Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Sebuah lagu tentang kemarahan yang membara terhadap seseorang yang merusak, kehilangan harapan akan masa depan, dan penerimaan pahit bahwa “suatu hari nanti” yang diimpikan telah hilang selamanya.
“Someday’s Gone” memiliki struktur yang mencerminkan eskalasi kemarahan dan kekecewaan. Berdasarkan lirik dan gaya AAR, lagu ini kemungkinan memiliki dinamika yang kuat dengan bagian-bagian yang semakin intens seiring perkembangan lagu.
Analisis Dinamika Emosional:
Intro: Mungkin gitar dengan riff agresif atau vokal langsung dengan energi tinggi
Verse 1: Em C G D – Vokal dengan nada menuduh, marah
Pre-Chorus: Am F C G – Membangun ketegangan, deskripsi efek destruktif
Chorus: C G D Em – Lebih keras, dengan energi frustrasi yang meledak
Bridge: Bm F#m D A – Bagian paling introspektif, pengakuan mendalam
Outro: Pengulangan mantra “Let it go” dengan intensitas berkurang
| Bagian Lagu | Eskalasi Bahasa | Perkembangan Emosional |
|---|---|---|
| Pre-Chorus 1 & 2 | “steal everyone” → “kill everyone” | Dari pencurian perhatian ke penghancuran total – peningkatan intensitas kerusakan |
| Pre-Chorus Final | “fucked everyone” | Bahasa paling eksplisit dan vulgar, menunjukkan puncak kemarahan dan kekecewaan |
| Respon Orang Lain | “‘Cause I know” → “It’s so sad” → “Well, so what?” | Perubahan perspektif dari pengetahuan pribadi ke pengakuan umum ke sikap acuh tak acuh |
| Chorus | “My someday’s gone now” (diulang) | Pengakuan berulang tentang kehilangan harapan, menjadi semakin pahit dengan setiap pengulangan |
| Outro | “Let it go” (diulang 5x) | Transisi dari kemarahan ke upaya penerimaan, meski mungkin masih dipaksakan |
Lagu “Someday’s Gone” adalah eksplorasi mendalam tentang kemarahan terhadap seseorang yang merusak, kehilangan harapan akan masa depan yang diimpikan, dan proses melepaskan sesuatu yang telah hancur. Lagu ini menangkap momen ketika seseorang menyadari bahwa “suatu hari nanti” yang mereka harapkan bersama seseorang tidak akan pernah terjadi.
| Tema Utama | Bukti dari Lirik | Analisis Psikologis |
|---|---|---|
| Kehilangan Harapan (“Someday”) | “My someday’s gone now” (diulang 6 kali) | “Someday” mewakili harapan akan masa depan yang lebih baik, rekonsiliasi, atau hubungan yang berhasil. Pengakuan bahwa ini “gone now” menunjukkan penerimaan pahit bahwa impian tersebut tidak akan terwujud. |
| Kemarahan terhadap Keangkuhan | “What makes you so damn sure that you’re perfect?” | Pertanyaan retoris ini menunjukkan frustrasi terhadap kepercayaan diri atau keangkuhan subjek lagu. Penggunaan “damn” menekankan intensitas kemarahan narator. |
| Efek Destruktif pada Lingkungan Sosial | “Walk into the room and you steal everyone… kill everyone… fucked everyone” | Eskalasi bahasa ini menunjukkan bagaimana seseorang dapat secara progresif merusak lingkungan sosial mereka – dari mengambil perhatian hingga secara emosional “membunuh” hingga secara metaforis “meniduri” (merusak) semua orang. |
| Metafora Kekerasan & Kehancuran | “cut me down… fall like a dead man out of an airplane” | Gambaran kekerasan ini mewakili dampak emosional yang menghancurkan. Jatuh “seperti orang mati dari pesawat” adalah gambaran ekstrem tentang kehilangan kontrol dan kehancuran total. |
| Paradox “Let it go” | “Just let it go” (dalam chorus) dan “Let it go” (5x di outro) | Perintah untuk “melepaskan” kontras dengan kemarahan intens dalam lagu. Ini mungkin menunjukkan konflik internal antara keinginan untuk marah dan kebutuhan untuk melepaskan, atau sarkasme tentang betapa sulitnya benar-benar melepaskan. |
1. Metafora “Nightmare I Can’t Remember” vs. “Bad Trip”
Narator menggunakan dua metafora berbeda untuk menggambarkan subjek lagu:
Kedua metafora ini menyampaikan bahwa pengalaman dengan orang ini telah mengubah narator secara fundamental dan permanen.
2. Eskalasi “Walk into the room” – Perkembangan Kerusakan
Pengulangan frasa “walk into the room” dengan variasi yang semakin intens adalah elemen struktural kunci:
Perkembangan ini menunjukkan bagaimana satu orang dapat secara progresif merusak seluruh lingkungan sosial.
3. “Everybody already knows” – Kesadaran Kolektif
Frasa ini muncul dengan variasi:
Perkembangan ini menunjukkan transisi dari pengalaman pribadi ke realitas sosial yang diakui secara luas.
