’ll ever be saved
Aku rasa aku tidak akan pernah diselamatkan
Our song has not been sung
Lagu kita belum dinyanyikan
Long live us
Hiduplah kita
Breaking out of a town called Suburbia
Keluar dari sebuah kota bernama Suburbia
I remember everybody always saying
Aku ingat semua orang selalu berkata
“Little brat, must be crazy, never make it”
“Bocah kecil, pasti gila, tidak akan pernah berhasil”
In our vicious little world
Di dunia kecil kita yang kejam
Still I’m leaving
Tetap saja aku pergi
Got a van, got a chance, got my dignity
Punya van, punya kesempatan, punya martabatku
Got a dream, got a spark, got somewhere to be
Punya mimpi, punya percikan api, punya tempat untuk dituju
Take a breath, say goodbye to their precious little world
Tarik napas, ucapkan selamat tinggal pada dunia kecil mereka yang berharga
(And say goodbye to me)
(Dan ucapkan selamat tinggal padaku)
Alex Gaskarth mendeskripsikan lagu ini sebagai “ode” untuk sejarah band mereka dan tentang “mengambil loncatan iman” . Lebih khusus, lagu ini menangkap semangat dan ketakutan dari keputusan-keputuhan besar yang membentuk perjalanan All Time Low.
“Suburbia” dalam lagu ini adalah metafora kuat untuk kehidupan yang terjebak, konformis, dan tanpa tujuan yang lebih besar. Gambaran “little rats running mazes, having babies” dengan jelas menyampaikan pandangan sinis narator terhadap siklus hidup yang dianggapnya “vicious” (kejam) dan tanpa makna. Ia merasa seperti orang luar (“I didn’t fit in“) dan memutuskan untuk keluar (“breaking out“). Ini secara langsung merefleksikan pilihan band untuk meninggalkan jalur konvensional (seperti kuliah) demi mengejar musik, sebuah keputusan yang dianggap “gila” oleh orang-orang di sekitar mereka .
Frasa “the reckless and the brave” adalah inti dari identitas yang diangkat lagu ini. Menjadi “sembrono” (reckless) berarti berani mengambil risiko buta dan menolak keamanan. Menjadi “pemberani” (brave) berarti memiliki keberanian untuk bertindak meskipun takut. Dalam wawancara, Gaskarth menyebut ini sebagai “ode untuk siapa saja yang memutuskan untuk mengambil kesempatan dalam kegelapan dengan risiko kegagalan” . Dengan menyerukan “long live” (hiduplah), lagu ini merayakan jiwa pemberontak ini—baik dalam diri band maupun pendengar yang merasakan hal serupa.
Pengulangan “My song has not been sung” adalah pernyataan tentang potensi yang belum terealisasi dan kisah yang belum selesai. Ini adalah penegasan bahwa perjalanan mereka belum berakhir, masih banyak yang harus dibuktikan. Pernyataan “I don’t think I want to be saved” bahkan lebih dalam. Ini adalah penolakan terhadap “penyelamatan”—baik dalam bentuk kembali ke kehidupan “normal” Suburbia, kompromi artistik, atau intervensi apa pun yang akan menghentikan perjalanan liar dan otentik mereka. Mereka menerima ketidakpastian dan risiko sebagai bagian dari petualangan mereka.
Lagu ini dirilis dalam momen penting karier band. Setelah pengalaman singkat dan kurang memuaskan dengan label mayor Interscope Records, All Time Low merilis “The Reckless and the Brave” sebagai unduhan gratis tepat sebelum mereka kembali ke label indie awal mereka, Hopeless Records . Gaskarth menjelaskan bahwa lagu ini ditulis tepat setelah mereka berpisah dengan Interscope, dan saat itu terasa seperti “another leg in our adventure” (tahap lain dalam petualangan kami) yang membutuhkan loncatan iman yang sama seperti ketika mereka memulai . Lagu ini dengan sempurna merangkum semangat untuk memulai dari awal, tetap setia pada diri sendiri, dan terus maju.