Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

All Time Low | Track dari album Dirty Work (2011)
Lirik asli bersumber dari Genius.com. Analisis berdasarkan interpretasi komunitas penggemar di SongMeanings dan konteks album Dirty Work.
Konteks Album: Lagu ini debut dalam tur AS pada Maret 2011, sebelum album Dirty Work dirilis secara resmi. Vokalis Alex Gaskarth langsung mengunggah liriknya ke blog pribadinya setelah pertunjukan tersebut.
Baby, don’t yell
Sayang, jangan berteriak
You’re tearing a hole right through the walls
Kau merobek lubang tepat di tembok
Of everything we used to know
Segala hal yang dulu kita kenal
I’m building a place, something amazing
Aku membangun sebuah tempat, sesuatu yang luar biasa
Just for the sake of saving us
Hanya demi menyelamatkan kita
From under the sun
Dari bawah matahari
Two plastic hearts with nowhere to run
Dua hati plastik tanpa tempat untuk lari
We’re rolling the dice on whatever’s left
Kita melempar dadu pada apa pun yang tersisa
‘Cause God only knows that we could use the rest
Karena hanya Tuhan yang tahu kita bisa menggunakan sisa itu
Me and you, living under a paper moon
Aku dan kamu, hidup di bawah bulan kertas
‘Cause real life just isn’t right
Karena kehidupan nyata tidaklah benar
Let’s fabricate
Mari kita mengarang
Me and you, living under a paper moon
Aku dan kamu, hidup di bawah bulan kertas
This real life just isn’t right, let’s get away
Kehidupan nyata ini tidaklah benar, mari kita melarikan diri
Baby, don’t fret
Sayang, jangan khawatir
At least we’re alive with just enough breath
Setidaknya kita hidup dengan napas yang cukup
To truly despise the hills in the carpet
Untuk benar-benar membenci bukit-bukit di karpet
Knots in the ties that bind us so tightly to our waking lives
Simpul-simpul dalam ikatan yang mengikat kita begitu erat pada kehidupan terjaga kita
I’ll build up a house, I’ll build up an army
Aku akan membangun sebuah rumah, aku akan membangun sebuah pasukan
Of cellophane soldiers, cheap origami
Dari prajurit selofan, origami murahan
To take back a piece of whatever’s left
Untuk merebut kembali sepotong dari apa pun yang tersisa
Of that little box that beats in your chest
Dari kotak kecil yang berdetak di dadamu
Lagu ini dengan jelas menggambarkan keinginan untuk melarikan diri dari kehidupan nyata yang terasa “tidak benar” (“real life just isn’t right”). Narator mengajak pasangannya untuk “mengarang” (fabricate) dan “menjauh” (get away) ke dalam dunia mereka sendiri. Hal ini menunjukkan frustrasi dan ketidakpuasan mendalam terhadap realitas yang dihadapi, yang mungkin penuh dengan konflik, kekecewaan, atau kebosanan. Para penggemar di SongMeanings menginterpretasikan ini sebagai upaya untuk mengabaikan masalah dalam hubungan yang sedang mengalami masa sulit.
Judul lagu, “Under a Paper Moon” (Di Bawah Bulan Kertas), adalah metafora yang kuat untuk dunia yang dibuat-buat, rapuh, dan tidak nyata. Berbeda dengan referensi lagu jazz klasik “It’s Only a Paper Moon” yang menekankan bahwa cinta membuat segalanya menjadi nyata, lagu All Time Low justru menerima dan memilih kepalsuan ini sebagai pelarian. Ini diperkuat dengan gambaran-gambaran lain seperti “Two plastic hearts” (Dua hati plastik) dan “cellophane soldiers, cheap origami” (prajurit selofan, origami murahan), yang semuanya adalah benda buatan manusia, ringkih, dan tidak asli.
Narator terus-menerus berbicara tentang “building a place” (membangun tempat) dan “saving us” (menyelamatkan kita). Namun, bahan yang digunakannya adalah metafora untuk sesuatu yang rapuh. Usaha ini terasa seperti tindakan putus asa atau penyangkalan. Sebagian pendengar di SongMeanings berpendapat bahwa lagu ini bisa jadi tentang seseorang yang ingin mempertahankan hubungan dengan berpura-pura masalah tidak ada, atau berusaha mengembalikan keajaiban awal dengan cara yang artifisial. Frasa “to take back a piece… of that little box that beats in your chest” (untuk merebut kembali sepotong… dari kotak kecil yang berdetak di dadamu) menunjukkan keinginan untuk menyentuh kembali perasaan asli (cinta) yang mungkin telah memudar.
Beberapa penggemar di SongMeanings menghubungkan konsep lagu ini dengan lagu All Time Low yang lebih tua, “Six Feet Under the Stars”. Mereka mengutip pernyataan Alex Gaskarth yang menggambarkan lagu tersebut sebagai tempat tanpa aturan di mana hanya dua orang yang bisa bersama, terlindung dari penilaian dan gangguan luar. “Under a Paper Moon” dapat dilihat sebagai upaya untuk menciptakan kembali atau menemukan kembali “tempat” perlindungan serupa, tetapi kali ini dengan nada yang lebih putus asa dan sadar bahwa yang mereka bangun mungkin hanyalah ilusi yang rapuh. Hal ini selaras dengan tema album Dirty Work yang sering membahas dinamika hubungan yang rumit.