4. Bridge: Pengakuan Kerusakan Permanen
Bridge menawarkan wawasan paling mendalam tentang dampak psikologis:
5. “Someday” sebagai Konsep yang Hilang
“Someday” adalah konsep penting dalam lagu ini. Dalam konteks hubungan, “someday” sering merujuk pada:
Pengakuan bahwa “my someday’s gone now” adalah momen penerimaan yang tragis – pengakuan bahwa harapan-harapan ini tidak akan pernah terwujud.
6. Struktur Sirkular yang Tidak Sempurna
Tidak seperti beberapa lagu AAR lainnya yang memiliki struktur sirkular sempurna (kembali ke awal), “Someday’s Gone” memiliki perkembangan:
Struktur ini mencerminkan upaya untuk beralih dari kemarahan ke penerimaan, meskipun lagu tidak benar-benar menyelesaikan konflik emosional.
Secara keseluruhan, “Someday’s Gone” adalah potret yang kuat tentang momen ketika seseorang menyadari bahwa harapan mereka untuk masa depan dengan seseorang telah hancur selamanya. Lagu ini menangkap konflik antara keinginan untuk marah terhadap orang yang menyebabkan kerusakan dan kebutuhan untuk melepaskan kekecewaan agar bisa melanjutkan hidup.
“Someday’s Gone” adalah lagu The All-American Rejects yang mengeksplorasi tema kemarahan, pengkhianatan, dan kehilangan harapan. Berdasarkan gaya lirik dan vokal, lagu ini kemungkinan berasal dari era album yang lebih matang band ini.
“Someday’s Gone” berbagi tema dengan beberapa lagu The All-American Rejects lainnya, tetapi dengan pendekatan yang unik:
| Lagu | Tema Serupa | Perbedaan Pendekatan | Tone/Lirik |
|---|---|---|---|
| “Someday’s Gone” | Kemarahan, kehilangan, orang beracun | Fokus pada efek destruktif pada lingkungan sosial, eskalasi bahasa yang jelas | Marah, konfrontatif, gambaran kekerasan metaforis |
| “Damn Girl” | Pengkhianatan, kemarahan, hubungan beracun | Fokus pada hubungan romantis vs. fokus pada orang destruktif secara umum | Marah, gambaran eksplisit, lebih personal |
| “Gives You Hell” | Kemarahan, keinginan balas dendam | Lebih catchy dan pop, kurang introspektif, fokus pada pembalasan | Agresif, catchy, kurang gambaran destruktif |
| “Move Along” | Mengatasi kesulitan, melanjutkan hidup | Pesan motivasional vs. ekspresi kemarahan murni | Motivasional, uplifting, kurang kemarahan |
| “The Cigarette Song” | Kecanduan, hubungan beracun | Metafora kecanduan vs. gambaran langsung tentang kerusakan | Melankolis, introspektif, kurang konfrontatif |
Berdasarkan analisis lirik, terdapat beberapa interpretasi mungkin tentang “Someday’s Gone”:
Subjek lagu adalah mantan pasangan yang tidak hanya merusak narator tetapi juga lingkungan sosial mereka. “Walk into the room and you steal/kill/fuck everyone” menggambarkan bagaimana mantan pasangan ini mempengaruhi teman-teman bersama atau lingkaran sosial.
Subjek lagu adalah seseorang dalam lingkaran sosial (bukan necessarily pasangan romantis) yang secara konsisten merusak dinamika kelompok. Ini bisa berupa teman yang manipulatif, kolega yang toksik, atau anggota keluarga yang merusak.
Interpretasi yang lebih abstrak: narator mungkin berbicara kepada bagian dari dirinya sendiri yang merusak – kecenderungan self-sabotage, pola pikir negatif, atau aspek kepribadian yang menghancurkan hubungan dan peluang.
Subjek lagu bisa berupa figur sosial yang lebih luas – selebriti, politisi, atau tipe kepribadian budaya yang merusak. “Walk into the room” bisa metafora untuk memasuki kesadaran publik atau ruang budaya.
Perkembangan Tema Kemarahan dalam Diskografi AAR:
“Someday’s Gone” sebagai Ekspresi Kemarahan yang Lebih Dewasa: Dibandingkan dengan kemarahan dalam lagu-lagu awal AAR yang sering tentang patah hati remaja, kemarahan dalam “Someday’s Gone” lebih kompleks dan terfokus pada dinamika kekuasaan, manipulasi, dan kerusakan sosial. Ini mencerminkan kedewasaan penulisan lirik band.
Tema “Letting Go” dalam Katalog AAR: Tema melepaskan muncul dalam beberapa lagu AAR:
Masing-masing mengeksplorasi aspek berbeda dari proses melepaskan.
“Someday’s Gone” signifikan karena beberapa alasan:
Meskipun lagu ini mungkin tidak sepopuler singel AAR yang lebih catchy, “Someday’s Gone” mewakili kedalaman emosional dan kompleksitas lirik yang menjadi ciri khas band pada puncak kreatif mereka. Lagu ini memberikan suara bagi mereka yang telah mengalami kerusakan oleh orang toksik dalam hidup mereka dan sedang berjuang untuk melepaskan harapan akan perubahan atau rekonsiliasi.